Analisis Risiko Perdarahan Postpartum Akibat Atonia Uteri Pada Ibu Pasca Persalinan
Keywords:
Perdarahan Postpartum, Atonia Uteri, Ibu Pasca Persalinan, Faktor Risiko, Kesehatan MaternalAbstract
ABSTRACT
Postpartum hemorrhage remains one of the leading causes of maternal mortality worldwide. Uterine atony is the most common cause of postpartum hemorrhage due to the inability of the uterus to contract effectively after delivery. This condition can result in excessive blood loss and may threaten maternal survival if not managed promptly and appropriately. This study aimed to analyze the risk of postpartum hemorrhage caused by uterine atony among postpartum mothers.
This study employed a quantitative approach with an observational analytic design using a cross-sectional method. A total of 45 postpartum mothers were selected through purposive sampling. Data were collected from medical records and observation sheets. Data analysis was performed using the Chi-Square test with a 95% confidence level.
The results showed a significant relationship between risk factors for uterine atony and the occurrence of postpartum hemorrhage (p=0.002). The dominant risk factors included prolonged labor, multiparity, multiple pregnancy, and fetal macrosomia. Mothers with these risk factors had a greater likelihood of experiencing postpartum hemorrhage than those without such risk factors.
In conclusion, uterine atony is a major contributing factor to postpartum hemorrhage. Early detection and proper management of risk factors are essential to prevent complications and reduce maternal mortality.
Keywords: Postpartum Hemorrhage, Uterine Atony, Postpartum Mothers, Risk Factors, Maternal Health
ABSTRAK
Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di seluruh dunia. Atonia uteri menjadi penyebab paling sering terjadinya perdarahan postpartum karena kegagalan uterus berkontraksi secara adekuat setelah persalinan. Kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan darah dalam jumlah besar yang berpotensi mengancam keselamatan ibu apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko perdarahan postpartum akibat atonia uteri pada ibu pasca persalinan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan metode cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 45 ibu pasca persalinan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui rekam medis dan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor risiko atonia uteri dengan kejadian perdarahan postpartum (p=0,002). Faktor risiko yang paling dominan adalah persalinan lama, multiparitas, kehamilan ganda, dan makrosomia. Ibu dengan faktor risiko tersebut memiliki kemungkinan lebih besar mengalami perdarahan postpartum dibandingkan ibu tanpa faktor risiko.
Disimpulkan bahwa atonia uteri merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap terjadinya perdarahan postpartum. Deteksi dini dan penanganan faktor risiko sangat penting untuk mencegah komplikasi dan menurunkan angka kematian ibu.
Kata Kunci: Perdarahan Postpartum, Atonia Uteri, Ibu Pasca Persalinan, Faktor Risiko, Kesehatan Maternal
References
Arikunto S. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Bobak IM, Lowdermilk DL, Jensen MD. Maternity nursing. St Louis: Mosby; 2017.
Creswell JW. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. California: Sage Publications; 2014.
Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL. Williams obstetrics. 25th ed. New York: McGraw-Hill Education; 2018.
Ervan, E., Musaidah, M., Mainassy, M. C., & Pannyiwi, R. (2024). Analysis of Health Problem Factors with the Presence of Aedes Albopictus Mosquito Larvae in Water Reservoirs. International Journal of Health Sciences, 2(3), 1224–1233. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i3.499
Hidayat AAA. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika; 2020.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.
Manuaba IBG. Ilmu kebidanan, penyakit kandungan, dan KB. Jakarta: EGC; 2016.
Marmi. Asuhan kebidanan pada masa nifas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2018.
Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Pillitteri A. Maternal and child health nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2016.
Potter PA, Perry AG. Fundamentals of nursing. 9th ed. St Louis: Elsevier; 2017.
Prawirohardjo S. Ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2016.
Putri, J. C. A., & Rahmat, R. A. (2026). Pengaruh Pendampingan Kehamilan Terhadap Kesiapan Persalinan Dan Perawatan Bayi Di Masa Nifas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1226–1233. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1284
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Rapang, A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC). Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1217–1225. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1283
Saifuddin AB. Buku panduan praktis pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka; 2018.
Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
Sulistyawati A. Asuhan kebidanan pada ibu nifas. Yogyakarta: Andi Offset; 2018.
World Health Organization. Managing complications in pregnancy and childbirth. Geneva: WHO; 2017.
World Health Organization. Recommendations for maternal health care. Geneva: WHO; 2020.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jean Christy Ade Putri, Cakrawati R Cakrawati R

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



