Analisis Pola Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kadar Hormon Estrogen Dan Progesteron Pada Wanita Usia Subur Di Desa Mojoagung
Analysis of Fast Food Consumption Patterns and Their Relationship to Estrogen and Progesterone Levels in Women of Reproductive Age in Mojoagung Village
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1642Keywords:
Makanan Cepat Saji, Estrogen, Progesteron, Pola Makan, Wanita Usia SuburAbstract
Latar Belakang: Konsumsi makanan cepat saji semakin menjadi bagian dari pola makan wanita usia subur. Makanan cepat saji umumnya memiliki kandungan energi, lemak, gula, dan natrium yang relatif tinggi serta rendah serat. Pola konsumsi tersebut dapat berkaitan dengan perubahan status metabolik yang berpotensi memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi, termasuk estrogen dan progesteron. Estrogen dan progesteron memiliki peran penting dalam pengaturan siklus menstruasi dan fungsi reproduksi wanita.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar hormon estrogen dan progesteron pada wanita usia subur di Desa Mojoagung.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Mojoagung pada Juni–Agustus 2026. Sampel penelitian terdiri dari 50 wanita usia subur yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pola konsumsi makanan cepat saji dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi makanan, sedangkan kadar hormon estrogen dan progesteron diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki pola konsumsi makanan cepat saji dalam kategori sedang dan tinggi. Responden dengan frekuensi konsumsi makanan cepat saji yang lebih tinggi cenderung menunjukkan kadar hormon estrogen dan progesteron yang kurang optimal dibandingkan responden dengan konsumsi yang lebih rendah. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar estrogen (p=0,021) dan progesteron (p=0,034).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar hormon estrogen dan progesteron pada wanita usia subur di Desa Mojoagung. Pengurangan konsumsi makanan cepat saji dan penerapan pola makan yang beragam serta seimbang diperlukan untuk mendukung kesehatan reproduksi wanita.
References
Allen NE, Key TJ. The effects of diet on circulating sex hormone levels in men. Nutr Res Rev. 2000;13(2):159-84.
Barnard ND, Scialli AR, Hurlock D, Bertron P. Diet and sex-hormone binding globulin, dysmenorrhea, and premenstrual symptoms. Obstet Gynecol. 2000;95(2):245-50.
Chavarro JE, Rich-Edwards JW, Rosner BA, Willett WC. Diet and lifestyle in the prevention of ovulatory disorders. Obstet Gynecol. 2007;110(5):1050-8.
French SA, Harnack L, Jeffery RW. Fast food restaurant use among women in the Pound of Prevention study: dietary, behavioral and demographic correlates. Int J Obes Relat Metab Disord. 2000;24(10):1353-9.
Gaskins AJ, Chavarro JE. Diet and fertility: a review. Am J Obstet Gynecol. 2018;218(4):379-89.
Goldin BR, Gorbach SL. Effect of diet on the plasma levels of estrogens. Am J Clin Nutr. 1982;35(4):662-7.
Hohmann S, et al. Dietary patterns and reproductive health in women of reproductive age. Nutrients. 2021;13(11):1-15.
Mumford SL, Chavarro JE, Zhang C, Perkins NJ, Sjaarda LA, Pollack AZ, et al. Dietary fat intake and reproductive hormone concentrations and ovulation in regularly menstruating women. Am J Clin Nutr. 2016;103(3):868-77. (ScienceDirect)
Mila, L., Indanah, I., & Ridwanto, M. (2026). Hubungan Pola Pemberian Mpasi Dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan Di Desa Saripan Kecamatan Kota Jepara . JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.59585/jimad.v4i1.1564
National Institutes of Health. Dietary factors and reproductive health: nutritional influences on female reproductive function. Bethesda: National Institutes of Health; 2023.
Pan A, Franco OH, Demark-Wahnefried W, Pollak MN, Joshu CE, et al. Association of dietary patterns with sex hormone concentrations in women. Nutr Cancer. 2019;71(5):1-10.
Rock CL, Flatt SW, Natarajan L, Thomson CA, Bardwell WA, Newman VA, et al. Plasma sex hormones and dietary patterns in women. Cancer Epidemiol Biomarkers Prev. 2009;18(5):1540-7.
Soltani S, Hejazi M, Meshkini F, Torabinasab K, Zeraattalab-Motlagh S, Sangsefidi ZS, et al. The effect of low-fat diets versus high-fat diet on sex hormones: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. J Food Sci. 2025;90(5):e70266. (DOI)
Syaharuddin, N., & Wahyuni, A. S. (2026). Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Sekolah Menengah Atas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 634–641. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i2.1003
The American College of Obstetricians and Gynecologists. Nutrition during pregnancy and reproductive health. Washington, DC: ACOG; 2023.
World Health Organization. Healthy diet. Geneva: World Health Organization; 2026. (World Health Organization)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




