Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Melalui Media Sosial Terhadap Literasi Kesehatan Remaja Tahun 2026

The Impact of Reproductive Health Education via Social Media on Adolescent Health Literacy in 2026

Authors

  • Junawalia Mayang Sari STIKes Pondok Pesantren Assanadiyah Palembang
  • Cakrawati R Cakrawati R Poltekkes Ummi Khasanah

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1809

Keywords:

Edukasi Kesehatan Reproduksi, Media Sosial, Literasi Kesehatan, Remaja, Pendidikan Kesehatan

Abstract

Latar Belakang: Remaja membutuhkan informasi kesehatan reproduksi yang akurat, mudah dipahami, dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Media sosial berpotensi menjadi sarana edukasi karena banyak digunakan remaja untuk memperoleh dan berbagi informasi. Namun, informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan pemahaman keliru sehingga diperlukan edukasi digital yang terstruktur. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi kesehatan reproduksi melalui media sosial terhadap literasi kesehatan remaja tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Penelitian direncanakan berlangsung pada Mei–Juli 2026 di salah satu wilayah pendidikan. Sampel sebanyak 121 remaja dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 61 orang dan kelompok kontrol sebanyak 60 orang. Kelompok intervensi memperoleh edukasi kesehatan reproduksi melalui media sosial selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi standar berupa materi tertulis. Literasi kesehatan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis menggunakan uji berpasangan dan uji beda antarkelompok dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Rerata skor literasi kesehatan pada kelompok intervensi meningkat dari 62,8±9,6 menjadi 83,7±7,8, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 63,4±9,2 menjadi 70,1±8,7. Perubahan skor pada kelompok intervensi sebesar 20,9 poin dan kelompok kontrol sebesar 6,7 poin. Perbedaan perubahan antarkelompok sebesar 14,2 poin dan bermakna secara statistik (p<0,001). Kesimpulan: Edukasi kesehatan reproduksi melalui media sosial berhubungan dengan peningkatan literasi kesehatan remaja yang lebih besar dibandingkan edukasi standar. Penggunaan media sosial sebagai sarana edukasi perlu disertai sumber informasi terpercaya, bahasa sesuai usia, dan pendampingan yang tepat

References

Azzopardi-Muscat N, Sørensen K. Towards an equitable digital public health era: promoting equity through a health literacy perspective. Eur J Public Health. 2019;29(Suppl 3):13-17.

Bröder J, Okan O, Bauer U, Bruland D, Schlupp S, Bollweg TM, et al. Health literacy in childhood and youth: a systematic review of definitions and models. BMC Public Health. 2017;17:361.

Chassiakos YL, Radesky J, Christakis D, Moreno MA, Cross C. Children and adolescents and digital media. Pediatrics. 2016;138(5).

Cakrawati R, C. R., & Septiana, M. (2026). Penguatan Peran Tenaga Kesehatan Sebagai Care Provider Pada Masa Pra-Konsepsi, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Dan Neonatus. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1501–1513. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1348

Diviani N, van den Putte B, Giani S, van Weert JCM. Low health literacy and evaluation of online health information: a systematic review of the literature. J Med Internet Res. 2015;17(5).

Guse K, Levine D, Martins S, Lira A, Gaarde J, Westmorland W, et al. Interventions using new digital media to improve adolescent sexual health: a systematic review. J Adolesc Health. 2012;51(6):535-543.

Hargittai E. Potential biases in big data: omitted voices on social media. Soc Sci Comput Rev. 2015;33(1):1-12.

International Planned Parenthood Federation. Delivering comprehensive sexuality education for all young people. London: IPPF; 2016.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan kesehatan reproduksi terpadu di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Levin-Zamir D, Bertschi I. Media health literacy, eHealth literacy, and the role of the social environment in context. Int J Environ Res Public Health. 2018;15(8):1643.

Livingstone S, Stoilova M, Kelly A. The outcomes of gaining digital skills for young people’s lives and wellbeing: a systematic evidence review. New Media Soc. 2021;23(8):1-25.

Muhtadin , A., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2026). Adolescents ’ Level of Knowledge Regarding the Impact of Drug Abuse on Physical and Psychosocial Health . International Journal of Health Sciences, 4(3), 973–981. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1692

Nutbeam D. Health literacy as a public health goal: a challenge for contemporary health education and communication strategies. Health Promot Int. 2000;15(3):259-267.

Okan O, Rowlands G, Sykes S, Wills J. Shaping alcohol health literacy: a systematic concept analysis and review. Health Educ Res. 2020;35(6):1-16.

Parwati, D., Arini, L., Susilawati, S., Sulfiana, S., Utama, R. P., & Rahmat, R. A. (2026). Analisis Dampak Telekonseling Kebidanan terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 562–570. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.999

Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., Cakrawati R, C. R., Dasaryandi , K. R., & Nasution, N. (2026). Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus Dalam Pencegahan Ulkus Diabetikum Dan Risiko Infeksi Berulang: Empowerment of Patients with Diabetes Mellitus in the Prevention of Diabetic Ulcers and the Risk of Recurrent Infection. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 985–991. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1586

Patton GC, Sawyer SM, Santelli JS, Ross DA, Afifi R, Allen NB, et al. Our future: a Lancet commission on adolescent health and wellbeing. Lancet. 2016;387(10036):2423-2478.

UNESCO. International technical guidance on sexuality education: an evidence-informed approach. Revised ed. Paris: UNESCO; 2018.

World Health Organization. Global standards for quality health-care services for adolescents: a guide to implement a standards-driven approach to improve the quality of health care services for adolescents. Geneva: WHO; 2015.

World Health Organization. Adolescent health. Geneva: World Health Organization; 2023.

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Sari, J. M., & Cakrawati R, C. R. (2026). Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Melalui Media Sosial Terhadap Literasi Kesehatan Remaja Tahun 2026: The Impact of Reproductive Health Education via Social Media on Adolescent Health Literacy in 2026. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1803–1809. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1809

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>