Penerapan Konsep Evidence-Based Midwifery Dalam Pengambilan Keputusan Klinis Bidan

Authors

  • Lumastari Ajeng Wijayanti Poltekkes Kemenkes Malang
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1391

Keywords:

Evidence-Based Midwifery, Praktik Berbasis Bukti, Pengambilan Keputusan Klinis, Bidan, Pelayanan Kebidanan.

Abstract

Evidence-Based Midwifery (EBM) merupakan pendekatan praktik kebidanan yang mengintegrasikan bukti ilmiah terbaik, kompetensi klinis bidan, serta nilai dan preferensi perempuan dalam pengambilan keputusan klinis. Penerapan EBM menjadi komponen penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kebidanan, keselamatan ibu dan bayi, serta efektivitas intervensi klinis. Meskipun demikian, implementasi EBM di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap bukti ilmiah, rendahnya kemampuan telaah kritis, serta keterbatasan dukungan institusi.

Mengkaji penerapan konsep Evidence-Based Midwifery dalam pengambilan keputusan klinis bidan berdasarkan bukti ilmiah terkini. Artikel ini menggunakan metode Narrative Literature Review. Literatur diperoleh melalui penelusuran pada basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, Wiley Online Library, Google Scholar, dan Garuda. Artikel yang dipilih merupakan publikasi tahun 2020–2025, tersedia dalam teks lengkap, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas penerapan Evidence-Based Midwifery dalam praktik kebidanan. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses sintesis naratif berdasarkan tema-tema utama. Kajian menunjukkan bahwa penerapan Evidence-Based Midwifery meningkatkan kualitas pengambilan keputusan klinis, mengurangi variasi praktik yang tidak didukung bukti, meningkatkan keselamatan ibu dan bayi, serta memperkuat pelayanan kebidanan yang berpusat pada perempuan (woman-centred care). Faktor pendukung implementasi meliputi kompetensi bidan, akses terhadap literatur ilmiah, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan organisasi. Sebaliknya, keterbatasan sumber daya, rendahnya kemampuan appraisal artikel ilmiah, dan budaya kerja menjadi hambatan utama. Penerapan Evidence-Based Midwifery merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kebidanan. Penguatan kompetensi bidan, peningkatan akses terhadap bukti ilmiah, serta dukungan kebijakan institusi diperlukan agar pengambilan keputusan klinis berbasis bukti dapat diterapkan secara optimal.

References

Cochrane AL. Effectiveness and Efficiency: Random Reflections on Health Services. London: Nuffield Provincial Hospitals Trust; 1972.

Downe S, Finlayson K, Tunçalp Ö, Gülmezoglu AM. What matters to women during childbirth: A systematic qualitative review. PLoS One. 2018;13(4):e0194906.

Greenhalgh T. How to Read a Paper: The Basics of Evidence-Based Medicine and Healthcare. 6th ed. Hoboken (NJ): Wiley-Blackwell; 2019.

International Confederation of Midwives. Essential Competencies for Midwifery Practice. The Hague: ICM; 2024.

International Confederation of Midwives. Global Standards for Midwifery Education. The Hague: ICM; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Standar Profesi Bidan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Melnyk BM, Fineout-Overholt E. Evidence-Based Practice in Nursing & Healthcare: A Guide to Best Practice. 5th ed. Philadelphia (PA): Wolters Kluwer; 2023.

National Institute for Health and Care Excellence. Antenatal Care. London: NICE; 2021.

National Institute for Health and Care Excellence. Intrapartum Care. London: NICE; 2023.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Rizky Rahadian Wicaksono, Muhammad Hanif, Marwan Ahmad Manoko, & Rezqiqah Aulia Rahmat. (2026). Edukasi Sanitasi Dan Pengelolaan Air Bersih Untuk Meningkatkan Kesehatan Lingkungan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 873–879. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1137

Riswan, R., Pannyiwi, R., Aulia, S. P., & Sapnita , S. (2026). Pengembangan Produk Kreatif Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1241–1251. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1261

Royal College of Midwives. Evidence-Based Guidelines for Midwifery-Led Care in Labour. London: RCM; 2022.

Sackett DL, Straus SE, Richardson WS, Rosenberg W, Haynes RB. Evidence-Based Medicine: How to Practice and Teach EBM. 2nd ed. Edinburgh: Churchill Livingstone; 2000.

Straus SE, Glasziou P, Richardson WS, Haynes RB. Evidence-Based Medicine: How to Practice and Teach It. 5th ed. Edinburgh: Elsevier; 2019.

World Health Organization. Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: WHO; 2016.

World Health Organization. Recommendations: Intrapartum Care for a Positive Childbirth Experience. Geneva: WHO; 2018.

Wicaksono, R. R., Hanif, M., & Pannyiwi, R. (2026). The Role Of Hand Hygiene In Reducing Microorganism Contamination. International Journal of Health Sciences, 4(1), 240–245. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1150

World Health Organization. WHO Recommendations for Maternal and Newborn Care for a Positive Postnatal Experience. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Global Strategic Directions for Nursing and Midwifery 2021–2025. Geneva: WHO; 2021.

World Health Organization. Quality Midwifery Care. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Standards for Improving Quality of Maternal and Newborn Care in Health Facilities. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Transitioning to Midwifery Models of Care: Global Position Paper. Geneva: WHO; 2024.

Wijayanti, L. A., & Rahmat, R. A. (2026). Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 940–946. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1214

Wijayanti, L. A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Sahabat Menopause: Pemberdayaan Perempuan Dalam Menghadapi Perubahan Fisiologis Dengan Bijak Dan Sehat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1486–1500. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1342

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Wijayanti, L. A., & Rahmat, R. A. (2026). Penerapan Konsep Evidence-Based Midwifery Dalam Pengambilan Keputusan Klinis Bidan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1742–1750. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1391

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>