Pengaruh Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) Terhadap Kepuasan Pasien Di Puskesmas Agats Kabupaten Asmat Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1523Keywords:
Integrasi Layanan Primer, Kepuasan Pasien, Alur Pelayanan, Klaster Layanan, Puskesmas AgatsAbstract
Kebijakan Integrasi Layanan Primer merupakan strategi transformasi kesehatan nasional yang mengorganisasikan pelayanan Puskesmas berdasarkan pendekatan siklus hidup, namun implementasinya di wilayah 3T seperti Kabupaten Asmat menghadapi tantangan geografis rawa dan kepulauan yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan dan kepuasan pasien. Minimnya kajian empiris mengenai dampak ILP di Provinsi Papua Selatan menjadikan evaluasi implementasinya penting sebagai dasar advokasi kebijakan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh klaster layanan, alur pelayanan, SDM dan sumber daya, serta sistem informasi terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Agats. Desain penelitian bersifat kuantitatif dengan desain survei deskriptif-analitik pada 100 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling, menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat (Chi-Square), serta multivariat (regresi logistik berganda). Hasil univariat menunjukkan 65 persen responden menyatakan puas terhadap pelayanan, dengan alur pelayanan (79%), sistem informasi (77%), SDM dan sumber daya (74%), dan klaster layanan (70%) dinilai baik. Analisis bivariat membuktikan keempat variabel berhubungan bermakna dengan kepuasan pasien (p<0,05), sedangkan analisis multivariat menunjukkan alur pelayanan sebagai faktor paling dominan (Sig=0,000; Exp(B)=0,086), diikuti klaster layanan (Sig=0,002; Exp(B)=0,163), sedangkan SDM dan sumber daya (Sig=0,076) serta sistem informasi (Sig=0,055) tidak berpengaruh signifikan secara parsial, dengan Nagelkerke R Square 0,483. Implementasi ILP terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, sehingga penguatan alur pelayanan dan struktur klaster perlu menjadi prioritas manajemen Puskesmas di wilayah terpencil.
References
Adawiyah, A. Al, Nabilah, N., & Luthfiansyah, F. A. (2025). Kepemimpinan dalam pelayanan kesehatan. 5, 13540–13546.
Donabedian, A. (2003). An Introduction to Quality Assurance in Health Care. Oxford: Oxford University Press. In Croatian Medical Journal (Vol. 44, Issue 5). Oxford University Press.
Eda, M. G., Dodo, D. O., Rahayu, T., & Mado, F. G. (2025). Gambaran Implementasi Kebijakan Integrasi Layanan Primer Di Puskesmas Wae Nakeng. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9, 6157–6169.
Forum Nasional JKKI. (2023). Transformasi Layanan Primer melalui ILP. 2023. https://fornas.kebijakankesehatanindonesia.net/
Hakim, A., & Fitria, I. J. (2025). Analisis Responsifitas Pada Pasien Bpjs Di Puskesmas Padamukti. Jurnal Online Manajemen ELPEI (JOMEL), 5(2), 1674–1679.
Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (p. 2019). Kemenkes RI. https://peraturan.bpk.go.id/Details/135644/permenkes-no-43-tahun-2019
Lestari, W. S., Panjaitan, U. Z., & Lubis, K. F. (2023). Analisis Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien dan Puskesmas diharuskan bertanggungjawab pada penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan akan berobat di Puskesmas . Kualitas pelayanan yang akan menciptakan kepuasan tersendiri Penulisan ar. Journal Transformation of Mandalika, 4(5), 177–181.
Maslow, A. H. (1943). A Theory of Human Motivation (Vol. 50, p. 1943). Psychological Review, 50(4),.
Nurusshohwah, A., & Besral. (2025). Tantangan implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas : Studi Literatur Review. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 13(1), 22–23.
Oliver, R. L. (1980). (1980). A Cognitive Model of the Antecedents and Consequences of Satisfaction Decisions. Journal of Marketing Research, 17, 1980.
Permenkes No. 19 Tahun 2024. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat. In Kemenkes Republik Indonesia (Vol. 5, Issue 1, pp. 70–80).
Rasni Ethika Oktaviani, Farit Rezal, & Rastika Dwiyanti Liaran. (2024). Analisis Kualitas Pelayanan Loket Pendaftaran, Dokter, Perawat, Dan Petugas Obat Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Tahun 2024. Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan (Jakk-Uho), 5(2), 238–247. http://jakp.fisip.unand.ac.id/index.php/jakp/article/view/139
Sastrawan, A., & Rahmah, F. A. (2026). Implementasi Kebijakan Kesehatan Publik pada Pelayanan Kesehatan Primer dan Tantangannya dalam Mewujudkan Sistem Kesehatan Nasional yang Berkelanjutan Implementation of Public Health Policy in Primary Health Services and Its Challenges in Realizing a Sust. 1377–1384.
Tjiptono, F., & Chandra, G. (2016). Service Quality and Satisfaction (Edisi Keempat). Yogyakarta: ANDI. Andi Offset.
Valentina, N. P. D., & Listyowati, R. (2023a). Analisis Kepuasan Pasien JKN dengan SERVQUAL dan IPA di Puskesmas Sukawati II. Arc. Com. Health, 10, 2302.
WHO & World Bank Group. (2023). Tracking Universal Health Coverage: 2023 Global Monitoring Report. In Tracking Universal Health Coverage: 2023 Global Monitoring Report. World Health Organization. https://doi.org/10.1596/40348
Yulisindriyanti, Teguh Irawan, Eva Risqiyanti, Intan Mukti Juwita, Umi Fadilah, Umi Fadilah, Dyah Ayu Nurul Jannah, Agna Okta Fii Annisa, & Oktaviani Maydasari. (2025). Kajian implementasi program integrasi layanan kesehatan primer di puskesmas Sokorejo Kota Pekalongan. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 6(2), 362–369. https://doi.org/10.37373/bemas.v6i2.1785
Zakia, R. M. (2025). Analisis Implementasi Integrasi Layanan Kesehatan Primer di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bita Pammai, Muh. Ilyas Nur , Muhammad Khadafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




