Determinan Status Gizi Balita Dalam Situasi Darurat Bencana: Studi Cross-Sectional Pada Wilayah Pengungsian
Abstract
ABSTRACT
Disaster emergency situations may increase the risk of nutritional problems among children under five due to limited food access, changes in caregiving practices, poor sanitation, and restricted healthcare services. Young children are vulnerable groups requiring special attention because malnutrition during early life can affect long-term growth and development. This study aimed to analyze determinants associated with nutritional status among children under five in disaster emergency shelters. This study used a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach. The study was conducted among children under five living in evacuation areas. A total of 100 children were selected using purposive sampling. Data were collected through anthropometric measurements and questionnaires assessing food intake, infectious diseases, caregiving practices, and healthcare access. Data were analyzed using the Chi-Square test. The study showed that 65% of children had good nutritional status, while 35% experienced nutritional problems. Factors associated with nutritional status were food intake (p=0.002), history of infectious diseases (p=0.004), maternal caregiving practices (p=0.012), and healthcare access (p=0.018). Nutritional status among children under five in disaster situations is influenced by food availability, infectious diseases, caregiving practices, and healthcare access. Integrated emergency nutrition interventions are needed through adequate food provision, growth monitoring, disease prevention, and strengthened health services.
Keywords: Nutritional Status, Children Under Five, Disaster, Evacuation Shelter, Health Determinants
ABSTRAK
Situasi darurat bencana dapat meningkatkan risiko gangguan status gizi pada balita akibat keterbatasan akses pangan, perubahan pola asuh, gangguan sanitasi, serta terbatasnya pelayanan kesehatan. Balita merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus karena kekurangan gizi pada masa ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan jangka panjang.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita dalam situasi darurat bencana di wilayah pengungsian. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada balita yang berada di wilayah pengungsian. Sampel penelitian sebanyak 100 balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi/panjang badan), wawancara kuesioner mengenai asupan makanan, penyakit infeksi, pola asuh, dan akses pelayanan kesehatan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi baik (65%), sedangkan 35% mengalami masalah gizi. Faktor yang berhubungan dengan status gizi balita adalah asupan makanan (p=0,002), riwayat penyakit infeksi (p=0,004), pola asuh ibu (p=0,012), dan akses pelayanan kesehatan (p=0,018). Status gizi balita dalam situasi darurat bencana dipengaruhi oleh faktor konsumsi makanan, penyakit infeksi, pola asuh, dan akses pelayanan kesehatan. Intervensi gizi darurat perlu dilakukan secara terpadu melalui pemberian makanan bergizi, pemantauan pertumbuhan, pencegahan penyakit, dan penguatan layanan kesehatan di lokasi pengungsian.
Kata Kunci: Status Gizi, Balita, Bencana, Pengungsian, Determinan Kesehatan
References
Black RE, Victora CG, Walker SP, Bhutta ZA, Christian P, de Onis M, et al. Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. Lancet. 2013;382(9890):427-451.
Dewey KG, Begum K. Long-term consequences of stunting in early life. Matern Child Nutr. 2011;7(Suppl 3):5-18.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Gizi Buruk pada Balita. Jakarta: Kemenkes RI; 2019.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Situasi Gizi di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.
Pan American Health Organization. Emergency Nutrition Assessment and Response. Washington DC: PAHO; 2020.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik NDi Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Rumiris Simatupang., Darwis, A., Pannyiwi, R., & Pramono, E. (2025). The Role Of Local Wisdom In Efforts To Prevent Stunting In Toddlers In Coastal Areas. International Journal of Health Sciences, 3(4), 711–720. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.893
Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat. NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/
Sphere Association. The Sphere Handbook: Humanitarian Charter and Minimum Standards in Humanitarian Response. Geneva: Sphere; 2018.
UNICEF. Improving Child Nutrition: The Achievable Imperative for Global Progress. New York: UNICEF; 2013.
UNICEF. Nutrition in Emergencies. New York: UNICEF; 2021.
World Health Organization. Guideline: Assessing and Managing Children at Primary Health-Care Facilities to Prevent Overweight and Obesity. Geneva: WHO; 2017.
World Health Organization. Guideline: Updates on the Management of Severe Acute Malnutrition in Infants and Children. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. Malnutrition. Geneva: WHO; 2024.
World Health Organization. Nutrition in Emergencies. Geneva: WHO; 2022.
World Food Programme. Emergency Food Security Assessment Handbook. Rome: WFP; 2019.
World Food Programme. State of School Feeding Worldwide. Rome: WFP; 2022.
Young H, Marshak A. Reconsidering Resilience in Humanitarian Response. London: ODI; 2018.
Zhang Q, Jones-Smith JC. Early-life nutrition and child health outcomes. Nutrients. 2020;12(8):1-15.
Zulfiqar Bhutta A, Berkley J, Bandsma RHJ, Kerac M, Trehan I, Briend A. Severe childhood malnutrition. Nat Rev Dis Primers. 2017;3:17067.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rumiris Simatupang, Rezqiqah Aulia Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



