Hubungan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Dengan Kejadian Komplikasi Kehamilan Pada Trimester III

Authors

  • Hasrianti Hasrianti Universitas Megaresky
  • Dian Meiliani Yulis Universitas Megaresky
  • Sutrani Syarif Universitas Megarezky
  • Nurqalbi SR Nurqalbi SR Universitas Megarezky

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1406

Keywords:

Antenatal Care, Kepatuhan; Komplikasi Kehamilan, Trimester III, Kesehatan Ibu.

Abstract

Latar Belakang: Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil secara terencana dan berkesinambungan untuk memantau kondisi ibu dan janin, mendeteksi faktor risiko, serta mencegah terjadinya komplikasi kehamilan. Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar berperan penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Namun, masih terdapat ibu hamil yang tidak melakukan kunjungan ANC secara lengkap sehingga komplikasi kehamilan sering terlambat terdeteksi, terutama pada trimester III. Tujuan: Menganalisis hubungan kepatuhan kunjungan Antenatal Care dengan kejadian komplikasi kehamilan pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui telaah buku KIA, rekam medis, dan kuesioner karakteristik responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil: Sebagian besar responden patuh melakukan kunjungan ANC sesuai standar (71,7%). Kejadian komplikasi kehamilan ditemukan pada 25,8% responden. Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan kunjungan ANC dengan kejadian komplikasi kehamilan pada trimester III (p = 0,002). Kesimpulan: Kepatuhan kunjungan ANC berhubungan secara signifikan dengan kejadian komplikasi kehamilan pada trimester III. Ibu hamil yang patuh melakukan kunjungan ANC sesuai standar memiliki risiko lebih rendah mengalami komplikasi kehamilan dibandingkan ibu yang tidak patuh.

References

Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.

Dinas Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Gabbe SG, Niebyl JR, Simpson JL, Landon MB, Galan HL, Jauniaux ERM, et al. Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. 8th ed. Philadelphia: Elsevier; 2021.

Hilal, A., Yulis, D. M., Latif, S. A., Mainassy, M. C., Nuryati, A., & Dewi, C. (2024). Pendidikan Kesehatan dan Sosialisasi terhadap persoalan kesehatan Jentik Nyamuk Sejak Dini di Daerah Antang sebagai Tempat Pembuangan Sampah. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 639–647. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.482

Herdiani, R., Pannyiwi, R., & Ramli, R. (2025). Effectiveness Of The Accreditation Program On Improving The Quality Of Services At Community Health Center X. International Journal of Health Sciences, 3(4), 913–920. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.950

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.

K, H., Mayasari, E., Serli, S., Werdyaningsih, E., & Yulis, D. M. (2025). Efektivitas Kampanye Promosi Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Perilaku Sehat Masyarakat. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.782

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Kubangun, N. A., Pannyiwi, R., Ningsih, W., Reffita, L. I., Mainassy, M. C., & Afrika, E. (2024). Pendidikan Kesehatan dan Sosialisasi GEMOI (Gemar Makan Ikan) pada Anak Anak SD Negeri Pantai Sumpang Binagae Kab. Barru. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 486–494. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.422

Manuaba IBG, Manuaba IBGF, Manuaba IBG. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. Jakarta: EGC; 2019.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Prawirohardjo S. Ilmu Kebidanan. Edisi ke-5. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2020.

Saifuddin AB, Affandi B, Baharuddin M, dkk. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2020.

Sudaryono, S., Manurung, H., & Pannyiwi, R. (2024). The European Union’s (Eu) Contribution As A Global Defense And Security Actor In The International System. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 43–57. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i1.532

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

United Nations Children's Fund. Maternal and Newborn Health. New York: UNICEF; 2023.

United Nations Population Fund. State of World Population 2023. New York: UNFPA; 2023.

World Health Organization. Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience. Geneva: WHO; 2016.

World Health Organization. Standards for Improving Quality of Maternal and Newborn Care in Health Facilities. Geneva: WHO; 2022.

World Health Organization. Trends in Maternal Mortality 2000–2023. Geneva: WHO; 2024.

World Health Organization. WHO Recommendations on Maternal Health. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. World Health Statistics 2024. Geneva: WHO; 2024.

Downloads

Published

2026-08-02

How to Cite

Hasrianti, H., Yulis , D. M., Syarif , S., & Nurqalbi SR , N. S. (2026). Hubungan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Dengan Kejadian Komplikasi Kehamilan Pada Trimester III. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1840–1846. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1406