Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Drop Out Peserta Keluarga Berencana (KB)

Analysis of Factors Associated with Family Planning (KB) Participant Dropout

Authors

  • Mildaratu Universitas Indonesia Timur
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1813

Keywords:

Drop Out KB, Kontrasepsi, Efek Samping, Konseling, Dukungan Pasangan

Abstract

Latar belakang: Drop out peserta keluarga berencana (KB) merupakan kondisi ketika peserta menghentikan penggunaan kontrasepsi saat masih membutuhkan perlindungan terhadap kehamilan. Penghentian kontrasepsi dapat berkaitan dengan efek samping, pengetahuan, dukungan pasangan, akses pelayanan, serta kualitas konseling. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kehamilan yang tidak direncanakan apabila peserta tidak segera beralih ke metode kontrasepsi lain. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian drop out peserta KB. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang dilakukan pada Mei–Juli 2026 di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan. Sampel penelitian sebanyak 142 wanita usia subur yang pernah menggunakan kontrasepsi, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi tingkat pengetahuan, efek samping, dukungan pasangan, kualitas konseling, dan akses pelayanan. Variabel dependen adalah kejadian drop out KB. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, serta

 

multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Sebanyak 54 responden (38,0%) mengalami drop out KB. Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan antara pengetahuan (p=0,003), efek samping (p<0,001), dukungan pasangan (p=0,012), kualitas konseling (p=0,001), dan akses pelayanan (p=0,018) dengan kejadian drop out. Analisis multivariat menunjukkan bahwa efek samping (AOR=3,21; 95% CI: 1,52–6,78; p=0,002) dan kualitas konseling (AOR=2,64; 95% CI: 1,22–5,72; p=0,013) merupakan faktor yang tetap berhubungan setelah dikontrol oleh variabel lain. Kesimpulan: Kejadian drop out peserta KB berhubungan dengan beberapa faktor individu dan pelayanan, terutama pengalaman efek samping dan kualitas konseling. Konseling yang komprehensif, tindak lanjut efek samping, serta kemudahan akses pelayanan perlu diperkuat untuk mendukung keberlanjutan penggunaan kontrasepsi.

References

Ali MM, Cleland J, Shah IH, editors. Causes and consequences of contraceptive discontinuation: evidence from 60 demographic and health surveys. Geneva: World Health Organization; 2012.

Asikin, S. B., Hadijah, H., Rahmawati, E., Kristina, Y., Anggraini, A., Riswanti, R., Mildaratu, M., Sabriana, R., Ernawati, E., & Nurmiati, N. (2025). Upaya Message Pada Ibu Postpartum Multipara Dalam Penurunan Keluhan Skala Nyeri (Afterpain) Di Kota Makassar. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 230–237. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.569

Anurogo, D., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2025). Identifikasi Jamur Endofit Pada Tanaman Obat Tradisional Di Sulawesi Selatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i1.862

Barden-O’Fallon JL, Speizer IS, White JS. Association between contraceptive discontinuation and pregnancy intentions in Guatemala. Rev Panam Salud Publica. 2008;23(6):410-7.

Blanc AK, Tsui AO, Croft TN, Trevitt JL. Patterns and trends in adolescents’ contraceptive use and discontinuation in developing countries and comparisons with adult women. Int Perspect Sex Reprod Health. 2009;35(2):63-71.

Bruce J. Fundamental elements of the quality of care: a simple framework. Stud Fam Plann. 1990;21(2):61-91.

Cavallaro FL, Benova L, Owolabi OO, Ali M. A systematic review of the effectiveness of counselling strategies for modern contraceptive methods: what works and what doesn’t? BMJ Sex Reprod Health. 2020;46(4):254-69. doi:10.1136/bmjsrh-2019-200377.

Danna K, Angel A, Kuznicki J, Lemoine L, Lerma K, Kalamar A. Leveraging the client-provider interaction to address contraceptive discontinuation: a scoping review of the evidence that links them. Glob Health Sci Pract. 2021;9(4):948-63. doi:10.9745/GHSP-D-21-00235.

Gemmill A, Sarnak D, Bradley SEK, Brecker E, Patierno K. Reproductive outcomes following contraceptive discontinuation for method-related reasons: an analysis of 49 Demographic and Health Surveys. PLOS Glob Public Health. 2023;3(11):e0002143. doi:10.1371/journal.pgph.0002143.

Gebeyehu A, Tegegne D, Biset G, Sewuyew N, Alemu A, Yitayew M. Discontinuation of long acting reversible contraceptive use and its determinants among women in Ethiopia: systematic review and meta-analysis. Front Public Health. 2022;10:979231. doi:10.3389/fpubh.2022.979231.

Jain AK, Obare F, RamaRao S, Askew I. Reducing unmet need by supporting women with met need. Int Perspect Sex Reprod Health. 2013;39(3):133-41.

Muthoharoh, B. L., Nurjanah, F., Mildaratu, M., R, C., & M, W. (2026). Edukasi Manajemen Laktasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kepercayaan Diri Ibu Nifas dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 965–972. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i3.1170

Muhtadin , A., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2026). Adolescents ’ Level of Knowledge Regarding the Impact of Drug Abuse on Physical and Psychosocial Health . International Journal of Health Sciences, 4(3), 973–981. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1692

Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., & Mainassy, M. C. (2026). Kampung Sadar Obat: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Pengelolaan Obat Rumah Tangga Yang Aman: Drug-Aware Village: Community Empowerment to Ensure Safe Household Medication Management. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1846–1852. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1652

Susanti L, Utarini A, Wilopo SA. Family planning service quality and contraceptive discontinuation among short-acting contraceptive users in Indonesia: a survival analysis of the 2017 Indonesia demographic health survey. BMC Womens Health. 2026;26:424. doi:10.1186/s12905-026-04587-9.

Ula, Z., Mildaratu, M., Hartati, H., Rahmat, R. A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Analysis Of The Role Of Self-Efficacy And Attitude In Preventing Early Pregnancy In Adolescents Through Reproductive Health Education. International Journal of Health Sciences, 4(2), 344–352. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1203

United Nations Population Fund. Programme of action adopted at the International Conference on Population and Development, Cairo, 5–13 September 1994. New York: United Nations Population Fund; 1995.

World Health Organization. Family planning: a global handbook for providers. 4th ed. Geneva and Baltimore: World Health Organization and Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health; 2022.

World Health Organization. Medical eligibility criteria for contraceptive use. 5th ed. Geneva: World Health Organization; 2015.

World Health Organization. Selected practice recommendations for contraceptive use. 3rd ed. Geneva: World Health Organization; 2016.

World Health Organization. Ensuring human rights in the provision of contraceptive information and services: guidance and recommendations. Geneva: World Health Organization; 2014.

World Health Organization. Family planning/contraception methods Internet. Geneva: World Health Organization; 2023 cited2026Oct3.

World Health Organization, Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Family planning: a global handbook for providers. 3rd ed. Geneva: World Health Organization; 2018.

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Mildaratu, & Rahmat, R. A. (2026). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Drop Out Peserta Keluarga Berencana (KB): Analysis of Factors Associated with Family Planning (KB) Participant Dropout. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1824–1832. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1813

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>