Analisis Kesenjangan Kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP) Dalam Pelaksanaan Program Kesehatan Di Puskesmas Ampana Barat Kabupaten Tojo Una Una

Gap Analysis of the Primary Service Integration (ILP) Policy in the Implementation of Health Programs at the West Ampana Community Health Center (Puskesmas), Tojo Una-Una Regency

Authors

  • Asriani Asriani Universitas Tamalatea Makassar
  • Muh. Ilyas Nur Universitas Tamalatea Makassar
  • Diana Mirja Togubu Universitas Tamalatea Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1630

Keywords:

Integrasi Layanan Primer, Kesenjangan Kebijakan, Implementasi Kebijakan, Puskesmas, Pelayanan Kesehatan Primer

Abstract

Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan kebijakan transformasi pelayanan kesehatan primer yang bertujuan mengintegrasikan pelayanan berdasarkan siklus hidup. Dalam pelaksanaannya di Puskesmas Ampana Barat masih ditemukan kesenjangan antara kebijakan dan kondisi di lapangan, terutama terkait sumber daya, komunikasi dan koordinasi, serta dukungan sistem organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan implementasi kebijakan ILP dalam pelaksanaan program kesehatan berdasarkan aspek ketersediaan sumber daya, komunikasi dan koordinasi, disposisi, serta struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data yang digunakan bersifat induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan paling dominan terdapat pada ketersediaan sumber daya. Komunikasi dan koordinasi antarklaster cukup baik, tetapi sosialisasi kepada staf dan masyarakat belum merata serta integrasi sistem informasi belum optimal. Pada aspek disposisi, tidak ditemukan kesenjangan berarti karena pimpinan dan tenaga kesehatan mendukung dan berkomitmen terhadap penerapan ILP. Struktur birokrasi telah tersedia, namun masih terdapat kendala dalam pendokumentasian SOP dan integrasi aplikasi pelaporan. Dapat disimpulkan bahwa implementasi ILP di Puskesmas Ampana Barat telah berjalan dan meningkatkan koordinasi serta kemudahan pelayanan, tetapi belum sepenuhnya sesuai kebijakan. Kesenjangan terutama disebabkan keterbatasan sumber daya, komunikasi dan sistem informasi yang belum optimal, serta kendala administratif. Disposisi pelaksana menjadi faktor pendukung dalam penerapan ILP.

References

Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif (Husnu Abadi, Ed.).

Bungi, P. (2025, Agustus 28). Lokakarya Mini Bulanan Lintas Program. https://pkm-bungi.pinrangkab.go.id/archives/1111

Dinkes Kab.Touna. (2024). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una Una Tahun 2024.

Fatmariyanti, Y., & Fauzi, A. (2023). Kebijakan Publik Versi William Dunn : Analisis dan Implementasi. 1(1), 1–9.

Halim, A., & Turhindayani. (2014). Analisis Implementasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (Studi Pada Pemerintah Daerah Bangka Tengah).

Jannah, P. I., Eliana, D., Anindya, F. L., Trisasri, R., Awaludin, Rahmat, & Rizki, K. (2026). Implementasi Program Integrasi Layanan Primer (ILP) dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Indonesia - Systemic Review. 29, 2–8.

Kemenkes RI. (2024d). Pedoman Kerja Puskesmas Lintas Klaster.

Kemenkes RI. (2024e). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 6 Tahun 2024 tentang standar teknis pemenuhan standar pelayanan minimal kesehatan. Kementrian Kesehatan.

Nabilah, H., & Wasir, R. (2025). Menutup Kesenjangan Kesehatan : Peningkatan Kesetaraan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan. Indonesian Jurnal of Health Science, 5(3), 511–518.

Puskesmas Cepogo. (2025). Pelayanan Klaster 4. https://puskesmascepogo.boyolali.go.id/news/pelayanan-klaster-4

Ramdani, R. S., & Abdi, F. S. (2025). Implementasi Kebijakan Penataan Pedagang Kreatif Lapangan di Pasar Masomba Kota Palu. 1(2), 1–14.

Sukirman, I., Asiwisastra, J., & Santosa, P. (2025). Pengaruh Implementasi Integrasi Layanan Primer terhadap Kualitas Pelayanan Rawat Jalan di Klaster 3 Puskesmas Tanjungsari Sumedang. 1(2), 146–151.

Warman, Komariyah, L., & Kaltsum, K. F. U. (2023). Konsep Umum Evaluasi Kebijakan. Jurmal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 3, 25–32.

Yulis Indriyani, Irawan, T., Risqiyanti, E., Juwita, I. M., & Fadilah, U. (2025). Kajian implementasi program integrasi layanan kesehatan primer di puskesmas Sokorejo Kota Pekalongan. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 6(2), 362–369. https://doi.org/10.37373/bemas.v6i2.1785

Zakia, R. M. (2024). Analisis Implementasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Asriani, A., Nur, M. I., & Togubu, D. M. (2026). Analisis Kesenjangan Kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP) Dalam Pelaksanaan Program Kesehatan Di Puskesmas Ampana Barat Kabupaten Tojo Una Una: Gap Analysis of the Primary Service Integration (ILP) Policy in the Implementation of Health Programs at the West Ampana Community Health Center (Puskesmas), Tojo Una-Una Regency. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1171–1176. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1630

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>