Pengaruh Latihan Rentang Gerak Terhadap Pemulihan Fungsi Motorik Pasien Stroke

Authors

  • M. Khalid Fredy Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baitul Hikmah
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1418

Keywords:

Stroke, Range of Motion, Fungsi Motorik, Rehabilitasi, Keperawatan.

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia. Gangguan fungsi motorik akibat stroke menyebabkan kelemahan otot, keterbatasan rentang gerak sendi, penurunan kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi rehabilitasi yang direkomendasikan pada fase akut maupun subakut adalah latihan Range of Motion (ROM), yang bertujuan mempertahankan fleksibilitas sendi, meningkatkan kekuatan otot, memperbaiki sirkulasi darah, serta mempercepat pemulihan fungsi motorik. Meskipun latihan ROM telah banyak diterapkan dalam praktik klinik, bukti mengenai efektivitasnya terhadap pemulihan fungsi motorik pasien stroke di Indonesia masih memerlukan penguatan.Tujuan: Menganalisis pengaruh latihan Range of Motion terhadap pemulihan fungsi motorik pada pasien stroke. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest control group design. Sampel berjumlah 60 pasien stroke yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30) menggunakan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi memperoleh latihan ROM selama 14 hari dengan frekuensi dua kali sehari selama 20–30 menit, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar rumah sakit. Fungsi motorik diukur menggunakan Fugl-Meyer Assessment (FMA) dan kekuatan otot dinilai menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Analisis data menggunakan paired t-test, independent t-test, dan uji signifikansi dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan rerata skor fungsi motorik pada kelompok intervensi dari 41,83 ± 8,24 menjadi 60,97 ± 9,11, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 42,10 ± 7,96 menjadi 48,36 ± 8,18. Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok intervensi (p<0,001). Analisis independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah perlakuan (p<0,001). Kesimpulan: Latihan Range of Motion berpengaruh signifikan terhadap pemulihan fungsi motorik pada pasien stroke. Pemberian latihan ROM secara teratur dapat menjadi intervensi keperawatan rehabilitatif yang efektif untuk meningkatkan kekuatan otot, mobilitas sendi, dan kemampuan fungsional pasien stroke.

References

Achmad, V. S., Rosida, R., Rahmat, R. A., Apriani, B. N., & Saputra, M. K. F. (2024). Description of Nurses’ Knowledge and Experience In the Accuracy of Giving Triage Labels in the Emergency Room Tajuddin Khalid Hospital, City of Makassar. International Journal of Health Sciences, 2(3), 872–882. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i3.431

Ada L, Dorsch S, Canning CG. Strengthening interventions increase strength and improve activity after stroke: a systematic review. Aust J Physiother. 2006;52(4):241–8.

American Heart Association. Heart Disease and Stroke Statistics 2024 Update. Dallas: American Heart Association; 2024.

Billinger SA, Arena R, Bernhardt J, Eng JJ, Franklin BA, Johnson CM, et al. Physical activity and exercise recommendations for stroke survivors. Stroke. 2014;45(8):2532–53.

Bobath B. Adult Hemiplegia: Evaluation and Treatment. 3rd ed. Oxford: Butterworth-Heinemann; 1990.

Feigin VL, Brainin M, Norrving B, Martins S, Sacco RL, Hacke W, et al. World Stroke Organization global stroke fact sheet 2022. Int J Stroke. 2022;17(1):18–29.

Gresham GE, Duncan PW, Stason WB. Post-Stroke Rehabilitation. Rockville: Agency for Health Care Policy and Research; 1995.

Hinkle JL, Cheever KH. Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. 15th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stroke. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.

Langhorne P, Bernhardt J, Kwakkel G. Stroke rehabilitation. Lancet. 2011;377(9778):1693–702.

O'Sullivan SB, Schmitz TJ, Fulk GD. Physical Rehabilitation. 7th ed. Philadelphia: F.A. Davis; 2019.

Pollock A, Baer G, Campbell P, Choo PL, Forster A, Morris J, et al. Physical rehabilitation approaches for the recovery of function and mobility after stroke. Cochrane Database Syst Rev. 2014;(4):CD001920.

Potter PA, Perry AG, Stockert PA, Hall AM. Fundamentals of Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2023.

Powers WJ, Rabinstein AA, Ackerson T, Adeoye OM, Bambakidis NC, Becker K, et al. Guidelines for the early management of acute ischemic stroke. Stroke. 2019;50:e344–418.

Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324

Rizki Andita Noviar, S.Kep, Ns ; Ramli Muhammad, S.pd, Akp, M.Kes ; Supriadin, S.Kep, Ns, M.Kep,(2026). Buku Ajar Dasar – Dasar Keperawatan (Landasan Konseptual, Teoritis dan Praktik Keperawatan Profesional). No. ISBN: 978-634-96835-1-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-dasar-dasar-keperawatan-konsep-teori-dan-praktik-keperawatan-profesional/

Ramli, R., Pannyiwi, R., Musdalifah, M., Achmad, V. S., Saputra, M. K. F., & Mesa, N. D. K. (2024). Pendidikan Kesehatan dan Peningkatan Kesiapan Masyarakat Sebagai Bystender CPR dalam Pemberian Pertolongan Pertama Henti Jantung. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 665–672. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.486

Smeltzer SC, Bare BG, Hinkle JL, Cheever KH. Brunner & Suddarth's Textbook of Medical-Surgical Nursing. 14th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2018.

Saputra, M. K. F., & Pannyiwi, R. (2026). Pengaruh Terapi Range Of Motion Terhadap Pemulihan Fungsi Ekstremitas Pada Pasien Stroke. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1558–1567. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1338

Winstein CJ, Stein J, Arena R, Bates B, Cherney LR, Cramer SC, et al. Guidelines for adult stroke rehabilitation and recovery. Stroke. 2016;47(6):e98–169.

World Health Organization. Rehabilitation in Health Systems. Geneva: World Health Organization; 2017.

World Stroke Organization. Global Stroke Fact Sheet 2022. Geneva: World Stroke Organization; 2022.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Saputra, M. K. F., & Pannyiwi, R. (2026). Pengaruh Latihan Rentang Gerak Terhadap Pemulihan Fungsi Motorik Pasien Stroke. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1925–1935. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1418

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>