Pengembangan Produk Kreatif Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat

Authors

  • Riswan Riswan Universitas IndonesiaTimur
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI

Keywords:

Produk Kreatif, Potensi Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Pendapatan Masyarakat, UMKM

Abstract

ABSTRACT

The development of creative products based on local potential is one of the community empowerment strategies that can increase the economic value of regional resources. Lack of product innovation, limited marketing skills, and low utilization of local potential are major obstacles to increasing community income. This community service program aimed to improve community capabilities in developing creative products based on local potential to enhance economic income. The implementation methods included identifying local potential, training in creative product manufacturing, product packaging assistance, digital marketing education, and activity evaluation. The target participants were 25 community members and small business actors in the assisted area. The results showed an increase in participants’ knowledge and skills in processing local resources into marketable products. In addition, the community began to market products through digital media and showed increased motivation in developing independent businesses. This program proved effective in encouraging community economic empowerment based on local potential.

Keywords: Creative Products, Local Potential, Community Empowerment, Community Income, Small Businesses

ABSTRAK

Pengembangan produk kreatif berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang dapat meningkatkan nilai ekonomi sumber daya daerah. Kurangnya inovasi produk, keterbatasan keterampilan pemasaran, dan rendahnya pemanfaatan potensi lokal menjadi kendala utama dalam peningkatan pendapatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk kreatif berbasis potensi lokal sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi lokal, pelatihan pembuatan produk kreatif, pendampingan pengemasan produk, edukasi pemasaran digital, serta evaluasi hasil kegiatan. Sasaran kegiatan adalah kelompok masyarakat dan pelaku usaha kecil di wilayah binaan dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai jual. Selain itu, masyarakat mulai mampu memasarkan produk melalui media digital dan mengalami peningkatan motivasi dalam mengembangkan usaha mandiri. Program ini terbukti efektif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Kata Kunci: Produk Kreatif, Potensi Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Pendapatan Masyarakat, UMKM

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alma B. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta; 2018.

Badan Pusat Statistik. Statistik UMKM Indonesia Tahun 2022. Jakarta: BPS; 2022.

Buchari A. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta; 2016.

Herdiansyah H. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika; 2015.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Pedoman Pengembangan UMKM Berbasis Potensi Lokal. Jakarta: Kemenkop UKM; 2021.

Kotler P, Keller KL. Marketing Management. 15th ed. New Jersey: Pearson Education; 2016.

Mulyana D. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya; 2018.

Notoatmodjo S. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta; 2015.

Pannyiwi, R., Zulham, Z., Rahmat, R. A., Kusumawati, I., & Yusrianto, Y. (2023). Bantuan Dana Usaha dan 1 Unit Motor Untuk Membantu Ekonomi Kesehatan Masyarakat Gowa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 13–20. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.180

Rangkuti F. Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated Marketing Communication. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2017.

Riyanti BP. Kewirausahaan dari Sudut Pandang Psikologi Kepribadian. Jakarta: Grasindo; 2013.

Riswan, R., & Kadir, H. A. (2025). Analisis Pola Asuh Tua pada Anak Speech Delay Usia 3 Tahun (Studi di Desa Mirring Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar). Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 739–747. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.709

Ronaydi, M., & Castrawijaya, C. (2023). Analisis Lingkungan Lembaga Dakwah Dalam Inovasi dan Kewirausahaan Di Era Disruptif. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 72–81. https://doi.org/10.59585/jimad.v1i2.206

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.

Suryana. Ekonomi Kreatif: Ekonomi Baru Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang. Jakarta: Salemba Empat; 2013.

Tambunan T. UMKM di Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia; 2012.

Tjiptono F. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset; 2015.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia; 2008.

Widodo J. Membangun Start Up Entrepreneur yang Unggul. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka; 2020.

Yuswohady. Marketing to the Middle Class Muslim. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2015.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Riswan, R., & Pannyiwi, R. (2026). Pengembangan Produk Kreatif Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1341–1351. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1261