Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Tugu Kabupaten Klaten

Authors

  • Eka Septianawati Universitas Safin Pati
  • Dwi Puji Astuti Universitas Safin Pati
  • Sony Factarun Universitas Safin Pati

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1536

Keywords:

Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, Lansia

Abstract

Kualitas hidup lansia merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan secara fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Desa Tugu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 79 lansia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Medical Outcomes Study Social Support Survey (MOS-SSS) untuk dukungan keluarga dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga dan kualitas hidup pada kategori sedang masing-masing sebesar 49,4%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia (r = 0,717; p = 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima lansia, maka semakin baik pula kualitas hidupnya. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Desa Tugu, sehingga keterlibatan keluarga dalam perawatan lansia perlu terus ditingkatkan.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik penduduk lanjut usia 2023. Badan Pusat Statistik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Analisis lanjut usia di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Martina, S. E., Gultom, R., Sinaga, J., & Keren, K. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari di Desa Suka Makmur Kabupaten Langkat. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 267–274. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/19898

Purwati, A. E., Asmarani, S. U., Dewi, S. W. R., & Hidayat, N. (2023). Peningkatan kualitas hidup lansia melalui pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah dan edukasi menggunakan media informasi. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 164–169. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i3.242

Santini, Z. I., Jose, P. E., York Cornwell, E., Koyanagi, A., Nielsen, L., Hinrichsen, C., & Koushede, V. (2020). Social disconnectedness, perceived isolation, and symptoms of depression and anxiety among older adults. The Lancet Public Health, 5(1), e62–e70. https://doi.org/10.1016/S2468-2667(19)30274-8

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wibowo, A. E. (2021). Metodologi penelitian: Pegangan untuk menulis karya ilmiah. Penerbit Insania.

World Health Organization. (2023). Mental health of older adults. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Progress report on the United Nations Decade of Healthy Ageing, 2021–2023. World Health Organization.

World Health Organization. (2024). Ageing and health. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Septianawati, E., Astuti, D. P., & Factarun, S. (2026). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Desa Tugu Kabupaten Klaten. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 789–796. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1536

Most read articles by the same author(s)