Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Penyakit Diare di Lingkungan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.901Keywords:
PHBS, Diarrhea, Hygiene Behavior, Sanitation, Public HealthAbstract
Diarrheal disease remains a public health problem with a high prevalence in Indonesia, particularly in environments with poor hygiene and sanitation practices. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) plays a crucial role in preventing diarrhea through handwashing, hygienic food preparation, and good environmental sanitation. This study aims to analyze the relationship between PHBS behavior and the incidence of diarrhea in the community.
The study used a cross-sectional study design, with a sample of 100 households in District X selected using cluster random sampling. Data were collected through PHBS questionnaires, home sanitation observations, and medical records or interviews regarding diarrheal episodes in the past month. Data analysis used the Chi-square test to determine the relationship between variables.
The results showed that families with good PHBS behaviors had a lower incidence of diarrhea than families with poor PHBS behaviors (p = 0.002; OR = 0.35). Conclusion: There is a significant relationship between PHBS behaviors and the incidence of diarrhea in the community. Education and health promotion related to PHBS are crucial for reducing the prevalence of diarrhea.
References
Fauziah, R., & Rahmawati, P. (2021). Analisis perilaku hidup bersih dan sehat pada pencegahan penyakit menular. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 112–120.
Hapsari, A., & Wahyuni, D. (2021). Pengaruh perilaku PHBS terhadap kesehatan keluarga: Studi di kota Y. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3), 145–152.
Hidayat, A., & Lestari, D. (2020). Pengaruh kegiatan kelompok terhadap kesehatan masyarakat: Studi kasus pencegahan diare. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 89–97.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman PHBS di Rumah Tangga. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17
Nugroho, S., & Lestari, R. (2019). Sanitasi rumah tangga dan kejadian diare pada anak balita di desa X. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 55–63.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Hubungan Peran Keluarga Dengan Perilaku Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 184–190. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.855
Pramono, R., & Nurhayati, E. (2021). Hubungan perilaku higienis dengan kejadian diare di panti asuhan. Jurnal Keperawatan Gerontik, 5(1), 55–63.
Putra, T., & Hidayat, F. (2019). Hubungan praktik higiene keluarga dengan kejadian diare anak balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(2), 45–52.
Putri, N., & Wulandari, T. (2021). Aktivitas fisik dan perilaku hidup bersih sebagai faktor pencegah diare pada anak. Jurnal Keperawatan Komunitas, 10(3), 120–128.
Rahman, F., & Sari, D. (2020). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare di masyarakat perkotaan. Jurnal Keperawatan Gerontologi, 8(2), 77–85.
Rosdiana, R., Sahabuddin, S., Sallo, A. K. M. (2025). Efektivitas Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Masyarakat. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 713–719. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.695
Rosdiana, R., Surtikanti, S., S, A. S., (2025). Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Risiko Obstetri Akibat Pernikahan Dini. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 89–100. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i1.878
Santoso, B., & Wardhani, P. (2019). Review literatur: Intervensi PHBS dalam pencegahan penyakit diare. Jurnal Keperawatan Modern, 11(4), 201–209.
Solihin, S., Pannyiwi, R., Zaenal, Z., & Naka, A. S. B. (2023). Penyuluhan Kesehatan Dengan Kejadian HIV/AIDS/AIDS Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Sorong Papua. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 89–95. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.246
Sari, M., & Lestari, D. (2020). Perilaku cuci tangan dan kejadian diare pada anak balita. Jurnal Kesehatan Anak, 6(2), 77–85.
Sunanto, S., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2025). The Effect of Night Shift Work on Nurses’ Fatigue and Work Concentration in the Emergency Department. International Journal of Health Sciences, 3(4), 606–613. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.867
Susanti, I., & Rahmawati, F. (2022). Efektivitas edukasi PHBS terhadap penurunan kejadian diare: Studi quasi-eksperimental. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 17(1), 33–42.
Utami, S., & Lestari, R. (2022). Dukungan sosial dan perilaku PHBS terhadap kejadian diare di masyarakat. Jurnal Kesehatan Komunitas, 12(1), 55–63.
World Health Organization. (2021). Diarrhoeal disease: Key facts. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rosdiana Rosdiana, Rahmat Pannyiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



