Pengaruh Pengetahuan Dan Perilaku Hidup Sehat Terhadap Pencegahan Asam Urat

The Influence of Knowledge and Healthy Living Habits on the Prevention of Gout

Authors

  • Rahmat Pannyiwi STIKES Amanah Makassar
  • Nurhasanah Syaharuddin Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1762

Keywords:

Asam Urat, Gout, Pengetahuan, Perilaku Hidup Sehat, Pencegahan

Abstract

Latar Belakang: Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkaitan dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah dan dapat berhubungan dengan serangan gout pada individu tertentu. Pola makan, aktivitas fisik, berat badan, konsumsi minuman tertentu, serta pengetahuan mengenai faktor risiko dapat memengaruhi upaya pencegahan. Peningkatan pengetahuan diharapkan dapat mendorong penerapan perilaku hidup sehat untuk mengurangi faktor risiko asam urat. Tujuan: Menganalisis pengaruh pengetahuan dan perilaku hidup sehat terhadap upaya pencegahan asam urat pada masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di salah satu Desa pada bulan Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2026. Sampel terdiri dari 96 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan mengenai asam urat dan perilaku hidup sehat, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan asam urat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Data menunjukkan bahwa 54 responden (56,3%) memiliki pengetahuan baik dan 42 responden (43,7%) memiliki pengetahuan kurang. Sebanyak 61 responden (63,5%) menunjukkan perilaku hidup sehat yang baik, sedangkan 35 responden (36,5%) memiliki perilaku kurang baik. Perilaku pencegahan asam urat tergolong baik pada 62 responden (64,6%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan antara pengetahuan dengan pencegahan asam urat (p=0,003) dan perilaku hidup sehat dengan pencegahan asam urat (p<0,001). Analisis multivariat menunjukkan perilaku hidup sehat memiliki hubungan paling kuat dengan perilaku pencegahan. Kesimpulan: Pengetahuan dan perilaku hidup sehat berhubungan dengan upaya pencegahan asam urat. Peningkatan pengetahuan yang disertai penerapan perilaku hidup sehat dapat menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif di masyarakat.

References

Bardin T, Richette P. Definition of hyperuricemia and gouty conditions. Curr Opin Rheumatol. 2014;26(2):186-91.

Dalbeth N, Gosling AL, Gaffo A, Abhishek A. Gout. Lancet. 2021;397(10287):1843-55.

Desideri G, Castaldo G, Lombardi A, Mussap M, Testa A, Pontremoli R, et al. Is it time to revise the normal range of serum uric acid levels? Eur Rev Med Pharmacol Sci. 2014;18(9):1295-306.

FitzGerald JD, Dalbeth N, Mikuls T, Brignardello-Petersen R, Guyatt G, Abeles AM, et al. 2020 American College of Rheumatology guideline for the management of gout. Arthritis Care Res. 2020;72(6):744-60.

Hak AE, Choi HK. Menopause, postmenopausal hormone use and serum uric acid levels in US women. Arthritis Res Ther. 2008;10(5):R116.

Johnson RJ, Bakris GL, Borghi C, Chonchol MB, Feldman D, Lanaspa MA, et al. Hyperuricemia, acute and chronic kidney disease, hypertension, and cardiovascular disease. Hypertension. 2018;71(4):594-603.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pengendalian penyakit tidak menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2019.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Li Q, Li X, Wang J, Liu H, Kwong JSW, Chen H, et al. Diagnosis and treatment for hyperuricemia and gout: a systematic review of clinical practice guidelines and consensus statements. BMJ Open. 2019;9(8):e026677.

Neogi T. Gout. N Engl J Med. 2011;364(5):443-52.

Puspitarini, N. A., Djunaedi, D., Syaharuddin, N., & Sallo, A. K. M. (2025). Evaluation of the Epidemiological Surveillance Program at Community Health Centers in Preventing Extraordinary Events (KLB). International Journal of Health Sciences, 3(4), 667–674. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.888

Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324

Ramli, R., Achmad, Viyan. S., Mahoklory, S. S., & Nurhaedah, N. (2023). Pengetahuan dan Sikap Petugas Taruna Siaga Bencana dalam Pencegahan Kebakaran. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 356–367. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i3.111

Rizki Andita Noviar, S.Kep, Ns ; Ramli Muhammad, S.pd, Akp, M.Kes ; Supriadin, S.Kep, Ns, M.Kep,(2026). Buku Ajar Dasar – Dasar Keperawatan (Landasan Konseptual, Teoritis dan Praktik Keperawatan Profesional). No. ISBN: 978-634-96835-1-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-dasar-dasar-keperawatan-konsep-teori-dan-praktik-keperawatan-profesional/

Roddy E, Choi HK. Epidemiology of gout. Rheum Dis Clin North Am. 2014;40(2):155-75.

Syaharuddin , N., & Cakrawati R, C. R. (2026). Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Penurunan Berat Badan Pada Orang Dewasa. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 169–176. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1405

Stamp LK, Dalbeth N. Prevention and treatment of gout. Nat Rev Rheumatol. 2017;13(11):639-47.

Towiwat P, Li ZG. The association of vitamin C, uric acid, and gout. Curr Rheumatol Rep. 2015;17(4):12.

Vargas-Santos AB, Neogi T. Management of gout and hyperuricemia in CKD. Am J Kidney Dis. 2017;70(3):422-39.

World Health Organization. Global status report on physical activity 2022. Geneva: World Health Organization; 2022.

Zhang Y, Chen S, Yuan M, Zhang Y, Wang L. Gout and diet: a comprehensive review of mechanisms and management. Nutrients. 2022;14(17):3525.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Pannyiwi, R., & Syaharuddin , N. (2026). Pengaruh Pengetahuan Dan Perilaku Hidup Sehat Terhadap Pencegahan Asam Urat: The Influence of Knowledge and Healthy Living Habits on the Prevention of Gout. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1625–1631. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1762

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>