Dampak Negatif Mengkonsumsi Obat Tradisional Berbahan Alami Ramuan Dari Rempah-Rempah Yang Dihaluskan (Jamu) Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.682Keywords:
Herbal Medicine, Pregnant Women, Knowledge, Traditional Medicine, Negative ImpactAbstract
Traditional medicine such as herbal medicine is still widely consumed by the community, including pregnant women. Herbal medicine is considered natural and safe, but consumption without adequate knowledge can have a negative impact on pregnancy. This study aims to determine the negative impact of consuming herbal medicine on the knowledge of pregnant women. This study uses a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 50 pregnant women selected by purposive sampling. The results show that the majority of pregnant women have a low level of knowledge regarding the risks of herbal medicine on pregnancy and most consume herbal medicine without medical consultation. Conclusion: low knowledge has an impact on pregnant women's decisions in consuming herbal medicine, so health education is very necessary.
References
Astuti, R. (2020). Efek Farmakologis Tanaman Herbal terhadap Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Medis.
Azizah, L. (2019). Pengetahuan Ibu Hamil tentang Obat Tradisional. Jakarta: Mitra Cendekia Press.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (2021). Pedoman Penggunaan Obat Tradisional yang Aman bagi Ibu Hamil. Jakarta: BPOM RI.
Bachri, S., Nurhaedah, N., Cahyanta, A. N., Verawati, V., Pannyiwi, R., & Purwoto, A. (2024). Sosialisasi dan Penyuluhan Kesehatan Bahaya Narkotika dan Sanksi Hukum di Kelurahan Manisa Kabupaten Sidenreng Rappang. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 618–628. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.479
Departemen Kesehatan RI. (2020). Pedoman Penggunaan Obat Tradisional dalam Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Damanik, M. R. (2020). Konsumsi Jamu pada Ibu Hamil di Indonesia: Risiko dan Manfaat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 88–96. https://doi.org/10.20473/jkm.v16i2.2020.88-96
Departemen Kesehatan RI. (2018). Pedoman Penggunaan Obat Tradisional secara Rasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Fitriani, N., & Sari, W. P. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Obat Tradisional oleh Ibu Hamil. Jurnal Bidan Sehat, 10(1), 34–41.
Handayani, T. (2021). Efek Samping Konsumsi Jamu Berlebihan pada Masa Kehamilan. Bandung: Nuha Medika.
Hariyadi, Y., & Prasetyo, B. (2020). Tinjauan Penggunaan Obat Herbal pada Kehamilan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(3), 121–130.
Kemenkes RI. (2022). Laporan Tahunan Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021.
Lestari, D. A. (2019). Perilaku Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Obat Tradisional. Surabaya: Airlangga University Press.
Marlina, T. (2021). Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pengaruh Jamu terhadap Janin. Jurnal Kebidanan Nusantara, 5(1), 25–30.
Maulida, N., & Saputri, L. (2023). Keamanan Penggunaan Jamu dalam Masa Kehamilan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 55–63.
Nuraini, S. (2020). Bahaya Penggunaan Jamu Tanpa Pengawasan Medis. Jakarta: Sinar Medika.
Pratiwi, A. R. (2021). Kebiasaan Konsumsi Jamu oleh Ibu Hamil di Daerah Pedesaan. Jurnal Ilmu Keperawatan, 7(1), 44–52.
Prawiroharjo, S. (2014). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka.
Pratama, A., & Handayani, L. (2020). Konsumsi Jamu dan Pengaruhnya terhadap Kehamilan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 5(1), 12–18.
Syamsuddin, I. (2018). Bahaya Penggunaan Obat Tradisional pada Kehamilan. Majalah Kedokteran FKUI, 68(3), 105–110.
Setiawan, R., & Yuliani, A. (2019). Penggunaan Obat Tradisional dan Pengetahuan Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Nusantara, 4(2), 55–60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agung Nur Cahyanta, Rezqiqah Aulia Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



