Determinan Perilaku Pasangan Usia Subur Dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Penggunaan Kontrasepsi AKDR Studi Mixed Methods Di Puskesmas Wilayah Tayu Kabupaten Pati Tahun 2026
Determinants of Behavior Among Couples of Reproductive Age and the Role of Healthcare Workers Regarding the Use of IUD Contraception: A Mixed-Methods Study at Community Health Centers (Puskesmas) in the Tayu Area, Pati Regency, 2026
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1868Keywords:
Perilaku, Pasangan Usia Subur, Peran Tenaga Kesehatan, AKDRAbstract
Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektivitas tinggi hingga 99,4%, namun cakupan penggunaannya di wilayah Tayu Kabupaten Pati masih tergolong rendah, yaitu hanya 4% dari total peserta KB aktif. Rendahnya cakupan ini diduga dipengaruhi oleh faktor determinan perilaku Pasangan Usia Subur (PUS) seperti pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga, serta peran tenaga kesehatan dalam pemberian konseling dan pelayanan KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan perilaku Pasangan Usia Subur (PUS) dan peran tenaga kesehatan terhadap cakupan penggunaan kontrasepsi AKDR di Puskesmas wilayah Tayu Kabupaten Pati Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan desain Sequential Explanatory, yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Fase kuantitatif dilakukan kepada 110 responden PUS menggunakan kuesioner, dianalisis dengan uji Chi-Square, Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, korelasi Eta, dan Regresi Logistik Biner. Fase kualitatif dilakukan pada 10 informan (5 tenaga kesehatan dan 5 PUS) yang dipilih secara purposive melalui wawancara mendalam (in-depth interview). Temuan kualitatif mengungkap hambatan psikoseksual (rasa malu saat pemeriksaan ginekologi dan ketakutan nyeri), mitos AKDR yang diperkuat oleh mertua dan lingkungan sosial, serta dominasi suami dalam pengambilan keputusan reproduksi sebagai penghambat utama. Simpulan: Dukungan suami merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi penggunaan AKDR (OR=11,3). Terdapat fenomena disonansi kognitif-afektif bahwa pengetahuan yang baik tidak otomatis menghasilkan sikap dan tindakan positif terhadap AKDR.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Annisa, F., Wahyuni, S., & Rahmatullah, R. (2021). Efektivitas penggunaan phantom uterus dan video animasi terhadap pemahaman ibu tentang pemasangan AKDR di Puskesmas Kota Makassar. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Indonesia, 11(2), 88–97
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Laporan Kinerja Program Bangga Kencana Tahun 2023. Jakarta: BKKBN
Bandura, A. (1997). Self-efficacy in changing societies. Cambridge: Cambridge University Press
Chita, V., & Cusmarih, V. (2024). Hubungan Peran Tenaga Kesehatan, Pengetahuan dan Dukungan Suami Terhadap Pemilihan Akseptor KB IUD di Puskesmas Kelurahan Keagungan Tahun 2023. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati, 9(1), 76–86.
Darmayanti, N., & Siregar, E. D. P. (2024). Pengetahuan Ibu dan Peran Tenaga Kesehatan Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Puskesmas Padang Bulan Medan. Excellent Midwifery Journal, 7(1), 77-83.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Pati 2024
Fitriani, A. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa, 7(1), 1-8. https://doi.org/10.30602/jkk.v7i1.710
Gustika, S., Yun, D. C., & Nainggolan, A. W. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Wanita Usia Subur dalam Memilih Alat Kontrasepsi IUD di Desa Uring Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2022. An-Najat, 2(4), 216-223
Notoadmojo. (2023). Perubahan dalam Perilaku Kesehatan; Konsep dan Aplikasi. Graha Ilmu.
Handayani, S. (2021). Buku ajar Keluarga Berencana. Pustaka Baru Press.
Jumiati, et al. (2023). Efektivitas IUD sebagai metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 15–23. https://journal.poltekkes.ac.id
Karlina, N., Wardayani, E., & Simarmata, M. (2024). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Lingkar Edukasi Indonesia.
Kemenkes RI. (2021). Pedoman pelayanan kontrasepsi dan keluarga berencana. Jakarta: Direktorat Kesehatan Keluarga, Kemenkes RI
Kemenkes RI. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual. Kemenkes RI
Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 122/KEP/E1/2026 tentang Standar Pelayanan Direktorat Bina Akses Pelayanan Keluarga Berencana
Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 267/KEP/E3/2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelas Ayah Teladan Dalam Rangka Peningkatan Capaian Keluarga Berencana Pascapersalinan (KBPP)
Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 119/KEP/F2/2025 tentang Panduan Pelaksanaan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)
Lestari, M. A., & Ismiati. (2024). Tingkat Pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 12(1), 679-685
Mohammad Satrya, D. A. S., & Margiyanti, N. J. (2022). The Relationship of Husband Support with Maternal Interest in The Selection of Intra-Uterine Device (IUD) Contraceptives in The Work Area Bulang Health Center Batam City. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 1(2), 24–30
Nurjanah, E., & Susiloningtyas, I. (2026). Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS). Essentia: Journal of Medical Practice and Research, 2(1), 51-64.
Pettalongi, S. S., Muas, M., Arafat, & Ndaomanu, D. N. (2025). Buku Referensi Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Metode Campuran. Media Penerbit Indonesia
Rahayu, S., & Wijayanti, T. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Penggunaan Kontrasepsi IUD Dalam Tinjauan Literature Review Tahun 2021. Borneo Student Research, 3(2), 1675-1687
Safitri, M., Wijayanti, T., & Wiyoko, P. F. (2021). Hubungan Antara Sikap Ibu terhadap Penggunaan Alat Kotrasepsi IUD: Literature Review. Borneo Student Research, 3(1), 1321-1329
Sulistyani, A., Dwihestie, L.K., Dewi, R.K. (2025). Analisis Tren Pemanfaatan Pelayanan Keluarga Berencana oleh Pasangan Usia Subur di Fasilitas Kesehatan: Studi Berbasis Data rekam Medis di Puskesmas Musuk Boyolali. JURMIK (Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan), 5(1), 24-29, Juni, 2025.
Trianingsih, Sari, E. P., Hamid, S. A., & Hasbiah. (2021). Hubungan Peran Tenaga Kesehatan, Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Akseptor KB IUD di UPTD Puskesmas Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(3), 1283–1287. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i3.1737United Nations. (2023). Contraceptive use by method. United Nations Department of Economic and Social Affairs. https://www.un.org/development/desa Utami, A. S., & Lestari, S. (2024). Buku Ajar: KB dan Pelayanan Kontrasepsi. Eureka Media Aksara.Wahyuningrum, T. (2024). Cognitive-affective dissonance dalam perilaku penggunaan kontrasepsi jangka panjang: Studi pada PUS di wilayah pedesaan Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(2), 101–114. https://doi.org/10.22435/jkr.v15i2.1023
World Health Organization (WHO). (2021). Contraception. World Health Organization (WHO). https://www.who.int/health-topics/contraception#tab=tab_1
Yuriah, S., & Sari, L. P. (2025). Hubungan Dukungan Suami dengan Keikutsertaan Akseptor KB IUD. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) Universitas Respati Indonesia, 15(4), 416-426.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riyantika, Siti Maimunah, Evi Hasnita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




