Model Prediksi Risiko Penyakit Kronis Berdasarkan Faktor Epidemiologis Dan Perilaku Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1382Keywords:
Penyakit Kronis; Model Prediksi; Epidemiologi; Perilaku Kesehatan; Regresi Logistik.Abstract
Penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan penyakit ginjal kronik merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Peningkatan prevalensi penyakit kronis dipengaruhi oleh berbagai faktor epidemiologis, seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat penyakit keluarga, serta perilaku kesehatan yang meliputi kebiasaan merokok, aktivitas fisik, pola makan, konsumsi garam, konsumsi gula, dan konsumsi alkohol. Identifikasi faktor-faktor tersebut melalui model prediksi risiko sangat penting untuk mendukung deteksi dini dan upaya pencegahan penyakit kronis di masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor epidemiologis dan perilaku kesehatan yang berhubungan dengan kejadian penyakit kronis serta menyusun model prediksi risiko penyakit kronis pada masyarakat.Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja salah satu puskesmas di Indonesia pada Januari–Maret 2026. Sampel penelitian sebanyak 250 responden dipilih menggunakan teknik multistage random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, pengukuran antropometri, pemeriksaan tekanan darah, serta pengukuran kadar gula darah sewaktu. Analisis data meliputi analisis univariat, uji Chi-Square, dan regresi logistik ganda untuk membentuk model prediksi risiko penyakit kronis. Kinerja model dievaluasi menggunakan uji Hosmer–Lemeshow dan kurva ROC.Berdasarkan data simulasi, usia ≥45 tahun, obesitas, riwayat penyakit kronis dalam keluarga, aktivitas fisik rendah, konsumsi garam tinggi, dan kebiasaan merokok berhubungan signifikan dengan kejadian penyakit kronis (p<0,05). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa usia ≥45 tahun (OR=4,32), obesitas (OR=3,41), riwayat keluarga (OR=2,95), dan aktivitas fisik rendah (OR=2,63) merupakan prediktor dominan. Model prediksi memiliki nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0,87, yang menunjukkan kemampuan diskriminasi yang baik.Faktor epidemiologis dan perilaku kesehatan berpengaruh terhadap risiko penyakit kronis. Model prediksi yang dikembangkan memiliki kemampuan yang baik dalam mengidentifikasi individu berisiko tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar skrining dan intervensi promotif-preventif di pelayanan kesehatan primer
References
American Diabetes Association. Standards of Care in Diabetes—2024. Diabetes Care. 2024;47(Suppl 1):S1–S350.
Centers for Disease Control and Prevention. National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion. Atlanta: CDC; 2023.
Harrell FE Jr. Regression Modeling Strategies. 2nd ed. Cham: Springer; 2015.
Hosmer DW, Lemeshow S, Sturdivant RX. Applied Logistic Regression. 3rd ed. New York: John Wiley & Sons; 2013.
International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. 10th ed. Brussels: IDF; 2021.
Izza, N. . C., Yusraa, Y., Marpaung, M. P., Makualaina, F. N., Rambu, S. H., Artama, S., & Lestari, I. M. T. (2024). Pendampingan Masyarakat Tentang Tanaman Obat Dalam Mencegah Diabetes Melitus Di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Baranti. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 373–380. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i3.380
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Kleinbaum DG, Klein M. Logistic Regression: A Self-Learning Text. 3rd ed. New York: Springer; 2010.
Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Nursinah, A., Suabey, S., Kadir, E., Asmi, A. S., Purbanova, R., Henderika Litaay, S. C., & Pannyiwi, R. (2023). Environmental Sociology Approach From A Social Risk Perspective. International Journal of Health Sciences, 1(2), 102–110. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.59
Peduzzi P, Concato J, Kemper E, Holford TR, Feinstein AR. A simulation study of the number of events per variable in logistic regression analysis. J Clin Epidemiol. 1996;49(12):1373–1379.
Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Rothman KJ, Greenland S, Lash TL. Modern Epidemiology. 4th ed. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2021.
Rizki Andita Noviar, S.Kep, Ns ; Ramli Muhammad, S.pd, Akp, M.Kes ; Supriadin, S.Kep, Ns, M.Kep,(2026). Buku Ajar Dasar – Dasar Keperawatan (Landasan Konseptual, Teoritis dan Praktik Keperawatan Profesional). No. ISBN: 978-634-96835-1-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-dasar-dasar-keperawatan-konsep-teori-dan-praktik-keperawatan-profesional/
Steyerberg EW. Clinical Prediction Models. 2nd ed. Cham: Springer; 2019.
Tabachnick BG, Fidell LS. Using Multivariate Statistics. 7th ed. Boston: Pearson; 2019.
World Health Organization. Global Action Plan for the Prevention and Control of Noncommunicable Diseases 2013–2030. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. HEARTS: Technical Package for Cardiovascular Disease Management in Primary Health Care. Geneva: WHO; 2022.
World Health Organization. Noncommunicable Diseases. Geneva: WHO; 2024.
World Health Organization. WHO STEPwise Approach to NCD Risk Factor Surveillance (STEPS). Geneva: WHO; 2021
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurril Cholifatul Izza, Rezqiqah Aulia Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



