Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Pedesaan

Authors

  • Lorensius Lonik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Djunaedi Djunaedi STIKes Salewangan Maros
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI

Keywords:

Jamaban Sehat, Diare, Sanitasi Lingkungan, Pedesaan

Abstract

ABSTRACT

Diarrhea remains a significant public health problem in rural areas and is closely associated with environmental sanitation conditions. Ownership of healthy latrines is an important factor in preventing environmentally related diseases, including diarrhea. Limited access to proper sanitation facilities increases the risk of environmental contamination and water source pollution, facilitating the spread of diarrhea-causing microorganisms. This Community Service Program aimed to improve community knowledge regarding the importance of healthy latrine ownership and utilization as a strategy for diarrhea prevention in rural areas. The methods included health education, household sanitation observations, family assistance, and knowledge evaluations through pre-tests and post-tests. The program involved 40 household heads from a rural community. The results showed an increase in the average knowledge score from 58.5 before the intervention to 84.2 after the intervention. Furthermore, observational findings indicated that households with healthy latrines experienced lower rates of diarrhea compared to those without healthy latrines. This program positively contributed to raising community awareness regarding environmental sanitation and the importance of healthy latrine use. Sustainable efforts through education, community assistance, and multisectoral collaboration are needed to improve access to adequate sanitation in rural areas.

Keywords: Healthy Latrine, Diarrhea, Environmental Sanitation, Rural Area

ABSTRAK

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan di wilayah pedesaan dan berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Kepemilikan jamban sehat merupakan salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan penularan penyakit berbasis lingkungan, termasuk diare. Kurangnya akses terhadap jamban sehat dapat meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan sumber air sehingga mempermudah penyebaran mikroorganisme penyebab diare. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan dan penggunaan jamban sehat sebagai upaya pencegahan diare di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, observasi kondisi sanitasi rumah tangga, pendampingan keluarga, dan evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 40 kepala keluarga di wilayah pedesaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari nilai rata-rata 58,5 menjadi 84,2 setelah edukasi. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa rumah tangga yang memiliki jamban sehat cenderung memiliki riwayat kejadian diare yang lebih rendah dibandingkan rumah tangga yang belum memiliki jamban sehat. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi lingkungan dan penggunaan jamban sehat. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui edukasi, pendampingan, dan dukungan lintas sektor untuk meningkatkan akses sanitasi yang layak di wilayah pedesaan.

Kata Kunci: Jamban Sehat, Diare, Sanitasi Lingkungan, Pedesaan

References

Ambaretnani P. Sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Yogyakarta: Deepublish; 2020.

Abdul Rivai Saleh Dunggio ; Mohammad Arifin Noor ; Dwi Nur Aini ; Yenny Sima. Komunikasi Dalam Praktik Keperawatan (Komunikasi Efektif Layanan Kesehatan). No. ISBN: 978-623-10-0651-6. Penerbit AGDOSI.

https://agdosi.com/2024/02/10/komunikasi-dalam-praktik-keperawatan-komunikasi-efektif-seorang-perawat/

Centers for Disease Control and Prevention. Diarrheal disease and sanitation. Atlanta: CDC; 2023.

Hidayat AA. Metode penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika; 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Jakarta: Kemenkes RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.

Mubarak WI, Chayatin N. Ilmu kesehatan masyarakat teori dan aplikasi. Jakarta: Salemba Medika; 2019.

Musdalifah, M., Idris, I., Lonik, L., Auliah, R., Muammar, Y., Pannyiwi, R., & Nursiah, A. (2025). Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Edukasi dan Demonstrasi Cuci Tangan di Sekolah Dasar. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 270–280. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i1.934

Mulia, M., Rosmiati, R., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., & Wijayanti, L. A. (2026). Bullying And Its Relationship To Anxiety, Depression, And Self-Esteem. International Journal of Health Sciences, 4(1), 61–67. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1097

Notoatmodjo S. Kesehatan masyarakat ilmu dan seni. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2019.

Pratiwi AN. Hubungan kepemilikan jamban dan personal hygiene dengan kejadian diare. J Kesmas. 2019;14(2):115–123.

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Puspitasari A. Hubungan kepemilikan jamban dengan kejadian diare di Dusun Katoang Kabupaten Maros. J Aafiyah Health Res. 2023;4(2):45–52.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Sasmita H, dkk. Hubungan kepemilikan jamban dengan kejadian diare di Desa Parisan Agung Kecamatan Dampelas. J Promotif Preventif. 2023;6(2):318–323.

Soekidjo N. Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Sulistyorini D, Prasetyo CM, Lestari L. Hubungan kepemilikan jamban dengan kejadian diare di Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. J Kesehatan Lingkungan. 2013;7(1):54–63.

UNICEF. Water, sanitation and hygiene strategy 2021–2030. New York: UNICEF; 2021.

World Health Organization. Diarrhoeal disease fact sheet. Geneva: WHO; 2023.

World Health Organization. Guidelines on sanitation and health. Geneva: WHO; 2018.

World Health Organization. Water, sanitation, hygiene and health. Geneva: WHO; 2022.

Downloads

Published

2026-06-02

How to Cite

Lonik, L., Djunaedi, D., & Pannyiwi, R. (2026). Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Pedesaan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1209–1216. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1282

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>