Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Kerja Pada Penanganan Limbah Medis Di RSUD Dr. Chasan Boesoiri Ternate

Authors

  • Sahril Amin Universitas Tamalatea Makassar
  • Muh. Ilyas Nur Universitas Tamalatea Makassar
  • Muhammad Khadafi S Universitas Tamalatea Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1577

Keywords:

Keselamatan Kerja, Limbah Medis, Pengetahuan, APD, SOP

Abstract

Penanganan limbah medis yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja, paparan bahan infeksius, serta gangguan kesehatan bagi petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan kerja pada penanganan limbah medis di RSUD Dr. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 71 petugas. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP),variabel dependen adalah keselamatan kerja dalam penanganan limbah medis. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,028), ketersediaan APD (p=0,000), dan kepatuhan SOP (p=0,000) dengan keselamatan kerja. Hasil analisis multivariat menunjukkan pengetahuan (p=0,048; OR=16,022), sikap (p=0,008; OR=52,964), ketersediaan APD (p=0,003; OR=51,259), dan kepatuhan SOP (p=0,016; OR=46,234) berhubungan signifikan dengan keselamatan kerja. Model memiliki nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,879. Disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, dan kepatuhan SOP berhubungan dengan keselamatan kerja dalam penanganan limbah medis. Rumah sakit disarankan meningkatkan pelatihan, memastikan kelengkapan APD, serta memperkuat monitoring kepatuhan terhadap SOP.

References

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Educational Objectives. Longman. (dalam Supriyadi, A. 2022. Aplikasi Taksonomi Bloom dalam Pengembangan Instrumen Uji Kompetensi K3. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 34–45.)

Anjaswarni, T. (2022). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (Edisi 2). Salemba Medika.

Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). PT Rineka Cipta.

Bird, F. E. (1974). Management Guide to Loss Control. Institute Press. (dalam Sumamur, P. K. 2023. Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan, Edisi 3. CV Haji Masagung.)

Chartier, Y., Emmanuel, J., Pieper, U., Pruss, A., Rushbrook, P., Stringer, R., Townend, W., Zghondi, R., & Zucker, M. (2022). Safe management of wastes from health-care activities (3rd ed.). Waste Management & Research, 40(3), 256–268. https://doi.org/10.1177/0734242X211052892 Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2023–2024. Dinkes Maluku Utara.

Fadare, O., & Okeke, I. N. (2023). Healthcare worker exposure to bloodborne pathogens through medical waste handling in developing countries: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(9), 5647. https://doi.org/10.3390/ijerph20095647

GHS Index. (2023). Global Health Security Index 2023. Nuclear Threat Initiative & Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Gunawan, R., & Mulyadi, A. (2023). Cross-cultural comparison of occupational safety attitudes among healthcare workers in three ASEAN countries. Asia Pacific Journal of Public Health, 35(6), 487–496. https://doi.org/10.1177/10105395231187456

Hakim, A. R., & Rismarini, N. (2022). Hubungan sikap dengan konsistensi penggunaan APD pada petugas penanganan limbah medis di RSUD Kalimantan Timur. Jurnal Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 9(2), 78–89.

International Labour Organization. (2023). World Employment and Social Outlook: Trends 2023. ILO Press.

Kamil, A. H., Yusuf, S., & Mahmud, R. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan kerja petugas penanganan limbah medis di rumah sakit tipe B Indonesia Timur. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(2), 112–128.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan No. 66 Tahun 2016 tentang K3 Rumah Sakit. Kemenkes RI.

Mahardika, D., Pratama, A., & Hidayat, R. (2022). Medical waste management system and occupational safety incidents: A cohort study of 32 Indonesian hospitals. Safety Science, 149, 105674. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2022.105674

Murti, B. (2022). Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif di Bidang Kesehatan (Edisi 3). Gadjah Mada University Press.

Nasution, R., Sembiring, T., & Pane, M. (2024). Formaldehyde exposure and respiratory health outcomes among medical waste handlers in Indonesian hospitals. Occupational and Environmental Medicine, 81(3), 145–153. https://doi.org/10.1136/oem-2023-109124

National Institute for Occupational Safety and Health. (2023). Hierarchy of Controls. NIOSH. https://www.cdc.gov/niosh/topics/hierarchy

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. (2019). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019. Kemenkes RI.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan. (2012). Menpan-RB.

Rivai, M., & Sulastri, D. (2024). Hambatan kepatuhan SOP penanganan limbah medis di rumah sakit daerah Indonesia: Studi mixed-methods. Berita Kedokteran Masyarakat, 40(1), 23–36.

RSUD Dr. Chasan Boesoiri Ternate. (2024). Laporan Tahunan Unit K3

RSUD Dr. Chasan Boesoiri Ternate. (2023). Profil RSUD Dr. Chasan

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi 3). Alfabeta.

Sunarko, B., Irawan, T., & Pramono, A. (2023). Ergonomic risk factors in medical waste handling: A cross-sectional study of 12 district hospitals in Indonesia. Jurnal Ergonomi Indonesia, 9(2), 112–124.

Taher, M., & Fatmawati, N. (2023). Kepatuhan SOP dan ketersediaan APD dalam pengelolaan limbah medis di fasilitas kesehatan wilayah Indonesia Timur. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 87–99.

Tarwaka. (2022). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja (Edisi 3). Harapan Press.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. (1970). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1970 Nomor 1. Sekretariat Negara RI.

Wibisono, H., Supriyanto, S., & Damayanti, N. A. (2023). Supervisory support, budaya K3, dan kepatuhan SOP penanganan limbah medis di rumah sakit Jawa Tengah. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(3), 134–146.

World Health Organization. (2022). Health-care waste: Fact Sheet. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/health-care-waste

Published

2026-08-24

How to Cite

Amin, S., Nur, M. I., & Khadafi S, M. (2026). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Kerja Pada Penanganan Limbah Medis Di RSUD Dr. Chasan Boesoiri Ternate. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 962–973. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1577

Most read articles by the same author(s)