Efektivitas Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri

Authors

  • Kurnia Mariatul Qiftih Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Cakrawati R Cakrawati R Poltekkes Ummi Khasanah
  • Hijrah Hijrah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1499

Keywords:

Dismenore, Kompres Hangat, Nyeri Haid, Remaja Putri, Terapi Nonfarmakologis.

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang paling sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup. Nyeri haid umumnya disebabkan oleh peningkatan produksi prostaglandin yang memicu kontraksi uterus berlebihan sehingga menimbulkan iskemia dan rasa nyeri. Selain terapi farmakologis, penggunaan kompres hangat merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, mudah dilakukan, dan memiliki biaya rendah untuk mengurangi intensitas nyeri. Tujuan: Menganalisis efektivitas kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest control group design. Sampel terdiri atas 60 remaja putri yang mengalami dismenore primer dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) serta kelompok kontrol (n=30). Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Kelompok intervensi diberikan kompres hangat bersuhu 38–40°C selama 20 menit pada bagian abdomen bawah, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi kesehatan tanpa pemberian kompres hangat. Analisis data menggunakan uji paired t-test, independent t-test, dan ANCOVA dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Rerata skor nyeri pada kelompok intervensi menurun secara bermakna dari 6,83±1,12 menjadi 2,97±1,08 (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami penurunan kecil dari 6,67±1,20 menjadi 5,83±1,15 (p=0,084). Analisis antar kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan setelah intervensi (p<0,001). Kesimpulan: Pemberian kompres hangat efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan di rumah maupun di lingkungan sekolah.

References

Abdullah VI, Maryati. Difference in the effectiveness of dysmenorrhea exercise and warm compress to relieve menstrual pain. EMBRIO J Kebidanan. 2022;14(2):153–158.

Aisyah I, Sholikah SM, Jeniawati S, Utami S. Efektivitas terapi kompres hangat terhadap dismenore primer pada remaja putri. J Midwifery Sci Womens Health. 2025;4(1):1–9.

Anshar A, Durahim D, Sudaryanto S, Muthia S. Different of influence between abdominal exercise and warm compress on the change of dysmenorrhea. Int J Sci Basic Appl Res. 2018;37(2):305–315.

Aprillina HD, Lubis DS, Nandia JRD. Warm-compress effect on the pain level and the length of dysmenorrhea. In: Proceedings of the International Conference on Sustainable Innovation on Health Sciences and Nursing. 2022. p. 248–255.

Cakrawati R, C. R., Patrisia, R., & Subani , N. D. (2026). Model Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Dan Perilaku Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1501–1507. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1329

Dahliana D, Suprida S, Yuliana Y. Penurunan nyeri dismenore menggunakan kompres hangat. J Complement Health. 2021;1(2):52–58.

Dahlan A, Syahminan TV. Pengaruh terapi kompres hangat terhadap nyeri haid (dismenore) pada siswi SMK Perbankan Simpang Haru Padang. J Endurance. 2017;2(1):37–44.

Dwipayani LAD, Putra PWK, Kio AL. Perbedaan kompres esensial bawang merah dengan kompres air hangat terhadap dismenore. MedKep. 2024;15(1):115–121.

Larasati TA, Alatas F. Dismenore primer dan faktor risiko dismenore primer pada remaja. Majority. 2016;5(3):79–84.

Mulyani SS, Astuti RP. The effect of deep breathing relaxation techniques and warm compresses on reducing the intensity of menstrual pain in adolescents. Sci J Clin Interv. 2023;3(4):211–218.

Novitaningsih A, Putri ML, Khasanah U, Sunarsih T, Rahmawati D. Pengaruh kompres hangat terhadap nyeri dismenore pada remaja: literature review. J Ilm Kebidanan Imelda. 2022;10(1):55–63.

Nurafifah D, Mauliyah I, Impartina A. Warm compresses to decrease dysmenorrhea among adolescents. J Health Technol Assess Midwifery. 2022;5(2):66–72.

Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324

Qiftih, K. M., & Rosmiati, R. (2026). Efektivitas Konseling Keluarga Berencana Terhadap Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 710–720. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.1044

Rizki Andita Noviar, S.Kep, Ns ; Ramli Muhammad, S.pd, Akp, M.Kes ; Supriadin, S.Kep, Ns, M.Kep,(2026). Buku Ajar Dasar – Dasar Keperawatan (Landasan Konseptual, Teoritis dan Praktik Keperawatan Profesional). No. ISBN: 978-634-96835-1-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-dasar-dasar-keperawatan-konsep-teori-dan-praktik-keperawatan-profesional/

Suaib, S., Qiftih, K. M., & Fadhilah, I. (2026). Edukasi Perawatan Luka Pasca Operasi untuk Mencegah Infeksi. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 670–678. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1068

Widianti W, Rahmawati D, Hidayati N, et al. The effect of warm compress on lowering dysmenorrhea pain. Genius J. 2021;2(2):54–60.

World Health Organization. WHO recommendations on self-care interventions for health and well-being. Geneva: World Health Organization; 2022.

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Qiftih, K. M., Cakrawati R, C. R., & Hijrah, H. (2026). Efektivitas Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 605–612. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1499

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>