Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Kepedulian Masyarakat Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue Keling

Authors

  • Tri Enik Pujiati Universitas Safin Pati
  • Yeni Rusyani Universitas Safin Pati
  • Luluk Dermawan Universitas Safin Pati

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1516

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Kepedulian Masyarakat, DBD

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Infeksi diakibatkan oleh virus dengue. Gejala DBD yaitu demam naik turun, gusi, mulut, sakit pada ulu hati terus menerus dan memar di kulit. Di Indonesia DBD salah satu masalah kesehatan masyarakat karena penderitanya tiap tahun semakin meningkat. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat kepedulian masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre eksperimen. Sampel penelitian ini berjumal 277 orang responden dengan random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan 15 kuesioner kepedulian dalam pemberantasan (PSN). Analisi data yang dilakukan didapat hasil wilcoxom signed rank test diperoleh asymp. Sig (2-tailed), sebesar 0,002(0<0,050 sehingga H0 ditolah dan H1 dierima. Hasil Penelitian: Sebelum edukasi, responden berkepedulian tinggi sebanyak 152 orang (54,87%), sedang 105 orang (37,91%), dan rendah 20 orang (7,22%). Setelah edukasi, terjadi peningkatan: kepedulian tinggi naik menjadi 237 orang (85,56%), sedang 30 orang (10,83%), dan rendah turun menjadi 10 orang (3,61%). Uji Wilcoxon menunjukkan \(p=0,001 < 0,05\), berarti terdapat pengaruh signifikan dari edukasi terhadap tingkat kepedulian. Simpulan: Terdapat pengaruh signifikan atara edukasi kesehatan dan tingkat kepedulian masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD di Desa Klepu

References

Andika, Fauziah et al. 2022. “Edukasi Tentang Isu Permasalahan Kesehatan Di Indonesia Bersama Calon Tenaga Kesehatan Masyarakat Provinsi Aceh

Education about Health Issues in Indonesia with Candidate for Public Health Aceh Province.” Jurnal Pengabdian Masyarakat (Kesehatan) 4(1): 39–44.

Astuti, F. D., Mahendra, M. A., Wahyuningtyas, R., Izhati, Q. A., Cahmawati, W., Saputri, E. I.,& Fauziah, K. (2022). Juru Pemantau Jentik Anak Sebagai Upaya Pemberantasan Penyakit DBD di Dusun Plumbon, Banguntapan, Bantul. JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA, 1(3), 25–28.

Adam, A., Alim, A., Edison Nufninu, R., Zamli, & Bahri, S. (2026). Strengthening Oral Health and Oral Hygiene Behaviour among School-Aged Children through the Healthier Smiles Phase 7 Programme: Results of an End-line Assessment in North Luwu and East Luwu Regencies, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Health Sciences, 4(3), 696–709. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1407

Debora, S DKK (2022), Mnggatakan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3m Plus, Jurnak Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), (53, 71-717, Https://Ejurnal,alahayati Ac.Id/Index.Php/Kreativita/Article/View/5130

Dhefiana. T., Damaramusseng A., & Hansen (2023). Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)Sebagai Upaya Pencegahan Dbd. Kaibon Asbhinaya:Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1),34-39, Https:/Doi.Org/10.30656/La.V5i1.4537

Dinas Kesehtan kabupaten sleman,”Profil Kesehatan Kabupaten Sleman tahun 2020,”Profil Kesehatan kabupaten Sleman tahun 2020,no.0274,p.865000,2020

Kurniawati, R, (2022), Pemberantasan Sarang Nyamuk 3m plus Sebagai Upaya Preventif Demam Berdarah Dengue. Journal Of Character Education Society, 3(3),563-570.

Kemenkes RI, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019, Vol.42, no.4.2020

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 Jakarta:Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 2021

M Kurniawan. 2022. Metode Penelitian. Kampus kwik Kian Gie.

Repository STEI. Metode Penelitian Menurut Notoadmodjo 2022. Diakses respotory.upi.edu

Mardamsyah, A., Saragih, H., Rachman, A., & Pannyiwi, R. (2024). Pembuatan Posyandu Latsitarda Nusantara ke-XLIV/202 Pada Masyarakat Pinggir Sungai Mahakam Balikpapan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 408–415. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i3.385

P.I. LISTYORINI, “Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) pada masyarakat Karangjati kabupaten Blora,”Rekam Medis Dan Inform. Kesehatan., vol.6. 1, pp.6-15,2016

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

P.Artini.”pencegahan dbd di tengah pandemi Covid 19,”Dinas Kesehatan. Kabupaten Karangasem, pp.1-19 2021

T.W. Sukesi. “Pemberantasan penyakit demam berdarah dengue (dbd) dengan pemberdayaan masyarakat melalui model jumantik mandiri dengan aplikasi ovitrap di Sleman Yogyakarta (Study Bio Social, Behavior),”Universitas Gadjah Mada, 2019

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Pujiati, T. E., Rusyani, Y., & Dermawan, L. (2026). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Kepedulian Masyarakat Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue Keling. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 680–689. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1516

Most read articles by the same author(s)