Model Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Dan Perilaku Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender
Keywords:
Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan, PerilakuAbstract
ABSTRACT
Gender-based violence is a public health issue affecting physical, psychological, social, and reproductive health outcomes. Prevention efforts require not only legal interventions but also improvements in reproductive health knowledge and understanding of gender equality.This study aimed to analyze the relationship between reproductive health knowledge, gender equality, and prevention behavior toward gender-based violence.This study used a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 100 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires measuring reproductive health knowledge, gender equality attitudes, and gender-based violence prevention behaviors. Data were analyzed using Chi-Square tests and logistic regression analysis.The results showed that 68% of respondents had good reproductive health knowledge, 65% demonstrated positive gender equality attitudes, and 62% showed good prevention behaviors. There were significant relationships between reproductive health knowledge and prevention behavior (p=0.002), as well as between gender equality attitudes and prevention behavior (p=0.001).Reproductive health knowledge and gender equality awareness are associated with better prevention behaviors toward gender-based violence. Strengthening reproductive health education and gender equality programs is important for preventing gender-based violence.
Keywords: Reproductive Health, Gender Equality, Gender-Based Violence, Prevention, Behavior
ABSTRAK
Kekerasan berbasis gender merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap fisik, psikologis, sosial, dan kesehatan reproduksi korban. Upaya pencegahan kekerasan berbasis gender tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan pemahaman mengenai kesetaraan gender dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi, kesetaraan gender, dan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap kesetaraan gender, dan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang baik, 65% memiliki pemahaman kesetaraan gender yang positif, dan 62% memiliki perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender yang baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender (p=0,002) serta antara kesetaraan gender dengan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender (p=0,001). Pengetahuan kesehatan reproduksi dan pemahaman kesetaraan gender berhubungan dengan peningkatan perilaku pencegahan kekerasan berbasis gender. Pendidikan kesehatan reproduksi dan penguatan nilai kesetaraan gender perlu ditingkatkan sebagai strategi pencegahan kekerasan.
Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan, Perilaku
References
Arda, D., Cakrawati R, C. R., Pratiwi, C., & Rahmat, R. A. (2026). Peran Perawat Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1300–1307. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1269
Connell RW. Gender and Power: Society, the Person and Sexual Politics. Cambridge: Polity Press; 2005.
Heise L. Violence against women: an integrated ecological framework. Violence Against Women. 1998;4(3):262-290.
Jewkes R. Intimate partner violence: causes and prevention. Lancet. 2002;359(9315):1423-1429.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Reproduksi Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2017.
Krug EG, Dahlberg LL, Mercy JA, Zwi AB, Lozano R. World Report on Violence and Health. Geneva: World Health Organization; 2002.
Marmot M, Allen J. Social determinants of health equity. American Journal of Public Health. 2014;104(Suppl 4):S517-S519.
Moser CON. Gender planning and development: theory, practice and training. London: Routledge; 1993.
Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Treasa, A. D., Subani, N. D., & Puspitarini, N. A. (2025). Peranan Orang Tua Dalam Memberikan Informasi Terhadap Persiapan Menghadapi Keluarnya Cairan Darah (Menarche) Pada Remaja Putri. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 665–670. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.684
United Nations. Declaration on the Elimination of Violence Against Women. New York: United Nations; 1993.
United Nations Population Fund. Sexual and Reproductive Health and Rights: An Essential Element of Universal Health Coverage. New York: UNFPA; 2019.
UN Women. Gender Equality and Women’s Empowerment: Framework for Action. New York: United Nations Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women; 2020.
World Health Organization. Global Status Report on Preventing Violence Against Children. Geneva: WHO; 2020.
World Health Organization. Responding to Intimate Partner Violence and Sexual Violence Against Women: WHO Clinical and Policy Guidelines. Geneva: WHO; 2013.
World Health Organization. Sexual Health, Human Rights and the Law. Geneva: WHO; 2015.
World Health Organization. Consolidated Guideline on Sexual and Reproductive Health and Rights. Geneva: WHO; 2022.
World Health Organization. Violence against women: health consequences and prevention strategies. Geneva: WHO; 2024.
World Health Organization. Violence Against Women Prevalence Estimates, 2018: Global, Regional and National Prevalence Estimates for Intimate Partner Violence and Non-Partner Sexual Violence. Geneva: WHO; 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cakrawati R Cakrawati R, Natalia Debi Subani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



