Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Bendungan ASI Pada Ibu Postpartum
Keywords:
Bendungan ASI, Ibu Postpartum, Menyusui, Faktor RisikoAbstract
ABSTRACT
Breast engorgement is a common condition among postpartum mothers characterized by breast swelling due to milk accumulation. This condition can cause pain and interfere with breastfeeding. This study aims to analyze factors influencing breast engorgement among postpartum mothers. A quantitative cross-sectional design was used involving 110 postpartum mothers. Variables included breastfeeding frequency, technique, family support, and maternal knowledge. Data were analyzed using chi-square and logistic regression. Results showed that improper breastfeeding technique (OR=3.9), low breastfeeding frequency (OR=3.5), and lack of knowledge (OR=2.8) significantly influenced breast engorgement (p<0.05). It is concluded that behavioral and knowledge factors play an important role in breast engorgement.
Keywords: Breast Engorgement, Postpartum, Breastfeeding, Risk Factors
ABSTRAK
Bendungan ASI merupakan kondisi umum pada ibu postpartum yang ditandai dengan pembengkakan payudara akibat penumpukan ASI. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, ketidaknyamanan, dan gangguan proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya bendungan ASI pada ibu postpartum. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 110 ibu postpartum. Variabel yang diteliti meliputi frekuensi menyusui, teknik menyusui, dukungan keluarga, dan pengetahuan ibu. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik menyusui yang tidak tepat (OR=3,9), frekuensi menyusui rendah (OR=3,5), dan kurangnya pengetahuan (OR=2,8) berpengaruh signifikan terhadap kejadian bendungan ASI (p<0,05). Disimpulkan bahwa faktor perilaku dan pengetahuan berperan penting dalam terjadinya bendungan ASI.
Kata Kunci: Bendungan Asi, Ibu Postpartum, Menyusui, Faktor Risiko
References
American College of Obstetricians and Gynecologists. Breastfeeding challenges. Washington DC: ACOG; 2020.
Apriani S. Hubungan perawatan payudara dengan kejadian bendungan ASI. J Medika Hutama. 2021;2(2):439–447.
Asikin, S. B., Yarnita, Y., & Rahmat, R. A. (2026). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Kehamilan Dini. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 889–896. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.1103
BKKBN. Kesehatan ibu dan anak serta menyusui. Jakarta: BKKBN; 2022.
Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL. Williams obstetrics. 25th ed. New York: McGraw-Hill; 2018.
Faridah F, Widyaningsih N. Pengaruh breast care terhadap pembengkakan payudara pada ibu nifas. J Kesehatan. 2022;2(3):851–860.
Fardiani W. Faktor yang menyebabkan terjadinya bendungan ASI pada ibu postpartum. J Kebidanan. 2025.
Fraser DM, Cooper MA. Myles textbook for midwives. 16th ed. London: Elsevier; 2020.
Fadhilah, I. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Bunde dalam Meningkatkan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas melalui Edukasi Kebidanan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 777–786. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.811
Gustrini R. Perawatan payudara untuk mencegah bendungan ASI pada ibu postpartum. Midwifery Care J. 2021;2(1):9–14.
Hardianti, R. N., & Bansu, I. A. (2024). Edukasi Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kelurahan Mafututu Kepulauan Tidore. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 101–107. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.541
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2023.
Kusumaningsih MR. Efektivitas kompres daun kubis terhadap bendungan ASI. J Kesehatan. 2023.
Manuaba IBG. Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB. Jakarta: EGC; 2015.
Mulia, M., Rosmiati, R., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., & Wijayanti, L. A. (2026). Bullying And Its Relationship To Anxiety, Depression, And Self-Esteem. International Journal of Health Sciences, 4(1), 61–67. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1097
Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2012.
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Prawirohardjo S. Ilmu kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka; 2016.
Reffita, L. I. (2025). Pengembangan Program Kesehatan Reproduksi Remaja untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Remaja tentang Kesehatan Reproduksi. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 892–901. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.826
Saifuddin AB. Buku panduan praktis pelayanan kesehatan maternal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka; 2014.
Setyowati. Asuhan keperawatan maternitas. Jakarta: EGC; 2016.
Wahyuni, S., Latif, S. A., Rihi, P., Mildaratu, M., & Hilal, A. (2023). Hubungan Sikap Dengan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 176–182. https://doi.org/10.59585/bajik.v2i1.245
World Health Organization. Breastfeeding and maternal health. Geneva: WHO; 2020.
World Health Organization. Maternal and newborn health. Geneva: WHO; 2019.
Yusrah T, Sunarsih N. Pengaruh perawatan payudara terhadap bendungan ASI pada ibu postpartum. J Kebidanan. 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cakrawati R, Maria Septiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



