Pengembangan Pendidikan Seksualitas Komprehensif Berbasis Biologis, Psikososial, Dan Moral Untuk Meningkatkan Ketahanan Remaja Terhadap Perilaku Seks Berisiko

Authors

  • Cakrawati R Cakrawati R Poltekkes Ummi Khasanah
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa Makassar
  • Natalia Debi Subani Poltekkes Kemenkes Kupang

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1479

Keywords:

Pendidikan Seksualitas Komprehensif, Biologis, Psikososial, Moral, Perilaku Seks Berisiko

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, sosial, dan moral yang dapat memengaruhi sikap seksual serta kemampuan mengambil keputusan. Keterbatasan akses terhadap pendidikan seksualitas yang komprehensif dan berbasis informasi ilmiah dapat menyebabkan kesalahpahaman, sikap yang kurang tepat, dan kerentanan terhadap perilaku seksual berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikap seksual remaja sebagai dasar pengembangan pendidikan seksualitas komprehensif yang mengintegrasikan aspek biologis, psikososial, dan moral. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif potong lintang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan biologis, aspek psikososial, nilai moral, serta sikap terhadap seksualitas dan perilaku seksual berisiko. Penelitian melibatkan kurang dari 100 responden remaja; atau sebanyak 80 responden. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan bahwa 38,8% responden memiliki pengetahuan tinggi, 43,7% memiliki pengetahuan sedang, dan 17,5% memiliki pengetahuan rendah. Pada variabel sikap, sebanyak 62,5% responden menunjukkan sikap positif terhadap perilaku seksual yang bertanggung jawab, sedangkan 37,5% menunjukkan sikap kurang positif. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara pengetahuan dan sikap terhadap seksualitas yang bertanggung jawab (p < 0,05). Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan seksualitas komprehensif tidak seharusnya hanya berfokus pada aspek biologis, tetapi juga perlu mengintegrasikan keterampilan psikososial, nilai moral, pengambilan keputusan, komunikasi, dan penghargaan terhadap batasan diri. Pendekatan tersebut berpotensi meningkatkan kemampuan remaja dalam mengambil keputusan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kesehatan.

Author Biography

Cakrawati R Cakrawati R, Poltekkes Ummi Khasanah

Program Studi Kebidanan

References

Badan Pusat Statistik, UNFPA. Kajian fertilitas remaja umur 10–14 tahun di Indonesia: hasil Long Form SP2020. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2023.

Chalasani S, Rumble L, Banati P, Bastien S, Luna JR, Petroni S. Adolescents and the International Conference on Population and Development at 30. Lancet Child Adolesc Health. 2024;8(11):e1-e2.

Fleary SA, Joseph P, Pappagianopoulos JE. Adolescent health literacy and health behaviors: a systematic review. J Adolesc. 2018;62:116-27.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, UNFPA. Modul pendidikan kesehatan reproduksi remaja tingkat SMP dan sederajat. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2022.

Lassi ZS, Rahim KA, Stavropoulos AM, et al. Use of contraceptives, empowerment and agency of adolescent girls and young women: a systematic review and meta-analysis. BMJ Sex Reprod Health. 2024;50(3):195-211.

Mita Arnika ; Mahar Muharram Hamzah Assabrun Malik ; Sri Hariati Mustari ; Erlina HB ; Andi Mutiah Sari, dkk (2024). Administrasi Rumah Sakit. No. ISBN: 978-623-10-3149-5. Penerbit AGDOSI. https://agdosi.com/2024/08/12/administrasi-rumah-sakit/

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Qudratullah, F., Pudyastuti, R. R., Subani, N. D., Herlina, H., & Rahmat, R. A. (2025). The Influence of Education and Attitude of Pregnant Women on Antenatal Care Visits at Health Centers. International Journal of Health Sciences, 3(2), 311–314. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i2.672

Riskesdas. Laporan nasional riset kesehatan dasar Indonesia. Jakarta: Badan Litbang Kesehatan; 2023.

Rini Herdiani, Sutriyani, Rahmat Pannyiwi, Rezqiqah Aulia Rahmat, (2026). Buku Ajar Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan, No. ISBN: 978-634-96915-1-2. Penerbit AGDOSI. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-manajemen-mutu-pelayanan-kesehatan/

Rahmat, R. A., & Asrianto, A. (2026). Comparison Of Conventional And Modern Wound Care Methods In Diabetes Mellitus Patients. International Journal of Health Sciences, 4(2), 456–466. https://jurnal.agdosi.com/index.php/IJHS/article/view/1234

Setiyorini A, et al. Development and validation of Adolescent Sexual and Reproductive Health-Knowledge, Attitude, and Self-Efficacy Questionnaires (ASRH-KASeQ). Int J Adolesc Med Health. 2024;36(4):351-8.

Sukys S, Kuzmarskiene G, Motiejunaite K. Systematic review of health literacy and health behavior in adolescents research. Epidemiologia (Basel). 2026;7(1):29.

UNESCO. International technical guidance on sexuality education: an evidence-informed approach. 2nd ed. Paris: UNESCO; 2018.

UNFPA Indonesia. Study on health seeking patterns of youths (15–24) in Yogyakarta [Internet]. Jakarta: UNFPA Indonesia; 2019 [cited 2026 Aug 10]. Available from: https://indonesia.unfpa.org/

UNFPA Indonesia. Study on the curriculum and implementation of adolescent reproductive health education in Indonesia [Internet]. Jakarta: UNFPA Indonesia; 2024 [cited 2026 Aug 10]. Available from: https://indonesia.unfpa.org/

UNFPA Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Modul pendidikan kesehatan reproduksi remaja luar sekolah. Jakarta: UNFPA Indonesia; 2021.

UNFPA, Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Pedoman pelaksanaan paket pelayanan awal minimum (PPAM) kesehatan reproduksi remaja pada krisis kesehatan. Jakarta: UNFPA Indonesia; 2017.

World Health Organization. Adolescent sexual and reproductive health [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2019 [cited 2026 Aug 10]. Available from: https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/adolescent-sexual-and-reproductive-health

World Health Organization. Adolescent sexual and reproductive health and rights [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2024 [cited 2026 Aug 10]. Available from: https://www.who.int/teams/sexual-and-reproductive-health-and-research-%28srh%29/areas-of-work/adolescent-and-sexual-and-reproductive-health-and-rights

World Health Organization. Proportion of adolescents who used contraception (modern method) at last sexual intercourse [Internet]. Geneva: World Health Organization; [cited 2026 Aug 10]. Available from: https://www.who.int/data/gho/indicator-metadata-registry/imr-details/proportion-of-adolescents-who-used-contraception-%28modern-method%29

World Health Organization. Sexual and reproductive health and rights [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2026 [cited 2026 Aug 10]. Available from: https://www.who.int/health-topics/sexual-and-reproductive-health-and-rights

World Health Organization Regional Office for Europe. A focus on adolescent sexual health in Europe, central Asia and Canada: Health Behaviour in School-aged Children international report from the 2021/2022 survey. Copenhagen: WHO Regional Office for Europe; 2024.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Cakrawati R, C. R., Rahmat , R. A., & Subani , N. D. (2026). Pengembangan Pendidikan Seksualitas Komprehensif Berbasis Biologis, Psikososial, Dan Moral Untuk Meningkatkan Ketahanan Remaja Terhadap Perilaku Seks Berisiko. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 960–967. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1479

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>