Analisis Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Proteksi Radiasi Pada Mahasiswa Saat Praktik Di Laboratorium Radiologi Stikes Maluku Husada
Analysis of Determinant Factors Related to Radiation Protection Among Students During Radiology Laboratory Practicum Stikes Maluku Husada
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1611Keywords:
Proteksi Radiasi, Pengetahuan,Sikap, Kedisiplinan, PenggunaanAbstract
Latar Belakang: Dalam dunia medis, radiasi berperan penting sebagai alat diagnostik yang revolusioner. Penggunaan radiasi pengion seperti Sinar-X, Computed Tomography (CT), dan Positron Emission Tomography (PET) scan memungkinkan dokter untuk melihat struktur internal tubuh manusia tanpa melakukan tindakan pembedahan invasif.
Tujuan: Mengetahui hubungan faktor determinan yang berhubungan dengan perilaku proteksi radiasi pada mahasiswa saat praktik di Laboratorium Radiologi STIKes Maluku Husada.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross‑sectional. Populasi 101 Mahasiswa, Sampel 81 Mahasiswa. Data dikumpulakan melalui koesioner dan observasi.
Hasil: Hasil analisis antara pengetahuan Kurang Baik dengan perilaku proteksi radiasi yaitu Kurang Baik sebanyak 38 respoden (65.5%), Pengetahuan Baik dengan perilaku proteksi radiasi kurang baik 2 responden (8.7) dan perilaku proteksi baik 21 responden (91.3%). Hasil analisis antara Sikap negatif dengan perilaku proteksi radiasi Kurang Baik 28 respoden (80,0%), dan Baik 7 respoden (20.0%). Sikap Positif dengan perilaku proteksi radiasi kurang baik 12 responden (26.1%) dan baik 34 responden (73.9%). Hasil analisis antara ketersediaan alat tidak tersedia dengan perilaku proteksi radiasi Kurang Baik sebanyak 30 respoden (88.2%), dan Baik 4 respoden (11.8%), Ketersediaan alat tersedia dengan perilaku proteksi radiasi kurang baik 10 responden (21.3%) dan baik 37 responden (78.7%). Hasil analisis antara kedisiplinan yang tidak disiplin dengan perilaku proteksi radiasi Kurang Baik 30 respoden (75.0%), dan Baik sebanyak 10 respoden (25.0%), Kedisplinan yang disiplin dengan perilaku proteksi radiasi kurang baik 10 responden (24.4%) dan baik 31 responden (75.6%). Berdasarkan Hasil analisis uji chi square di peroleh nilai p = 0.000 (< 0.005%) maka secara stastistika ketersediaan alat, Pengetahuan, sikap dan kedisiplinan dengan perilaku proteksi radiasi berhubungan secara signifikan
Kesimpulan: hasil penelitian terdapat Hubungan pengetahuan, sikap, ketersediaan alat dan kedisiplinanan dengan perilaku proteksi radiasi pada mahasiswa saat praktik di laboratorium.
References
Adolph, T. (2024). Radiation safety in educational laboratories. Springer.
Al-Ghiffari, M., & dkk. (2022). Budaya keselamatan kerja dalam pelayanan kesehatan: Tinjauan literatur. Jurnal Keselamatan Kerja Indonesia, 11(2), 85–94.
BAPETEN. (2020). Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 4 Tahun 2020 tentang Keselamatan Radiasi pada Penggunaan Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional. BAPETEN.
Bhatia M, D. (2021). Radiation therapy in modern oncology: Current applications and future directions. Cancer Medicine, 10(15), 5132–5145.
Charisma, R., & dkk. (2022). Kecelakaan kerja dan upaya pencegahannya di lingkungan rumah sakit. Jurnal Keselamatan Kerja, 9(2), 120–128.
Darwansyah, dkk. (2025). Kepatuhan penerapan proteksi radiasi berdasarkan PERKA BAPETEN Nomor 4 Tahun 2020. Jurnal Radiologi Indonesia, 16(1), 20–28.
Hiswara, E. (2023). Proteksi dan Keselamatan Radiasi. In Badan Riset dan Inovasi Nasional (pp. 1–153).
Kholid, A. (2012). Promosi kesehatan dengan pendekatan teori perilaku, media, dan aplikasinya. Rajawali Pers.
Ledlow, S. (2021). Diagnostic imaging and radiation in modern medicine. Journal of Medical Imaging, 8(2), 21101.
Mulyawati, S., & dkk. (2024). Budaya keselamatan pasien di rumah sakit: Literature review. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(1), 15–27.
Notoatmodjo, S. (2015). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi Revisi. Rineka Cipta.
Nuzulul, N. (2025). Faktor yang memengaruhi budaya keselamatan di laboratorium pendidikan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 14(1), 67–76.
Patresya, dkk. (2024). Evaluasi penerapan proteksi radiasi pada instalasi radiologi rumah sakit. Jurnal Radiologi Indonesia, 15(2), 78–87.
Rennyta Monita, R. M. (2021). Analisis Penerapan Keselamatan Radiasi Sinar-X Pada Pekerja Radiasi Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (Pmc) Tahun 2020. Media Kesmas (Public Health Media), 1(1), 26–39. https://doi.org/10.25311/kesmas.vol1.iss1.326
Rubaida, N., & dkk. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi budaya keselamatan: Systematic review. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 28(1), 1–12.
Sarbiah. (2023). Perkembangan regulasi keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia. Jurnal Ketenagakerjaan Indonesia, 20(2), 98–107.
Sari, N., & dkk. (2024). Penerapan proteksi radiasi dan penggunaan alat pelindung diri pada tenaga radiologi. Jurnal Radiologi Indonesia, 15(1), 12–22.
Talapko, J. (2024). Biological effects of ionizing radiation: Deterministic and stochastic effects. Biomedicines, 12(2), 315.
Tresnawati. (2016). Hubungan praktik proteksi radiasi dengan dosis radiasi pekerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal, 4(3), 225–233.
Vañó, E., Miller, C. J., Rehani, M. M., Kang, K., Rosenstein, M., Ortiz-López, P., Mattsson, S., Padovani, R., & Rogers, A. (2015). Annals o f the ICRP. In Protection, International Commission on Radiological (Vol. 44, Number 1).
Virdaus, dkk. (2024). Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada radiografer di rumah sakit Indonesia. Jurnal Radiologi Indonesia, 15(2), 91–100.
Wahyudi, D., & Kholil, M. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dengan proteksi radiasi bagi kesehatan mata Wahyudi, D., & Kholil, M. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dengan proteksi radiasi bagi kesehatan mata mahasiswa prodi DIII teknik rontgen widya husada. Tjyybjb.Ac.Cn, 3(2), 58–6. Tjyybjb.Ac.Cn, 3(2), 58–66.
Wahyuningsih, dkk. (2021). Keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 9(1), 10–18.
Wunderle, K., & Gill, A. (2015). DNA damage and biological effects of ionizing radiation. Radiation Research, 184(5), 437–446.
Yulia, L., & Lita, S. (2025). Budaya keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 28(1), 12–21.
Zhang, Y. (2025). Low-dose ionizing radiation and stochastic health effects: A review. Radiation Oncology, 20(1), 52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jarna Suneth, Muh. Ilyas Nur, Muhammad Rifai

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




