Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Komplikasi

Education on Pregnancy Danger Signs to Enhance Preparedness Among Pregnant Women for Potential Complications

Authors

  • Sukmawati Sulfakar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1658

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Tanda Bahaya Kehamilan, Kesiapsiagaan, Komplikasi Kehamilan, Ibu Hamil

Abstract

Latar Belakang: Komplikasi kehamilan dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi membahayakan ibu maupun janin. Kemampuan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan merupakan salah satu aspek penting dalam kesiapsiagaan menghadapi komplikasi. Kurangnya pengetahuan mengenai tanda bahaya dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengambil keputusan dan mencari pertolongan. Edukasi kesehatan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi tentang tanda bahaya kehamilan terhadap tingkat kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi komplikasi.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Agustus 2026 dengan melibatkan 60 ibu hamil sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan diberikan menggunakan media leaflet dan penyuluhan tatap muka. Kesiapsiagaan responden diukur menggunakan kuesioner sebelum dan setelah edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan α=0,05.

Hasil: Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat kesiapsiagaan dalam kategori cukup sebanyak 31 responden (51,7%), sedangkan 19 responden (31,7%) berada pada kategori kurang dan 10 responden (16,7%) berada pada kategori baik. Setelah diberikan edukasi, jumlah responden dengan kesiapsiagaan baik meningkat menjadi 43 responden (71,7%), sedangkan kategori cukup menjadi 15 responden (25,0%) dan kategori kurang menjadi 2 responden (3,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan yang bermakna setelah pemberian edukasi (p<0,001).

Kesimpulan: Edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan berpengaruh terhadap peningkatan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi komplikasi. Edukasi secara terstruktur perlu menjadi bagian dari pelayanan antenatal untuk meningkatkan kemampuan ibu mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan mencari pertolongan.

References

Anitasari B, Hadi A, Santi. The impact of health education using Tae' language on knowledge and attitudes of pregnant women about danger signs of pregnancy. J Kesehatan. 2022;15(2). doi:10.24252/kesehatan.v15i2.32275.

Ashari EF, Hadi AO. The effect of video-based educational media on pregnant women's knowledge of pregnancy danger sign. Minsight Midwifery Insight Innov J. 2026;2(1).

Cakrawati R, C. R., & Septiana, M. (2026). Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Bendungan ASI Pada Ibu Postpartum. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1097–1104. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1231

Dora, M. S., Anwar, W., Arfah, A., Fitriani.K, F., & Vandika, A. Y. (2025). Penyuluhan Perawatan Mandiri Pada Pasien Hipertensi Sebagai Upaya Pengendalian Tekanan Darah. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 33–46. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i1.873

Ethiopian Public Health Institute, ICF. Ethiopia Mini Demographic and Health Survey 2019. Addis Ababa: Ethiopian Public Health Institute and ICF; 2019.

Gage AJ, Guirlando MM, Hohmann AA, Wheeler SB, Makanga PT. Factors associated with awareness of obstetric danger signs among pregnant women in developing countries. BMC Pregnancy Childbirth. 2020;20:1-12.

Kabakyenga JK, Östergren PO, Turyakira E, Pettersson KO. Knowledge of obstetric danger signs and birth preparedness practices among women in rural Uganda. Reprod Health. 2011;8:12.

Kassebaum NJ, Barber RM, Bhutta ZA, Dandona L, Gething PW, Hay SI, et al. Global, regional, and national levels and causes of maternal mortality during 1990–2015: a systematic analysis. Lancet. 2016;388(10053):1775-812. doi:10.1016/S0140-6736(16)31470-2.

Masri F, Widiatrilupi RMV. The influence of pregnancy classes on pregnant women's knowledge of danger signs of pregnancy. J Gen Health Pharm Sci Res. 2026;3(4). doi:10.57213/tjghpsr.v3i4.1003.

Mwilike B, Nalwadda G, Kagawa M, Malima K, Munyua S, Msuya M, et al. Knowledge of danger signs during pregnancy and subsequent healthcare seeking actions among women in urban Tanzania. BMC Pregnancy Childbirth. 2018;18:4.

Nikièma B, Beninguisse G, Haggerty JL. Providing information on pregnancy complications during antenatal care visits: does it improve women's knowledge and health-seeking behaviour? Health Policy Plan. 2010;25(5):363-71.

Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i4.1324

Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., Cakrawati R, C. R., Dasaryandi , K. R., & Nasution, N. (2026). Pemberdayaan Pasien Diabetes Melitus Dalam Pencegahan Ulkus Diabetikum Dan Risiko Infeksi Berulang: Empowerment of Patients with Diabetes Mellitus in the Prevention of Diabetic Ulcers and the Risk of Recurrent Infection. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 985–991. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1586

Santi, SKM, M.Kes; Masdarwati, SKM, M.Kes; Dr. dr. Devin Mahendika, S.Ked, Siti Rukayah, SKp, M.Kep; Ria Wahyuni, SKM., M.Kes., MM; Supriatin,S.Kep.,Ners.,M.Kep; Peran Bidan Dalam Inisiasi Menyusui Dini (Perspektif Sosiologi Kesehatan) . No. ISBN: 978-623-09-5291-3. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2023/08/29/peran-bidan-dalam-inisiasi-menyusui-dini-perspektif-sosiologi-kesehatan/

Sabriana R, Jusni, Hartati, Saleh MFM. Effectiveness of antenatal class education in improving early detection of pregnancy danger signs. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2025;14(2). doi:10.35816/jiksh.v14i2.292.

Say L, Raine R. A systematic review of inequalities in the use of maternal health care in developing countries: examining the scale of the problem and the importance of context. Bull World Health Organ. 2007;85(10):812-9.

Souza JP, Tunçalp Ö, Vogel JP, Bohren M, Widmer M, Oladapo OT, et al. Obstetric transition: the pathway towards ending preventable maternal deaths. BJOG. 2014;121 Suppl 1:1-4.

Waiswa P, Akuze J, Mubiri P, Peterson S, Kerber K. Pregnancy danger signs knowledge and associated factors among pregnant women in rural Uganda. BMC Pregnancy Childbirth. 2022;22:1-10.

Wulandari RD, Laksono AD. Determinants of knowledge of pregnancy danger signs in Indonesia. PLoS One. 2020;15(5):e0232550. doi:10.1371/journal.pone.0232550.

Wulandari RD, Laksono AD. Education as predictor of the knowledge of pregnancy danger signs in rural Indonesia. J Educ Health Promot. 2021;10:1-8.

World Health Organization. Pregnancy, childbirth, postpartum and newborn care: a guide for essential practice. 3rd ed. Geneva: World Health Organization; 2015.

World Health Organization. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: World Health Organization; 2016.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Sulfakar, S., & Rahmat, R. A. (2026). Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Komplikasi: Education on Pregnancy Danger Signs to Enhance Preparedness Among Pregnant Women for Potential Complications. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1263–1270. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1658

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6