Efektivitas Jahe (Zingiber Officinale) Sebagai Terapi Komplementer Terhadap Penurunan Mual DanMuntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1438Keywords:
Jahe; Terapi Komplementer; Mual dan Muntah; Kehamilan; Trimester Pertama.Abstract
Latar Belakang: Mual dan muntah pada kehamilan (nausea and vomiting of pregnancy/NVP) merupakan keluhan yang dialami oleh sekitar 70–80% ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh perubahan hormonal, terutama peningkatan kadar human chorionic gonadotropin (hCG) dan estrogen. Meskipun bersifat fisiologis, mual dan muntah yang tidak tertangani dapat menurunkan kualitas hidup ibu, mengganggu asupan nutrisi, dan pada kasus yang berat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum. Penggunaan terapi komplementer seperti jahe (Zingiber officinale) menjadi alternatif yang banyak diminati karena relatif aman, mudah diperoleh, dan memiliki kandungan bioaktif yang berpotensi mengurangi gejala mual. Tujuan: Menganalisis efektivitas pemberian jahe sebagai terapi komplementer terhadap penurunan tingkat mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan Non-Equivalent Control Group Pretest–Posttest Design. Sebanyak 60 ibu hamil trimester pertama dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30) menggunakan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi memperoleh minuman jahe sebanyak 250 mL yang mengandung ±1 gram ekstrak jahe segar, dua kali sehari selama tujuh hari, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi standar mengenai penatalaksanaan mual pada kehamilan. Tingkat mual diukur menggunakan Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE-24). Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test, independent t-test, atau uji nonparametrik sesuai distribusi data. Hasil: Rerata skor PUQE-24 pada kelompok intervensi menurun secara bermakna setelah pemberian jahe dibandingkan sebelum intervensi (p<0,001). Penurunan skor mual pada kelompok intervensi juga lebih besar dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian jahe sebagai terapi komplementer efektif menurunkan tingkat mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Jahe dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendamping yang aman dalam pelayanan antenatal untuk mengurangi gejala mual dan meningkatkan kenyamanan ibu hamil.
References
American College of Obstetricians and Gynecologists. Nausea and vomiting of pregnancy. Washington (DC): ACOG; 2021.
Boateng GO, Adams EA, Boateng MO, et al. Effectiveness of ginger in reducing nausea and vomiting during pregnancy: A systematic review. Complement Ther Clin Pract. 2021;43:101319.
Chen CX, Barrett B, Kwekkeboom KL. Efficacy of ginger for nausea and vomiting in pregnancy: An updated meta-analysis. J Midwifery Womens Health. 2022;67(2):145–56.
Ding M, Leach MJ, Bradley H. The effectiveness and safety of ginger for pregnancy-induced nausea and vomiting: A systematic review. Women Birth. 2021;34(4):e367–75.
Ekawati, N., Srifitayani, N. R., Fitri, L., Hasibuan, E. R., Anurogo, D., Harfika, M., & Hijrah, H. (2024). Pendidikan Kesehatan Dan Pemberian Tablet Zat Besi (Fe) Dalam Upaya Meningkatkan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 199–206. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.529
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan antenatal terpadu. Edisi ke-3. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Miles MB, Huberman AM, Saldaña J. Qualitative data analysis: A methods sourcebook. 4th ed. Thousand Oaks (CA): Sage Publications; 2020.
Polit DF, Beck CT. Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice. 11th ed. Philadelphia (PA): Wolters Kluwer; 2021.
Pournasiri Z, Aryaeian N, Hejazi J. Complementary therapies for nausea and vomiting during pregnancy: A review of current evidence. Nutr Clin Pract. 2022;37(5):923–31.
Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324
Rizki Andita Noviar, S.Kep, Ns ; Ramli Muhammad, S.pd, Akp, M.Kes ; Supriadin, S.Kep, Ns, M.Kep,(2026). Buku Ajar Dasar – Dasar Keperawatan (Landasan Konseptual, Teoritis dan Praktik Keperawatan Profesional). No. ISBN: 978-634-96835-1-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-dasar-dasar-keperawatan-konsep-teori-dan-praktik-keperawatan-profesional/
Smith C, Crowther C, Willson K, et al. A randomized controlled trial of ginger for nausea and vomiting in early pregnancy. Birth. 2021;48(3):315–23.
Srifitayani, N. R., Hartati, A., & Rahmat, R. A. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengonsumsi Tablet Fe. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 244–256. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.922
World Health Organization. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: WHO; 2020.
World Health Organization. WHO traditional medicine strategy 2025–2034. Geneva: WHO; 2025.
World Health Organization. Standards for improving quality of maternal and newborn care in health facilities. Geneva: WHO; 2022.
Yin RK. Case study research and applications: Design and methods. 6th ed. Thousand Oaks (CA): Sage Publications; 2018.
Zick SM, Turgeon DK, Vareed SK, et al. Ginger bioactive compounds and their mechanisms in gastrointestinal disorders. Nutrients. 2021;13(9):3120.
Zingone F, Sultan AA, Humes DJ, et al. Complementary medicine use during pregnancy: Current evidence and clinical implications. BMC Pregnancy Childbirth. 2022;22:614.
Zou Y, Wang X, Li J, et al. Clinical efficacy and safety of ginger supplementation for nausea and vomiting during pregnancy: A meta-analysis of randomized controlled trials. Front Nutr. 2023;10:1182456.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Rahma Srifitayani, Rezqiqah Aulia Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



