Pengaruh Kompetensi Apoteker Terhadap Keberhasilan Manajemen Farmasi Di Puskesmas
Keywords:
Kompetensi Apoteker, Manajemen Farmasi, Pelayanan Kefarmasian, Puskesmas, Farmasi KlinikAbstract
ABSTRACT
Pharmacist competency is an essential factor influencing the quality of pharmaceutical services and the success of pharmacy management in primary healthcare centers. Pharmacists play a strategic role in drug management, medication information services, therapy monitoring, and quality assurance of pharmaceutical services. High competency levels contribute to effective pharmacy management, ensuring drug availability, safety, and rational use. This study aimed to analyze the effect of pharmacist competency on the success of pharmacy management in primary healthcare centers.
This study employed a quantitative approach with a cross-sectional analytical design. The sample consisted of 35 pharmacists and pharmacy technicians working in several primary healthcare centers. Data were collected using pharmacist competency questionnaires and pharmacy management observation sheets. Data were analyzed using the Chi-Square test with a significance level of 95%.
The results showed that 68.6% of respondents had good competency levels, while 74.3% demonstrated successful pharmacy management practices. The Chi-Square test revealed a p-value of 0.002 (p < 0.05), indicating a significant effect of pharmacist competency on pharmacy management success.
In conclusion, pharmacist competency significantly influences the success of pharmacy management in primary healthcare centers. Continuous professional education and training programs are recommended to improve pharmaceutical service quality.
Keywords: Pharmacist Competency, Pharmacy Management, Pharmaceutical Services, Primary Healthcare, Clinical Pharmacy
ABSTRAK
Kompetensi apoteker merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas pelayanan kefarmasian dan keberhasilan manajemen farmasi di puskesmas. Apoteker memiliki peran strategis dalam pengelolaan obat, pelayanan informasi obat, pemantauan terapi, serta pengendalian mutu pelayanan kefarmasian. Kompetensi yang baik akan mendukung efektivitas manajemen farmasi sehingga ketersediaan, keamanan, dan penggunaan obat dapat terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi apoteker terhadap keberhasilan manajemen farmasi di puskesmas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 apoteker dan tenaga teknis kefarmasian yang bekerja di beberapa puskesmas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kompetensi apoteker dan lembar observasi manajemen farmasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kompetensi dalam kategori baik sebanyak 24 responden (68,6%). Keberhasilan manajemen farmasi dalam kategori baik ditemukan pada 26 responden (74,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara kompetensi apoteker dan keberhasilan manajemen farmasi di puskesmas.
Disimpulkan bahwa kompetensi apoteker berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan manajemen farmasi di puskesmas. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan berkelanjutan dan pelatihan profesional perlu terus dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian.
Kata Kunci: Kompetensi Apoteker, Manajemen Farmasi, Pelayanan Kefarmasian, Puskesmas, Farmasi Klinik
References
American Society of Health-System Pharmacists. Pharmacy practice management. Bethesda: ASHP; 2020.
Arikunto S. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Cipolle RJ, Strand LM, Morley PC. Pharmaceutical care practice. New York: McGraw-Hill; 2019.
Creswell JW. Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. California: Sage Publications; 2014.
Departemen Kesehatan RI. Standar pelayanan kefarmasian di puskesmas. Jakarta: Depkes RI; 2020.
Hidayat AAA. Metode penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika; 2020.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan kefarmasian di puskesmas. Jakarta: Kemenkes RI; 2021.
Manasse HR. Medication use systems and pharmacy management. Maryland: Aspen Publishers; 2018.
Mukriani, M., Yermi, Y., Utari, U., Ula, Z., Hamzah, R. N., Bahrun, S., & Lonik, L. (2024). Edukasi Dan Pengembangan Pengetahuan Siswa Siswi Smp Makassar Tentang Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (Triad). Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 215–223. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i1.561
Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Oetari RA. Manajemen farmasi komunitas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2019.
Potter PA, Perry AG. Fundamentals of nursing. 9th ed. St Louis: Elsevier; 2017.
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Quick JD, Rankin JR, Laing RO. Managing drug supply. Connecticut: Kumarian Press; 2018.
Setiadi. Konsep dan praktik penulisan riset kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2018.
Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
Sara Surya, Jumingin, & Rezqiqah Aulia Rahmat. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dalam Pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Upaya Preventif Kesehatan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 933–940. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1164
Sara Surya, (2026). Buku Ajar Manajemen Farmasi dan Etika Profesi (Konsep, Praktik dan Regulasi Pelayanan Kefarmasian). No. ISBN: 978-634-96835-2-4. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-manajemen-farmasi-dan-etika-profesi-konsep-praktik-dan-regulasi-pelayanan-kefarmasian/
Trisna Y. Manajemen pelayanan kefarmasian. Jakarta: EGC; 2020.
World Health Organization. Good pharmacy practice guidelines. Geneva: WHO; 2020.
World Health Organization. The role of pharmacists in health systems. Geneva: WHO; 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sara Surya, Mukriani Mukriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



