Analisis Faktor Risiko Gangguan Pembekuan Darah Pada Ibu Postpartum

Authors

  • Susi Rabuana Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Cakrawati R Cakrawati R Poltekkes Ummi Khasanah

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1401

Keywords:

Gangguan Pembekuan Darah, Postpartum, Koagulasi, Faktor Risiko, Perdarahan Postpartum.

Abstract

Masa postpartum merupakan periode kritis yang berlangsung hingga 42 hari setelah persalinan. Pada periode ini ibu berisiko mengalami berbagai komplikasi, termasuk gangguan pembekuan darah (koagulasi) yang dapat menyebabkan perdarahan postpartum maupun tromboemboli. Perubahan fisiologis sistem hemostasis selama kehamilan dan setelah persalinan meningkatkan risiko terjadinya gangguan koagulasi, terutama pada ibu dengan faktor risiko tertentu seperti usia maternal tinggi, obesitas, preeklampsia, persalinan seksio sesarea, infeksi, dan riwayat gangguan pembekuan darah. Identifikasi faktor-faktor risiko tersebut penting untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan komplikasi yang dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian ibu. Menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan gangguan pembekuan darah pada ibu postpartum. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 180 ibu postpartum dipilih menggunakan teknik consecutive sampling dari ruang nifas rumah sakit dan puskesmas. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan 95%. Gangguan pembekuan darah ditemukan pada 26,1% responden. Faktor yang berhubungan secara signifikan adalah usia ≥35 tahun (p=0,021), preeklampsia (p<0,001), persalinan seksio sesarea (p=0,014), obesitas (p=0,008), dan perdarahan postpartum (p<0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa preeklampsia merupakan faktor yang paling dominan (AOR=4,28; 95% CI=2,01–9,12). Preeklampsia, obesitas, usia maternal ≥35 tahun, persalinan seksio sesarea, dan perdarahan postpartum merupakan faktor risiko utama gangguan pembekuan darah pada ibu postpartum. Skrining faktor risiko sejak masa antenatal hingga postpartum diperlukan untuk mencegah komplikasi serius.

References

Asmirah, R., Rabuana, S., Warda M, Zhagira, T., & Cakrawati R, C. R. (2026). The Effect Of Whatsapp-Based Nursing Education On Hypertension Self-Management In The Elderly In Rural Areas. International Journal of Health Sciences, 4(2), 293–299. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1195

American College of Obstetricians and Gynecologists. Practice Bulletin No. 196: Thromboembolism in Pregnancy. Obstet Gynecol. 2018;132(1):e1–e17.

Bates SM, Rajasekhar A, Middeldorp S, McLintock C, Rodger MA, James AH, et al. American Society of Hematology 2018 guidelines for management of venous thromboembolism in pregnancy. Blood Adv. 2018;2(22):3317–3359.

Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.

D'Souza R, Ostro J, Shah PS, Silversides CK, Malhamé I, Murphy KE. Anticoagulation for pregnant women with mechanical heart valves. Cochrane Database Syst Rev. 2020;(6):CD010563.

Dr. Rahmat Pannyiwi, S.Kep, SKM, M.Kes; Dr. Djusmadi Rasyid, S.ST.,M.KES; Dr. Ns. Ady Purwoto, S.Kep, M.Kep, S.H, M.H; Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. No. ISBN: 978-623-09-3475-9. . https://agdosi.com/2023/05/15/askep-gawat-darurat/

James AH. Pregnancy-associated thrombosis. Hematology Am Soc Hematol Educ Program. 2009;2009(1):277–285.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Kubangun, N. A., Pannyiwi, R., Ningsih, W., Reffita, L. I., Mainassy, M. C., & Afrika, E. (2024). Pendidikan Kesehatan dan Sosialisasi GEMOI (Gemar Makan Ikan) pada Anak Anak SD Negeri Pantai Sumpang Binagae Kab. Barru. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 486–494. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.422

Leli, L., Arda, D., Fatimah, S., Juniarti, R. A., Jariyah, A., Hamzah, R. N., Safidni, E., Rosmiati, R., Hijrawati, H., Ernawati, E., & Rabuana, S. (2025). Terapi Sentuhan Pijat Bayi Untuk Merangsang Perkembangan Dan Pertumbuhan Bayi Di Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 248–255. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.571

Musdalifah, M., Yermi, Y., Adiaksa, B. W., Harlina, H., & Pudyastuti, R. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Melalui Pendekatan Epidemiologi Komunitas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 691–699. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.767

McLintock C. Thromboembolism in pregnancy: challenges and controversies. Blood Rev. 2022;54:100931.

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Rosmiati, R., Rabuana, S., & Safitri, N. (2026). Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pentingnya Antenatal Care (ANC). Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 679–687. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1069

Royal College of Obstetricians and Gynaecologists. Reducing the Risk of Venous Thromboembolism during Pregnancy and the Puerperium (Green-top Guideline No. 37a). London: RCOG; 2015.

Sultan AA, West J, Tata LJ, Fleming KM, Nelson-Piercy C, Grainge MJ. Risk of first venous thromboembolism in and around pregnancy. Br J Haematol. 2012;156(3):366–373.

World Health Organization. Recommendations on Maternal and Newborn Care for a Positive Postnatal Experience. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Trends in Maternal Mortality 2000–2023. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. WHO Recommendations for Prevention and Treatment of Postpartum Haemorrhage. Geneva: WHO; 2012.

World Health Organization. WHO Recommendations: Intrapartum Care for a Positive Childbirth Experience. Geneva: WHO; 2018.

World Health Organization. World Health Statistics 2024. Geneva: WHO; 2024.

Zhang J, Troendle J, Mikolajczyk R, Sundaram R, Beaver J, Fraser W. The natural history of labor and maternal outcomes. Obstet Gynecol. 2010;115(4):705–710.

Levi M, Hunt BJ. Disseminated intravascular coagulation: current concepts. N Engl J Med. 2024;390(5):451–463.

Greer IA. Pregnancy complicated by venous thrombosis. N Engl J Med. 2015;373(6):540–547.

Chan WS, Rey E, Kent NE, et al. Venous thromboembolism and antithrombotic therapy in pregnancy. J Obstet Gynaecol Can. 2014;36(6):527–553.

Society for Maternal-Fetal Medicine. Prevention and management of venous thromboembolism in pregnancy. Am J Obstet Gynecol. 2023;229(2):B2–B15.

Downloads

Published

2026-08-02

How to Cite

Rabuana, S., & Cakrawati R, C. R. (2026). Analisis Faktor Risiko Gangguan Pembekuan Darah Pada Ibu Postpartum. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1823–1831. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1401

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2