Akses Dan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Masyarakat Pesisir: Studi Kesehatan Masyarakat
Keywords:
Masyarakat Pesisir, Akses Kesehatan, Kesehatan Masyarakat, Pemanfaatan LayananAbstract
ABSTRACT
Coastal communities are vulnerable to health problems due to limited access and socioeconomic conditions. Access to and utilization of health services are important factors in determining the level of public health. This study aims to analyze the factors influencing access to and utilization of health services in coastal communities. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. A sample of 130 respondents was selected using a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using logistic regression. The results indicate that distance to health facilities, income, education level, and perceptions of health services significantly influence health service utilization (p < 0.05). Distance to facilities and perceptions of service quality were the dominant factors. In conclusion, improving physical access and the quality of health services is essential to increase service utilization by coastal communities.
Keywords: Coastal Communities, Health Access, Service Utilization, Public Health
ABSTRAK
Masyarakat pesisir merupakan kelompok yang memiliki kerentanan terhadap masalah kesehatan akibat keterbatasan akses dan kondisi sosial ekonomi. Akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan menjadi faktor penting dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 130 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa faktor jarak fasilitas kesehatan, pendapatan, tingkat pendidikan, dan persepsi terhadap pelayanan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan (p < 0,05). Jarak fasilitas dan persepsi kualitas pelayanan menjadi faktor dominan. Kesimpulannya, peningkatan akses fisik dan kualitas pelayanan kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan oleh masyarakat pesisir.
Kata Kunci: Masyarakat Pesisir, Akses Kesehatan, Pemanfaatan Layanan, Kesehatan Masyarakat
References
Andersen, R. M. (2016). Revisiting the behavioral model and access to medical care. Journal of Health and Social Behavior, 36(1), 1–10.
Anurogo, D., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2025). Identifikasi Jamur Endofit Pada Tanaman Obat Tradisional Di Sulawesi Selatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i1.862
Azwar, A. (2017). Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Wilayah Pesisir Indonesia. BPS.
BKKBN. (2020). Profil Kesehatan Keluarga Indonesia. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Djunaedi, D., Pannyiwi, R., Rasyid, D., Yulis, D. M., & Marpaung, S. H. (2023). Bedah Rumah Untuk Kesejahteraan Dan Kesehatan Masyarakat Tidak Mampu Di Gowa Kota Makassar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.179
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2015). Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach. McGraw-Hill.
Hidayat, A. A. A. (2017). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. Kemenkes RI.
Mubarak, W. I. (2016). Ilmu Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Salemba Medika.
Mulia, M., Rosmiati, R., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., & Wijayanti, L. A. (2026). Bullying And Its Relationship To Anxiety, Depression, And Self-Esteem. International Journal of Health Sciences, 4(1), 61–67. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1097
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Pender, N. J. (2016). Health Promotion in Nursing Practice. Pearson.
Prasetyo, B., & Jannah, L. M. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Raja Grafindo Persada.
Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2019). Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah pesisir. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2).
Sahalessy, Y., Latumenasse, R. A., Nasela, S. J., Kissya, T. A., & Claartje, M. M. D. (2026). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Perubahan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 905–913. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.1101
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNICEF. (2020). Health Services Access in Coastal Communities. United Nations Children’s Fund.
WHO. (2020). Primary Health Care on the Road to Universal Health Coverage. World Health Organization.
Widayanti, R. (2018). Akses pelayanan kesehatan masyarakat pesisir. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(1).
World Bank. (2021). Improving Health Services for Coastal Populations. World Bank Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rusdin Wally, Rahmat Pannyiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



