Program Edukasi Penggunaan Kelambu Dan Pengendalian Nyamuk Untuk Pencegahan Malaria
Keywords:
Malaria, Kelambu, Nyamuk, Pencegahan Penyakit, Edukasi KesehatanAbstract
ABSTRACT
Malaria remains a major public health concern in several endemic regions of Indonesia. The disease is caused by Plasmodium parasites transmitted through the bites of female Anopheles mosquitoes. Malaria prevention requires active community participation through healthy lifestyle practices, the use of insecticide-treated bed nets, and mosquito breeding site control. This Community Service Program aimed to improve community knowledge and awareness regarding bed net utilization and mosquito control as malaria prevention strategies. The methods included health education, demonstrations on proper bed net use, mosquito breeding site control education, and evaluations through pre-tests and post-tests. The program involved 40 households living in malaria-risk areas. The results showed an increase in the average knowledge score from 56.8 before the intervention to 86.5 after the intervention. Furthermore, regular bed net use increased from 42.5% to 80.0% following the program. The intervention effectively improved community knowledge and preventive behaviors related to malaria control. Continuous education and multisectoral involvement are necessary to support sustainable malaria prevention efforts.
Keywords: Malaria, Bed Net, Mosquito Control, Disease Prevention, Health Education.
ABSTRAK
Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di berbagai wilayah endemis di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Upaya pencegahan malaria memerlukan keterlibatan aktif masyarakat melalui penerapan perilaku hidup sehat, penggunaan kelambu berinsektisida, serta pengendalian tempat perindukan nyamuk. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan kelambu serta pengendalian nyamuk sebagai upaya pencegahan malaria. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi penggunaan kelambu, edukasi pemberantasan sarang nyamuk, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 40 kepala keluarga di wilayah yang berisiko malaria. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 56,8 menjadi 86,5 setelah edukasi. Selain itu, terjadi peningkatan penggunaan kelambu secara rutin dari 42,5% menjadi 80,0% setelah kegiatan. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan malaria. Diperlukan edukasi berkelanjutan dan keterlibatan lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program pengendalian malaria di masyarakat.
Kata Kunci: Malaria, Kelambu, Nyamuk, Pencegahan Penyakit, Edukasi Kesehatan.
Downloads
References
Abdurrahman , A., Bustami , B., Mutiah, C., Rahmat, R. A., & Asrianto, A. (2026). Comparison Of Conventional And Modern Wound Care Methods In Diabetes Mellitus Patients. International Journal of Health Sciences, 4(2), 456–466. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/IJHS/article/view/1234
Centers for Disease Control and Prevention. Malaria prevention guidelines. Atlanta: CDC; 2023.
Dinas Kesehatan RI. Pedoman pengendalian malaria. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.
Danurjaya, D., & Solehudin, S. (2024). Perhitungan Tenaga Keperawatan. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 116–124. https://doi.org/10.59585/jimad.v1i2.281
Hidayat AAA. Promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan. Jakarta: Salemba Medika; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman nasional penanggulangan malaria. Jakarta: Kemenkes RI; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.
Mardiana D. Pengaruh edukasi kesehatan terhadap perilaku pencegahan malaria. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021;15(2):110–117.
M. Khalid Fredy Saputra ; Sri Wahyuni ; Anisa Ramadhani Kusumastiti ; Sahat Manampin Siahaan ; Dr. Syafruddin ; Dr. Muh. Risal Tawil ; Lusyana Aripa ; Dr. Syaiful Bachri ; Devin Mahendika ; Nurul Dwi Ariani, (2024). INTRODUCTION TO HOSPITAL ADMINISTRATION (Unraveling the Complexities of Effective Healthcare Management and Pioneering Patient-Centered Care). No. ISBN: 978-623-10-8616-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2024/12/15/introduction-to-hospital-administration-unraveling-the-complexities-of-effective-healthcare-management-and-pioneering-patient-centered-care/
Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Notoatmodjo S. Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta; 2019.
Price RN, Tjitra E. Malaria in Indonesia: current challenges and prevention strategies. Trop Med Int Health. 2020;25(7):843–850.
Putri, J. C. A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Analisis Risiko Perdarahan Postpartum Akibat Atonia Uteri Pada Ibu Pasca Persalinan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1234–1241. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1289
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Roll Back Malaria Partnership. Malaria prevention and vector control. Geneva: RBM; 2022.
Rapang, A., Putri, J. C. A., Periselo, H., & Tarnoto, T. (2026). Penguatan Posyandu Melalui Kolaborasi Bidan Desa Dan Kader Kesehatan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1374–1383. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1280
Rosdiana Y. Hubungan penggunaan kelambu dengan kejadian malaria. Jurnal Epidemiologi Indonesia. 2020;8(1):23–29.
Soedarto. Penyakit menular di Indonesia. Jakarta: Sagung Seto; 2020.
Sulistyo Andoromoyo ; Zuliana Amalia ; Darmi Arda ; Andi Nursiah ; Dr. Rahmat Pannyiwi ; Rezqiqah Aulia Rahmat (2025). NUTRISI dan STATUS GIZI BALITA: Perspektif Kesehatan Masyarakat. No. ISBN: 978-634-96389-7-5. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2025/11/09/nutrisi-dan-status-gizi-balita-perspektif-kesehatan-masyarakat/
Susanti R, Wahyuni S. Edukasi masyarakat dalam pencegahan malaria berbasis lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan. 2022;5(1):44–50.
Tri Ayu ; Devin Mahendika ; Nurul Aini Suria Saputri ; Dr. M. Risal Tawil ; Suratno Kaluku ; Cut Mutia Tatisina ; Egy Sunanda Putra ;Lili Amaliah ; Dr. Dwi Moerjoedianto ; Dr. Djusmadi Rasyid ; Lina yunita, (2023). Sociocultural Dynamics of Health. No. ISBN: 978-623-09-8156-2. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2024/01/30/sociocultural-dynamics-of-health/
UNICEF. Community malaria prevention program. New York: UNICEF; 2022.
World Health Organization. Guidelines for malaria. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. World malaria report 2023. Geneva: WHO; 2023.
Yuliana E. Efektivitas penggunaan kelambu berinsektisida dalam pencegahan malaria. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2021;13(3):155–162.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Merlin Eppang, Cakrawati R Cakrawati R

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





