Efektivitas Metode Diskusi Kelompok Dalam Meningkatkan Pemahaman Dan Perilaku Seksual Sehat Remaja
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1398Keywords:
Diskusi Kelompok, Remaja, Kesehatan Reproduksi, Perilaku Seksual Sehat, Pendidikan Kesehatan.Abstract
Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang sangat cepat. Kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku seksual sehat dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan tidak direncanakan, infeksi menular seksual (IMS), serta perilaku seksual berisiko. Salah satu metode pendidikan kesehatan yang dinilai efektif adalah metode diskusi kelompok karena memberikan kesempatan kepada remaja untuk bertukar pengalaman, menyampaikan pendapat, dan memperoleh informasi secara aktif. Menganalisis efektivitas metode diskusi kelompok dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku seksual sehat pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 60 remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui empat sesi diskusi kelompok mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku seksual sehat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku seksual sehat, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Rata-rata skor pemahaman remaja meningkat dari 61,42 ± 8,73 sebelum intervensi menjadi 82,75 ± 6,54 setelah intervensi. Rata-rata skor perilaku seksual sehat meningkat dari 64,18 ± 7,95 menjadi 80,63 ± 6,88. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah pemberian metode diskusi kelompok. Metode diskusi kelompok efektif meningkatkan pemahaman dan perilaku seksual sehat pada remaja. Metode ini dapat dijadikan salah satu strategi pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah maupun di masyarakat.
References
Berek JS. Berek & Novak's Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
Centers for Disease Control and Prevention. Adolescent and School Health [Internet]. Atlanta: CDC; 2023.
Cakrawati R, C. R., Patrisia, R., & Subani , N. D. (2026). Model Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Kesetaraan Gender, Dan Perilaku Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1501–1507. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1329
Hockenberry MJ, Wilson D. Wong's Essentials of Pediatric Nursing. 11th ed. St. Louis: Elsevier; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Nursalam. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. 5th ed. Jakarta: Salemba Medika; 2020.
Patrisia, R., Lestari, N. C. A., Zulhijriani, Z., Rahmat, R. A., & Hastutiningtyas, W. R. (2026). Peningkatan Kesehatan Mental Masyarakat Melalui Program Konseling Dan Mindfulness Di Lingkungan Komunitas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 836–842. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1132
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Rasyid, D., Rante, A., & Warda, M. (2024). Pengelolaan Sampah Organik dan Pemberdayaan Siswa Dengan Teknik Kompos Takakura. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 108–119. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.542
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta; 2022.
Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/
Santrock JW. Adolescence. 17th ed. New York: McGraw-Hill; 2020.
Sawyer SM, Azzopardi PS, Wickremarathne D, Patton GC. The age of adolescence. Lancet Child Adolesc Health. 2018;2(3):223–228.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2022.
UNICEF. The State of the World's Children 2021. New York: UNICEF; 2021.
United Nations Population Fund. State of World Population 2022. New York: UNFPA; 2022.
World Health Organization. Adolescent Health [Internet]. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!). Geneva: WHO; 2017.
World Health Organization. Health Promoting Schools. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. WHO Recommendations on Adolescent Sexual and Reproductive Health. Geneva: WHO; 2018.
World Health Organization. World Health Statistics 2023. Geneva: WHO; 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raissa Patrisia, Djunaedi Djunaedi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



