Penguatan Posyandu Melalui Kolaborasi Bidan Desa Dan Kader Kesehatan

Authors

  • Arnita Rapang Institut Toraja Raya Indonesia
  • Jean Christy Ade Putri Institut Toraja Raya Indonesia
  • Helen Periselo Universitas Kurnia Jaya Persada Palopo
  • Tenny Tarnoto Institut Toraja Raya Indonesia

Keywords:

Posyandu, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Kolaborasi

Abstract

ABSTRACT

Integrated Health Service Posts (Posyandu) are community-based health service programs that play a significant role in improving the health status of mothers, infants, children, adolescents, and older adults. However, Posyandu implementation in many areas still faces challenges, including limited cadre capacity, low community participation, and inadequate coordination among healthcare providers. Collaboration between village midwives and community health cadres is a strategic approach to strengthening Posyandu services. This Community Service Program aimed to improve the capacity of health cadres and strengthen collaboration between village midwives and health cadres in Posyandu implementation. The methods included education, training, service simulations, cadre mentoring, and evaluations through pre-tests and post-tests. A total of 35 participants consisting of village midwives and health cadres attended the program. The results showed an increase in the average knowledge score from 61.8 before the intervention to 88.4 after the intervention. Participants also demonstrated improved skills in implementing the five-table Posyandu system, recording and reporting activities, and delivering health education to the community. Enhanced collaboration between village midwives and health cadres contributed to more effective Posyandu services. This program is expected to support the improvement of community health services through sustainable strengthening of Posyandu institutions.

Keywords: Posyandu, Village Midwife, Health Cadres, Collaboration

ABSTRAK

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi, balita, remaja, dan lanjut usia. Namun, pelaksanaan Posyandu di berbagai wilayah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas kader, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurang optimalnya koordinasi antar pelaksana pelayanan kesehatan. Kolaborasi antara bidan desa dan kader kesehatan menjadi strategi penting dalam memperkuat fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan memperkuat sinergi antara bidan desa dan kader dalam penyelenggaraan Posyandu. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan, simulasi pelayanan Posyandu, pendampingan kader, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 kader kesehatan dan bidan desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 61,8 menjadi 88,4 setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan kader dalam pelaksanaan sistem lima meja Posyandu, pencatatan dan pelaporan, serta komunikasi kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi yang lebih baik antara bidan desa dan kader kesehatan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Posyandu. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan kelembagaan Posyandu yang berkelanjutan.

Kata Kunci: Posyandu, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Kolaborasi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmito W. Sistem kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers; 2018.

Asikin, S. B., Tarnoto, T., Subani, N. D., Nurhayati, N., Rahmat, R. A., & R, C. (2025). Penyuluhan Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Dan Keselamatan Ibu Hamil. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 228–238. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i1.932

A. M. Multazam Mustari, (2024). Keluarga Berencana: Dinamika, Tantangan, dan Harapan Masa Depan. No. ISBN: 978-634-96389-2-0. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2024/06/20/program-keluarga-berencana-dinamika-tantangan-dan-harapan-masa-depan/

Agustina R, Sari IP. Peran kader kesehatan dalam meningkatkan cakupan pelayanan Posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2021;16(2):85–92.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman umum pengelolaan Posyandu. Jakarta: Depkes RI; 2011.

Dewi Parwati ; Kiki Uniatri Thalib ; Astin Nur Hanifah, dkk (2024). ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS (Layanan Kesehatan Ibu dan Balita Dalam Keluarga). No. ISBN: 978-634-04-1962-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2024/07/29/asuhan-kebidanan-komunitas-layanan-kesehatan-ibu-dan-balita-dalam-keluarga/

Efendi F, Makhfudli. Keperawatan kesehatan komunitas: teori dan praktik dalam keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2018.

Hidayat AAA. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika; 2021.

Hanifah, A. N., Anwar, W., Rahmat, R. A., & Tenny Tarnoto. (2026). Effectiveness Of Incubators On Physiological Stability Of Premature Babies. International Journal of Health Sciences, 4(1), 190–197. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1146

Ismawati C. Posyandu dan desa siaga: panduan untuk bidan dan kader. Yogyakarta: Nuha Medika; 2019.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku kader Posyandu. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman penyelenggaraan Posyandu era transformasi layanan primer. Jakarta: Kemenkes RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk teknis Posyandu dalam transformasi layanan primer. Jakarta: Kemenkes RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.

Mubarak WI, Chayatin N. Ilmu kesehatan masyarakat: teori dan aplikasi. Jakarta: Salemba Medika; 2019.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Notoatmodjo S. Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2017.

Purwoastuti E, Walyani ES. Kebidanan komunitas. Yogyakarta: Pustaka Baru Press; 2020.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Prawirohardjo S. Ilmu kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2016.

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243.

https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Susilowati D. Penguatan kapasitas kader kesehatan dalam pengelolaan Posyandu melalui pelatihan berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat. 2022;4(1):25–32.

UNICEF. Community health and integrated service delivery for mothers and children. New York: UNICEF; 2022.

World Health Organization. Primary health care and community participation: strengthening community-based health services. Geneva: WHO; 2021.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Rapang, A., Putri, J. C. A., Periselo, H., & Tarnoto, T. (2026). Penguatan Posyandu Melalui Kolaborasi Bidan Desa Dan Kader Kesehatan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1374–1383. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1280