Pengaruh Pelatihan Basic Life Support (BLS) Terhadap Kesiapsiagaan Perawat Dalam Penanganan Henti Jantung
Keywords:
Basic Life Support, BLS, Kesiapsiagaan Perawat, Henti Jantung, Pelatihan KegawatdaruratanAbstract
ABSTRACT
Cardiac arrest is a life-threatening emergency that requires immediate and appropriate intervention to improve patient survival. Nurses, as frontline healthcare providers, play a crucial role in initiating resuscitation through Basic Life Support (BLS). BLS training is essential to enhance nurses’ knowledge, skills, and preparedness in managing cardiac arrest cases. This study aimed to determine the effect of Basic Life Support (BLS) training on nurses’ preparedness in handling cardiac arrest.
This study employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 40 nurses selected using purposive sampling. Data were collected using preparedness questionnaires and BLS skill observation sheets before and after training. Data were analyzed using the Paired Sample t-Test with a significance level of 95%.
The results showed that the mean preparedness score increased from 65.20 ± 8.14 before training to 84.75 ± 6.32 after training. The Paired Sample t-Test yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of BLS training on nurses’ preparedness in managing cardiac arrest.
In conclusion, BLS training is effective in improving nurses’ preparedness and should be conducted regularly as part of professional competency development programs.
Keywords: Basic Life Support, BLS, Nurse Preparedness, Cardiac Arrest, Emergency Training
ABSTRAK
Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan segera dan tepat untuk meningkatkan peluang keselamatan pasien. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang sering berada di garis depan pelayanan memiliki peran penting dalam melakukan tindakan resusitasi awal melalui Basic Life Support (BLS). Pelatihan BLS diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi kasus henti jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Basic Life Support (BLS) terhadap kesiapsiagaan perawat dalam penanganan henti jantung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 40 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan dan lembar observasi keterampilan BLS sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat signifikansi 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesiapsiagaan perawat sebelum pelatihan adalah 65,20 ± 8,14 dan meningkat menjadi 84,75 ± 6,32 setelah pelatihan. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pelatihan Basic Life Support terhadap kesiapsiagaan perawat dalam penanganan henti jantung.
Disimpulkan bahwa pelatihan BLS efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat sehingga perlu dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.
Kata Kunci: Basic Life Support, BLS, Kesiapsiagaan Perawat, Henti Jantung, Pelatihan Kegawatdaruratan
References
American Heart Association. Highlights of CPR and ECC guidelines. Dallas: AHA; 2020.
Arikunto S. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Abdurrahman , A., Bustami , B., Mutiah, C., Rahmat, R. A., & Asrianto, A. (2026). Comparison Of Conventional And Modern Wound Care Methods In Diabetes Mellitus Patients. International Journal of Health Sciences, 4(2), 456–466. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/IJHS/article/view/1234
Berman A, Snyder S. Kozier & Erb's fundamentals of nursing. 11th ed. New York: Pearson; 2021.
Creswell JW. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. California: Sage Publications; 2014.
Hidayat AAA. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika; 2020.
Ignatavicius DD, Workman ML. Medical-surgical nursing. St Louis: Elsevier; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan kegawatdaruratan. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.
Lewis SL, Bucher L. Medical-surgical nursing. St Louis: Elsevier; 2020.
M. Khalid Fredy Saputra ; Sri Wahyuni ; Anisa Ramadhani Kusumastiti ; Sahat Manampin Siahaan ; Dr. Syafruddin ; Dr. Muh. Risal Tawil ; Lusyana Aripa ; Dr. Syaiful Bachri ; Devin Mahendika ; Nurul Dwi Ariani, (2024). INTRODUCTION TO HOSPITAL ADMINISTRATION (Unraveling the Complexities of Effective Healthcare Management and Pioneering Patient-Centered Care). No. ISBN: 978-623-10-8616-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2024/12/15/introduction-to-hospital-administration-unraveling-the-complexities-of-effective-healthcare-management-and-pioneering-patient-centered-care/
Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Potter PA, Perry AG. Fundamentals of nursing. 9th ed. St Louis: Elsevier; 2017.
Putri, J. C. A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Analisis Risiko Perdarahan Postpartum Akibat Atonia Uteri Pada Ibu Pasca Persalinan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1234–1241. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1289
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Roll Back Malaria Partnership. Malaria prevention and vector control. Geneva: RBM; 2022.
Rapang, A., Putri, J. C. A., Periselo, H., & Tarnoto, T. (2026). Penguatan Posyandu Melalui Kolaborasi Bidan Desa Dan Kader Kesehatan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1374–1383. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1280
Setiadi. Konsep dan praktik penulisan riset keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2018.
Smeltzer SC, Bare BG. Brunner and Suddarth's textbook of medical-surgical nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2019.
Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
Suryani. Manajemen kegawatdaruratan dalam keperawatan. Jakarta: EGC; 2019.
Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat (2025). NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/
Tri Ayu ; Devin Mahendika ; Nurul Aini Suria Saputri ; Dr. M. Risal Tawil ; Suratno Kaluku ; Cut Mutia Tatisina ; Egy Sunanda Putra ;Lili Amaliah ; Dr. Dwi Moerjoedianto ; Dr. Djusmadi Rasyid ; Lina yunita, (2023). Sociocultural Dynamics of Health. No. ISBN: 978-623-09-8156-2. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2024/01/30/sociocultural-dynamics-of-health/
Timby BK. Fundamental nursing skills and concepts. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
World Health Organization. Basic emergency care course. Geneva: WHO; 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Djunaedi Djunaedi, Marlin Eppang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



