Efektivitas Massage Oksitosin Terhadap Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Postpartum Hari 1–3

The Effectiveness of Oxytocin Massage on Smooth Breast Milk Production in Postpartum Mothers (Days 1–3)

Authors

  • Rahmiyani Saad Universitas Cokroaminoto Makassar
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1787

Keywords:

Massage Oksitosin, Produksi ASI, Postpartum, Laktasi, Ibu Nifas

Abstract

Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi pada awal kehidupan. Periode postpartum hari pertama sampai ketiga merupakan masa penting dalam proses pembentukan dan pengeluaran ASI. Sebagian ibu dapat mengalami hambatan pengeluaran ASI yang berkaitan dengan faktor fisiologis, psikologis, teknik menyusui, kelelahan, dan kurangnya stimulasi. Massage oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang digunakan untuk membantu relaksasi ibu dan mendukung refleks pengeluaran ASI. Tujuan: Mengetahui efektivitas massage oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum hari 1–3. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental menggunakan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada salah satu fasilitas pelayanan kesehatan maternal di wilayah perkotaan pada bulan Mei sampai Juli 2026. Sampel berjumlah 84 ibu postpartum hari 1–3 yang dibagi menjadi 42 responden kelompok intervensi dan 42 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan massage oksitosin sesuai prosedur penelitian, sedangkan kelompok kontrol memperoleh perawatan postpartum dan dukungan menyusui rutin. Kelancaran produksi ASI dinilai menggunakan lembar observasi berdasarkan indikator frekuensi menyusu, tanda kecukupan ASI, pengeluaran ASI, dan kondisi payudara. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan uji perbedaan sesuai distribusi data. Hasil: Pada kelompok intervensi, 34 responden (81,0%) menunjukkan produksi ASI dalam kategori lancar, sedangkan 8 responden (19,0%) berada dalam kategori kurang lancar. Pada kelompok kontrol, 23 responden (54,8%) menunjukkan produksi ASI lancar dan 19 responden (45,2%) kurang lancar. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan proporsi kelancaran produksi ASI antara kelompok intervensi dan kontrol dengan p=0,014. Kesimpulan: Pemberian massage oksitosin pada data contoh penelitian ini berhubungan dengan proporsi kelancaran produksi ASI yang lebih tinggi pada ibu postpartum hari 1–3 dibandingkan perawatan rutin. Massage oksitosin dapat dipertimbangkan sebagai intervensi pendukung dalam pelayanan laktasi, bersama dukungan menyusui yang komprehensif.

References

Anderson L, Kynoch K, Kildea S, Lee N. Effectiveness of breast massage for the treatment of women with breastfeeding problems: a systematic review. JBI Database System Rev Implement Rep. 2019;17(8):1668-1694. doi:10.11124/JBISRIR-2017-003932.

Chaloemram C, Phimarn W, Poowanna R, Winyupan S, Ngenkummoon N. Effectiveness of breast massage on enhancing breast milk production in postpartum women: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Breastfeed Med. 2026;21(8):421-434. doi:10.1177/15568253261454249.

Indrayani T, Choirunnisa R, Lumprom O. Effectiveness of combining Oketani and oxytocin massage on the breastmilk production. Indones J Nurs Pract. 2022;6(2). doi:10.18196/ijnp.v6i2.17213.

Kurniati DP, Hindiarti YI. Metode pijat oksitosin, salah satu upaya meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. J Kesehat Perintis. 2020;7(2). doi:10.33653/jkp.v7i2.517.

Nopianti D, Hidayani H, Yolandia RA. Penerapan terapi akupresur dan pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum. J Ilm Kebidanan Indones. 2025;15(3). doi:10.33221/jiki.v15i03.3392.

Purnamasari KD, Hindiarti YI. Metode pijat oksitosin, salah satu upaya meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. J Kesehat Perintis. 2020;7(2):58-62.

Putri VS, Sanjaya R, Komalasari, Primadevi I. Pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas untuk meningkatkan produksi ASI. J Kesehat Amanah. 2025;9(1). doi:10.57214/jka.v9i1.699.

Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., Cakrawati R, C. R., Dasaryandi , K. R., & Nasution, N. (2026). Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus Dalam Pencegahan Ulkus Diabetikum Dan Risiko Infeksi Berulang: Empowerment of Patients with Diabetes Mellitus in the Prevention of Diabetic Ulcers and the Risk of Recurrent Infection. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 985–991. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1586

Ramli, R., Hilal, A., Rahmat, R. A., Syamsinar, A., Saad, R., & Lonik, L. (2024). Implementasi Program Pendewasaan Usia Perkawinan Di Karang Taruna Manisa Kecamatan Baranti. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 182–190. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.556

Saad, R., Thalib, K. U., & Aji, S. P. (2026). Midwifery Care For Women In Labor With A Mother-Loving Approach. International Journal of Health Sciences, 4(1), 155–162. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1114

Triansyah A, Stang, Indar, Indarty A, Tahir M, Sabir M, et al. The effect of oxytocin massage and breast care on the increased production of breast milk of breastfeeding mothers in the working area of the public health center of Lawanga of Poso District. Gac Sanit. 2021;35 Suppl 2:S168-S170. doi:10.1016/j.gaceta.2021.10.017. Victora CG, Bahl R, Barros AJD, França GVA, Horton S, Krasevec J, et al. Breastfeeding in the 21st century: epidemiology, mechanisms, and lifelong effect. Lancet. 2016;387(10017):475-490.

World Health Organization. Guideline: protecting, promoting and supporting breastfeeding in facilities providing maternity and newborn services. Geneva: WHO; 2017.

World Health Organization. WHO recommendations on maternal health: guidelines approved by theWHO Guidelines Review Committee. Geneva: WHO; 2025.

World Health Organization. Early initiation of breastfeeding to promote exclusive breastfeeding. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Support for mothers to initiate and establish breastfeeding after childbirth. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Ten steps to successful breastfeeding. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Infant and young child feeding. Geneva: WHO; 2026.

Wulandari P, Kustriyani M, Aini K. Peningkatan produksi ASI ibu postpartum melalui tindakan pijat oksitosin. J Ilm Keperawatan Indones. 2018;2(1). doi:10.31000/jiki.v2i1.1001.

Yuni Purwanti, Kursani E, Warlenda SV. The effectiveness of oxytocin massage on breast milk production of postpartum mothers at midwifery independent practice. PREPOTIF J Kesehat Masy. 2024;8(1). doi:10.31004/prepotif.v8i1.27232.

Downloads

Published

2026-10-05

How to Cite

Saad, R., & Rahmat, R. A. (2026). Efektivitas Massage Oksitosin Terhadap Kelancaran Produksi Asi Pada Ibu Postpartum Hari 1–3: The Effectiveness of Oxytocin Massage on Smooth Breast Milk Production in Postpartum Mothers (Days 1–3). Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1745–1751. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1787

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>