Hubungan Tingkat Pendidikan dan Paritas dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur

Authors

  • Elvira Safidni Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1402

Keywords:

Tingkat Pendidikan, Paritas; Metode Kontrasepsi, Wanita Usia Subur, Keluarga Berencana.

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menurunkan angka kelahiran, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan keluarga yang berkualitas. Keberhasilan program KB dipengaruhi oleh pemilihan metode kontrasepsi yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan pasangan usia subur. Tingkat pendidikan dan paritas merupakan faktor yang diduga memengaruhi pengambilan keputusan wanita usia subur dalam memilih metode kontrasepsi. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat pendidikan dan paritas dengan pemilihan metode kontrasepsi pada wanita usia subur. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 wanita usia subur yang menjadi akseptor KB dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan menengah (55,0%), multipara (60,8%), dan menggunakan kontrasepsi hormonal (66,7%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,003) serta antara paritas dengan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,001). Kesimpulan: Tingkat pendidikan dan paritas berhubungan secara signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi pada wanita usia subur. Peningkatan edukasi dan konseling keluarga berencana diperlukan agar wanita usia subur dapat memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan reproduksinya

References

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Laporan Kinerja Program Bangga Kencana Tahun 2023. Jakarta: BKKBN; 2024.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: BKKBN; 2022.

Berek JS. Berek & Novak's Gynecology. 16th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.

Cleland J, Conde-Agudelo A, Peterson H, Ross J, Tsui A. Contraception and health. Lancet. 2012;380(9837):149–156.

Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM, et al. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.

Glasier A, Gülmezoglu AM, Schmid GP, Moreno CG, Van Look PFA. Sexual and reproductive health: a matter of life and death. Lancet. 2006;368(9547):1595–1607.

Green LW, Kreuter MW. Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2005.

Hartanto H. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan; 2015.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Pannyiwi, R., Safidni, E., & Manuntungi, A. E. (2026). Pendampingan Keluarga Melalui Komunikasi Terapeutik Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1566–1578. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1353

Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/

Saifuddin AB, Affandi B, Baharuddin M, dkk. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Edisi ke-4. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2019.

Safidni, E., & Malaha, N. (2025). Peran Manajemen Risiko dalam Pencegahan Kesalahan Medik (Medical Error) di Rumah Sakit. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 1118–1130. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i3.780

Safidni, E., Utami , D. R., Horhoruw, A., & Rahmat, R. A. (2026). The Effectiveness Of Health Promotion On Handwashing Behavior With Soap In School Children. International Journal of Health Sciences, 4(2), 286–292. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1196

United Nations Population Fund. State of World Population 2023. New York: UNFPA; 2023.

World Health Organization. Contraception. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. Family Planning: A Global Handbook for Providers. 4th ed. Geneva: World Health Organization; 2022.

World Health Organization. Medical Eligibility Criteria for Contraceptive Use. 5th ed. Geneva: World Health Organization; 2015.

World Health Organization. Selected Practice Recommendations for Contraceptive Use. 3rd ed. Geneva: World Health Organization; 2024.

Downloads

Published

2026-08-02

How to Cite

Safidni, E., & Rahmat, R. A. (2026). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Paritas dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 139–146. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1402

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >>