Analisis Penerapan Manajemen Risiko Berdasarkan Enam Potensi Bahaya Di Ruang Pelayanan Penunjang UPT Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan
Analysis of Risk Management Implementation Based on Six Potential Hazards in the Support Service Unit of the Dadi Regional Special Hospital, South Sulawesi Province
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1769Keywords:
Manajemen Risiko, Enam Potensi Bahaya, Pelayanan PenunjangAbstract
Manajemen risiko penting untuk melindungi tenaga kesehatan dari berbagai potensi bahaya di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko berdasarkan enam potensi bahaya, yaitu fisik, kimia, biologi, ergonomi, psikososial, dan keselamatan. Penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sequential explanatory, melibatkan 87 responden dan 10 informan pada delapan instalasi pelayanan penunjang. Data kuantitatif dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan uji Chi-Square, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa 45 responden (51,7%) menilai penerapan manajemen risiko dalam kategori kurang dan 42 responden (48,3%) dalam kategori baik. Bahaya fisik berhubungan signifikan dengan penerapan manajemen risiko (p=0,008), demikian pula bahaya ergonomi (p=0,011) dan psikososial (p=0,039). Bahaya kimia, biologi, dan keselamatan juga ditemukan dengan pengendalian yang belum optimal. Secara kualitatif, rumah sakit telah memiliki kebijakan, SPO, identifikasi dan grading risiko, tetapi pelaksanaan, monitoring, evaluasi, ketersediaan SDM, kepatuhan SOP/APD, pemeliharaan fasilitas, dan tindak lanjut masih belum konsisten. Penguatan pengendalian enam potensi bahaya, penanggung jawab K3RS yang jelas, pelatihan berkala, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan keselamatan tenaga kerja.
References
KEMENKES. Penerapan Manajemen Risiko. (2019) Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2019 tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan Kementerian Kesehatan.
Wandira, S., Fachrin, S. A., & Muhsanah, F. (2023). Gambaran penerapan keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (K3RS) di RSUD Lapatarai Kabupaten Barru. Window of Public Health Journal, 4(2), 172–178.
WHO. (2022). Occupational health: health workers. Safeguarding the health, safety and well-being of health workers.
Puspandhani, M. E. et al. (2023). Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS). Media Sains Indonesia.
Apriliani, E. D. (2023). Tinjauan penerapan manajemen risiko di ruang filling Rumah Sakit Griya Husada Madiun. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 8(1), 1–7.
Apriliani, E. D. et al. (2023). Kajian penerapan manajemen risiko pada tingkat unit pelayanan rumah sakit.
Prah, J. K. (2024). Assessment of occupational risks and health hazards among healthcare workers in a Ghanaian hospital. Unnes Journal of Public Health, 13(2).
Zhang, et al. (2022). Pendekatan HealthWISE dalam identifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada fasilitas kesehatan.
Utami, F. I., & Sugiharto. (2020). Identifikasi bahaya fisik, mekanik, kimia dan risiko. Higeia Journal of Public Health Research and Development.
Nadillah, S., Nuraeni, S., & Oktorida, R. (2022). Pentingnya pemahaman bahaya bahan kimia serta hubungan dengan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium. Jurnal Analis Laboratorium Medik.
Doda, D. V. D., & Pangaribuan, M. (2022). Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Hazard/Bahaya di Tempat Kerja. CV Patra Media Grafindo Bandung.
Syafira, S., & Cahyono, A. (2020). Analisis risiko dan keluhan ergonomi pada pekerja New Instalation Lift PT.X. Binawan Student Journal, 2(3).
Selin Hosana Siagian. (2022). Bahaya potensial dan pengendalian bahaya di perkebunan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1).
Radiansyah, A., & Rasuwin, A. (2025). Pengantar Manajemen Risiko. CV Dunia Penerbit Buku.
Sinaga, E. M., & Jayanti, S. E. (2022). Buku Ajar Manajemen Risiko. PT Inovasi Pratama Internasional.
Yusnita, R. R. et al. (2024). Manajemen Risiko. PT Mafy Media Literasi Indonesia.
Arta, I. P. S. et al. (2021). Manajemen Risiko: Tinjauan Teori dan Praktis. Penerbit Widina Bhakti Persada Bandung.
Salim, M. A., & Siswanto, A. B. (2022). Manajemen Risiko K3 Konstruksi.
Tanjung, R. et al. (2022). K3 Rumah Sakit. PT Global Eksekutif Teknologi.
Sudirwo, S. E. M. M. et al. (2025). K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). PT Green Pustaka Indonesia.
Ma’arif, I. et al. (2025). Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Lingkungan Kerja. CV Future Science.
Ningsih, K. P. (2024). Manajemen Risiko. Journal Corner and Publishing.
Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. (2025). Laporan Kasus Kecelakaan Akibat Kerja.
Kepegawaian RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. (2026). Data Pegawai dan Data Instalasi RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.
Mahasiswa PBL Hiperkes Makassar. (2023–2025). Laporan hasil pengukuran kebisingan dan pencahayaan di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasnih Hasnih, Siti Nurfaizah, Muh.Ilyas Nur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




