Hubungan Status Sosial Ekonomi Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Masyarakat Perkotaan

Authors

  • Nur Aida Kubangun Universitas Pattimura Ambon
  • Trimaya Cahya Mulat Politeknik Sandi Karsa Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.847

Keywords:

Socioeconomic Status, PHBS, Urban Community

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important indicator in improving public health. Socioeconomic factors are believed to influence health behavior patterns, particularly in heterogeneous urban communities. This study aims to determine the relationship between socioeconomic status and PHBS in urban communities. The research method used was an analytical survey with a cross-sectional approach. A sample of 120 households was selected using purposive sampling in urban areas. The research instrument was a questionnaire measuring socioeconomic status (education, occupation, and income) and PHBS. Data analysis used the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between socioeconomic status and PHBS (p < 0.05). It was concluded that the better a person's socioeconomic status, the more likely they are to implement PHBS in their daily lives. These findings are expected to form the basis for community-based health intervention programs in urban areas.

Author Biographies

Nur Aida Kubangun, Universitas Pattimura Ambon

Program Studi Pendidikan Sejarah

Trimaya Cahya Mulat, Politeknik Sandi Karsa Makassar

Program Studi Keperawatan

References

Azwar, A. (2010). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binarupa Aksara.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Kuswanto, H. H., & Castrawijaya, C. (2024). Motivasi Inovasi Kewirausahaan Lembaga Dakwah di Era Disruptif. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 12–30. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i1.516

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Panduan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Kemenkes RI.

Kubangun, N. A., Lubis, H., Nurlela, L., Lalihun, I., & Puspitarini, N. A. (2025). Pendidikan Kesehatan Bagi Remaja Dalam Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual Dengan Meningkatkan Kualitas Hubungan Orang Tua Dan Remaja. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 345–352. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.620

Marmot, M. (2015). The Health Gap: The Challenge of an Unequal World. London: Bloomsbury Publishing.

Mulat, T. C., Abdullah, R., Jaya, R., Latif, S. A., Zaenal, Z., & Marpaung, M. P. (2024). Pemberian Vitamin A Pada Anak Di Daerah Pesisir Pantai Sumpang Binangae Wilayah Kerja Puskesmas Padongko Kabupaten Barru. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 287–294. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i2.328

Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurseskasatmata, S. E., Rasyid, D., Sakriawati, S., Pannyiwi, R., & Saputra, M. K. F. (2024). Cost Sharing Paid by Social Askes Participants at Pelamonia Hospital Makassar and Faisal Islamic Hospital Makassar. International Journal of Health Sciences, 2(1), 33–47. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i1.238

Puspitasari, D., & Raharjo, B. (2019). Hubungan Sosial Ekonomi dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat Perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 112–121.

Putra, A. W., & Suryani, E. (2016). Faktor yang Mempengaruhi Penerapan PHBS di Lingkungan Rumah Tangga. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 11(1), 45–53.

Raharjo, S. (2017). Status Ekonomi dan Perilaku Hidup Bersih Masyarakat di Daerah Padat Penduduk. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(2), 101–109.

Setiadi. (2013). Konsep dan Proses Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suryani, E., & Lestari, N. (2018). Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dengan PHBS Rumah Tangga. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 9(1), 33–41.

Suharmiati, S. (2017). Hubungan Status Sosial Ekonomi dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Perkotaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 101–109.

World Health Organization. (2019). Social Determinants of Health. Geneva: WHO.

Yunita, R., & Harahap, R. (2020). Hubungan Pendidikan dan Pendapatan dengan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(3), 220–229.

Yakobus, I. K., Suat, H., Kurniawati, K., Zulham, Z., Pannyiwi, R., & Anurogo, D. (2023). The Use Social Media’s on Adolescents’ Mental Health. International Journal of Health Sciences, 1(4), 425–438. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.161

Downloads

Published

2025-09-18

How to Cite

Kubangun, N. A., & Mulat, T. C. (2025). Hubungan Status Sosial Ekonomi Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Masyarakat Perkotaan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 117–128. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.847