Kebijakan Larangan Suporter Tandang dalam Sepak Bola Indonesia: Telaah Tujuan, Dasar Pengaturan, dan Prasyarat Pencabutannya
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v3i1.1889Keywords:
Suporter Tandang, Kebijakan Larangan, Regulasi Kompetisi, Keamanan Pertandingan, KanjuruhanAbstract
Sejak tragedi Kanjuruhan tahun 2022, sepak bola profesional Indonesia telah melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion, dan kebijakan ini terus diperpanjang pada musim-musim berikutnya. Artikel ini mengkaji tujuan serta dasar penetapan larangan tersebut, argumen yang disampaikan oleh berbagai pemangku kepentingan, dan kondisi yang memungkinkan pencabutan larangan itu. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, artikel ini menganalisis pernyataan dari federasi dan operator liga, komunikasi pihak klub, pendapat perwakilan suporter, serta laporan media, yang diperkuat dengan literatur mengenai pengamanan massa. Temuan menunjukkan bahwa larangan ini merupakan langkah jangka pendek untuk menghindari risiko dengan alasan keamanan, yang diterapkan kepada seluruh suporter tim tamu tanpa memandang perilaku mereka; sementara itu, sumber-sumber yang ditinjau tidak menyebutkan indikator yang jelas untuk peninjauan kembali kebijakan tersebut. Di sisi lain, kericuhan yang melibatkan suporter tuan rumah masih terus terjadi, padahal kegagalan utama dalam tragedi Kanjuruhan terletak pada aspek manajemen pertandingan. Artikel ini mengusulkan kerangka kerja pembukaan kembali akses bagi suporter secara bersyarat dan berbasis pertandingan, dengan mempertimbangkan klasifikasi risiko laga, pendaftaran suporter, uji coba bertahap, serta evaluasi yang dipublikasikan, sembari tetap mempertahankan pembatasan untuk pertandingan berisiko tinggi. Temuan ini didasarkan pada pernyataan yang dilaporkan oleh media, dan menyarankan perlunya evaluasi empiris terhadap data insiden sebelum dan sesudah diberlakukannya larangan tersebut
References
Bola.com. (2025). Larangan suporter tandang BRI Super League diperpanjang, dilema sepak bola Indonesia di musim 2025/2026. https://www.bola.com/indonesia/read/6125816/larangan-suporter-tandang-bri-super-league-diperpanjang-dilema-sepak-bola-indonesia-di-musim-20252026
Bola.com. (2026). Kerusuhan suporter terus berulang, hukuman Komdis PSSI dinilai belum sentuh akar masalah. https://www.bola.com/indonesia/read/6867096/kerusuhan-suporter-terus-berulang-hukuman-komdis-pssi-dinilai-belum-sentuh-akar-masalah
CNN Indonesia. (2025, 6 Agustus). I.League jelaskan alasan FIFA larang suporter away di Super League. https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20250806135434-142-1259380/ileague-jelaskan-alasan-fifa-larang-suporter-away-di-super-league
iNews. (2026, 6 Juli). Larangan suporter tandang bisa dicabut, PSSI ingatkan risiko besar. https://www.rctiplus.com/news/detail/inews/5422216/larangan-suporter-tandang-bisa-dicabut--pssi-ingatkan-risiko-besar
JawaPos. (2025). Persib Bandung minta Bonek tak hadir di Stadion GBLA hindari sanksi laga kontra Persebaya Surabaya. https://www.jawapos.com/sepak-bola-indonesia/016554525/persib-bandung-minta-bonek-tak-hadir-di-stadion-gbla-hindari-sanksi-laga-kontra-persebaya-surabaya
Kumparan. (2025, 13 November). I.League tekankan Super League musim ini masih tanpa suporter tandang. https://kumparan.com/kumparanbola/i-league-tekankan-super-league-musim-ini-masih-tanpa-suporter-tandang-26EyWfwyIMY
Kumparan. (n.d.). PSSI trauma Tragedi Kanjuruhan, pesimistis suporter diizinkan away musim depan. https://kumparan.com/kumparanbola/pssi-trauma-tragedi-kanjuruhan-pesimistis-suporter-diizinkan-away-musim-depan-24yERHdr7DJ
Media Neliti. (2025). Analisis resepsi foto jurnalistik konten kerusuhan suporter Stadion Kanjuruhan. Jurnal Cakrawala Akademika. https://media.neliti.com/media/publications/617285-analisis-resepsi-foto-jurnalistik-konten-f9ce1312.pdf
Metrotvnews. (2025, 8 Juli). PT LIB upayakan kehadiran suporter tamu pada Liga 1 musim 2025/2026. https://www.metrotvnews.com/play/NrWCoOZR-pt-lib-upayakan-kehadiran-suporter-tamu-pada-liga-1-musim-20252026
Metrotvnews. (2026). Imbas kericuhan, PSSI beri 5 sanksi buat Persipura. https://www.metrotvnews.com/read/bmRCYV03-imbas-kericuhan-pssi-beri-5-sanksi-buat-persipura
Reicher, S., Stott, C., Cronin, P., & Adang, O. (2004). An integrated approach to crowd psychology and public order policing. Policing: An International Journal of Police Strategies & Management, 27(4), 558–572.
RM.id. (2023). Pengamat hingga mantan pemain dukung aturan Liga 1 suporter tamu dilarang hadir. https://rm.id/baca-berita/zona-sport/174951/pengamat-hingga-mantan-pemain-dukung-aturan-liga-1-suporter-tamu-dilarang-hadir/2
Setkab.go.id. (2022, 14 Oktober). TGIPF serahkan laporan investigasi Tragedi Kanjuruhan kepada Presiden. https://setkab.go.id/tgipf-serahkan-laporan-investigasi-tragedi-kanjuruhan-kepada-presiden/
Suara Cianjur. (2023, 20 Juli). Erick Thohir: Larangan suporter tur tandang di sepak bola Indonesia berlaku selama dua tahun. https://www.suara.com/cianjur/2023/07/20/180000/erick-thohir-larangan-suporter-tur-tandang-di-sepak-bola-indonesia-berlaku-selama-dua-tahun
Vasilyev, I. A. (2023). Aims of disciplinary sanctions for the spectators' behavior: Controversial UEFA practice concerning football clubs. Law Enforcement Review, 7(1), 93–102. https://doi.org/10.52468/2542-1514.2023.7(1).93-102
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Uden Kusuma Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




