Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri

Authors

  • Lumastari Ajeng Wijayanti Poltekkes Kemenkes Malang

Keywords:

Keputihan, Remaja Putri, Kebersihan, Kesehatan Reproduksi

Abstract

ABSTRAK

Vaginal discharge is a common reproductive health issue among adolescent girls. It can be caused by physiological or pathological factors. This study aims to analyze factors influencing vaginal discharge among adolescent girls. A quantitative cross-sectional design was used involving 120 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using chi-square and logistic regression. Results showed that personal hygiene, type of underwear, and knowledge level were significantly associated with vaginal discharge (p<0.05). It is concluded that behavioral and hygiene factors play an important role in vaginal discharge among adolescents.

Keywords: Vaginal Discharge, Adolescents, Hygiene, Reproductive Health

ABSTRAK

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik fisiologis maupun patologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian keputihan pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 120 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa kebersihan organ reproduksi, penggunaan pakaian dalam, dan tingkat pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan kejadian keputihan (p<0,05). Disimpulkan bahwa faktor perilaku dan kebersihan diri berperan penting dalam kejadian keputihan pada remaja.

Kata Kunci: Keputihan, Remaja Putri, Kebersihan, Kesehatan Reproduksi

References

American College of Obstetricians and Gynecologists. Vaginitis guidelines. Obstet Gynecol. 2016;128:e1–e15.

Anderson MR, Klink K. Evaluation of vaginal complaints. JAMA. 2004;291(11):1368–1379.

Anurogo, D., Rahmat, R. A., & Pannyiwi, R. (2025). Identifikasi Jamur Endofit Pada Tanaman Obat Tradisional Di Sulawesi Selatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 77–82. https://doi.org/10.59585/jimad.v3i1.862

Anwar M, Baziad A. Ilmu kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka; 2011.

Berek JS. Berek & Novak’s gynecology. 15th ed. Philadelphia: Lippincott; 2012.

Brown D. Women’s health. J Obstet Gynecol. 2010;30(2):123–130.

Cunningham FG. Williams gynecology. 2nd ed. McGraw-Hill; 2012.

Daili SF. Infeksi menular seksual. Jakarta: FKUI; 2010.

Hainer BL, Gibson MV. Vaginitis diagnosis. Am Fam Physician. 2011;83(7):807–815.

Kementerian Kesehatan RI. Kesehatan reproduksi remaja. Jakarta; 2018.

Kissinger P. Vaginal infections. Clin Infect Dis. 2015;61(Suppl 8):S849–S853.

Lumastari Ajeng Wijayanti, & Rezqiqah Aulia Rahmat. (2026). Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 940–946. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1214

Larsen B. Vaginal flora. Clin Obstet Gynecol. 2009;52(2):229–237.

Manuaba IBG. Ilmu kebidanan. Jakarta: EGC; 2010.

Monalisa N. Faktor keputihan remaja. J Kesehatan. 2012;5(1):45–52.

Mulia, M., Rosmiati, R., Rahmat, R. A., Pannyiwi, R., & Wijayanti, L. A. (2026). Bullying And Its Relationship To Anxiety, Depression, And Self-Esteem. International Journal of Health Sciences, 4(1), 61–67. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1097

Prawirohardjo S. Ilmu kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka; 2014.

Sobel JD. Vulvovaginal candidiasis. Lancet. 2007;369:1961–1971.

Sri Ariyanti, & Rezqiqah Aulia Rahmat. (2026). Program Senam Lansia sebagai Upaya Promotif dan Preventif dalam Menjaga Kesehatan Lansia. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1006–1014. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1174

World Health Organization. Adolescent reproductive health. Geneva; 2019.

World Health Organization. Guidelines on vaginal infections. Geneva; 2018.

Yanti D, Suryani E. Kesehatan reproduksi wanita. Yogyakarta; 2015.

Zainoel A. Hygiene and vaginal health. J Med Sci. 2016;10(2):55–60.

Zuckerman J. Women’s health issues. BMJ. 2012;345:e4567.

Zhang X. Vaginal microbiota research. Microbiome. 2017;5:1–12.

Zhou X. Vaginal ecosystem. J Clin Microbiol. 2004;42(9):4452–4457.

Downloads

Published

2026-04-09

How to Cite

Lumastari Ajeng Wijayanti. (2026). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1058–1067. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1090