Hubungan Pengetahuan Kebencanaan Dengan Kemampuan Pengambilan Keputusan Saat Situasi Darurat Pada Masyarakat

Authors

  • Marlin Eppang Institut Toraja Raya Indonesia
  • Nurhaedah Nurhaedah STIKes Amanah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1465

Keywords:

Pengetahuan Kebencanaan, Pengambilan Keputusan, Situasi Darurat, Masyarakat, Mitigasi Bencana

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan klimatologis. Tingginya kejadian bencana menuntut masyarakat memiliki pengetahuan kebencanaan yang memadai agar mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat ketika terjadi situasi darurat. Kemampuan pengambilan keputusan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan kebencanaan dengan kemampuan pengambilan keputusan saat situasi darurat pada masyarakat di daerah rawan bencana. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Sampel sebanyak 200 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kebencanaan dan skenario pengambilan keputusan saat kondisi darurat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kebencanaan kategori baik (62,5%) dan kemampuan pengambilan keputusan kategori baik (59,0%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan kebencanaan dengan kemampuan pengambilan keputusan (r=0,621; p<0,001). Kesimpulan: Pengetahuan kebencanaan berhubungan secara signifikan dengan kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan saat situasi darurat. Semakin tinggi pengetahuan kebencanaan yang dimiliki masyarakat, semakin baik kemampuan mereka dalam menentukan tindakan yang tepat ketika menghadapi bencana.

References

Asian Development Bank. Disaster management: A disaster manager's handbook. Manila: Asian Development Bank; 2008.

Arda, D., Pannyiwi, R., Harfika, M., Dewi, C., Setyaningsih, R., Nursiah, A., & Sumampouw, O. J. (2024). Increased Frequency of Defecation (Acute Diarrhea) in Children Under Five Years of Age in the Antang Health Center Working Area. International Journal of Health Sciences, 2(3), 1203–1211. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i3.494

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Buku saku tanggap tangkas tangguh menghadapi bencana. Jakarta: BNPB; 2023.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Indeks Risiko Bencana Indonesia. Jakarta: BNPB; 2023.

Becker JS, Paton D, Johnston DM, Ronan KR. Salient beliefs about earthquake hazards and household preparedness. Int J Disaster Risk Reduct. 2013;5:62–70.

Carter WN. Disaster management: A disaster manager's handbook. Manila: Asian Development Bank; 2008.

Coppola DP. Introduction to international disaster management. 4th ed. Oxford: Butterworth-Heinemann; 2020.

Dr. Rahmat Pannyiwi, S.Kep, SKM, M.Kes; Dr. Djusmadi Rasyid, S.ST.,M.KES; Dr. Ns. Ady Purwoto, S.Kep, M.Kep, S.H, M.H; Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. No. ISBN: 978-623-09-3475-9. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2023/05/15/askep-gawat-darurat/

Djunaedi, D., & Eppang, M. (2026). Peran Keselamatan Pasien Sebagai Pilar Utama Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan: Studi Analitik. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1286–1294.

https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1297

Federal Emergency Management Agency. National Preparedness Goal. Washington (DC): FEMA; 2023.

International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies. World Disasters Report 2022. Geneva: IFRC; 2022.

Lindell MK, Perry RW. The protective action decision model: theoretical modifications and additional evidence. Risk Anal. 2012;32(4):616–32.

LIPI, UNESCO/ISDR. Kajian kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana. Jakarta: LIPI; 2006.

Mileti DS. Disasters by design: A reassessment of natural hazards in the United States. Washington (DC): Joseph Henry Press; 1999.

Paton D, Johnston D. Disaster resilience: An integrated approach. 2nd ed. Springfield (IL): Charles C Thomas; 2017.

Perry RW, Lindell MK. Preparedness for emergency response: Guidelines for the emergency planning process. Disaster Prev Manag. 2003;12(5):336–50.

Shaw R, Takeuchi Y. Indigenous knowledge and disaster risk reduction. Tokyo: Springer; 2012.

Sallo, A. K. M., Utami, D. R., Eppang, M., & Rosida, R. (2026). Implementasi Layanan Home Care Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Di Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1311–1320. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1254

Sutton J, Tierney K. Disaster preparedness: Concepts, guidance, and research. Boulder (CO): University of Colorado; 2006.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. Geneva: UNDRR; 2015.

World Health Organization. Health emergency and disaster risk management framework. Geneva: WHO; 2019.

Yuslinda, Y., Nurhaedah, N., Nurekawati, N., Ahmad, A., Masita, S., & Rahmat, R. A. (2022). Pengetahuan Ibu Tentang Metode Kanguru di BPM Lestari Gowa Kabupaten Gowa. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 29–34. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.19

Downloads

Published

2026-08-09

How to Cite

Eppang, M., & Nurhaedah, N. (2026). Hubungan Pengetahuan Kebencanaan Dengan Kemampuan Pengambilan Keputusan Saat Situasi Darurat Pada Masyarakat. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1237–1245. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1465

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>