Pengaruh Edukasi Berbasis WhatsApp terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan

Authors

  • Nurhasanah Nurhasanah STIK Gema Insan Akademik Makassar
  • Ika Warisantika STIK Gema Insan Akademik Makassar
  • Lisna Latifah STIK Gema Insan Akademik Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1853

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Whatsapp, Pengetahuan, Ibu Hamil, Tanda Bahaya Kehamilan

Abstract

Latar belakang: Keterlambatan mengenali tanda bahaya kehamilan merupakan salah satu penyebab keterlambatan pencarian pertolongan yang berkontribusi pada kematian ibu. Edukasi berbasis aplikasi pesan instan seperti WhatsApp berpotensi menjadi media yang mudah dijangkau ibu hamil. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi berbasis WhatsApp terhadap pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Metode: Penelitian kuasi-eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest pada 40 ibu hamil trimester II–III yang dipilih dengan purposive sampling. Intervensi berupa edukasi melalui grup WhatsApp (infografis, video pendek, dan sesi tanya jawab) selama 4 minggu. Pengetahuan diukur dengan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis dengan uji paired t-test (α = 0,05). Hasil: Rerata skor pengetahuan meningkat dari 60,2 ± 10,4 menjadi 82,3 ± 7,8 (selisih rerata 22,1; 95% CI 19,22–24,98; p < 0,001). Proporsi ibu berpengetahuan baik meningkat dari 10,0% menjadi 77,5%. Kesimpulan: Edukasi berbasis WhatsApp berpengaruh signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dan dapat menjadi media pendukung pelayanan antenatal.

References

Adesri Baysu, C. (2025). Pengaruh edukasi melalui WhatsApp Group terhadap pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas. Repository Universitas Alifah Padang. http://repository.alifah.ac.id/id/eprint/2241/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan antenatal terpadu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan (Edisi ke-4). PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Suhetri, S., Andini, R., & Pratama, A. (2025). Pengaruh edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Farmasi dan Kesehatan (JFKeS), 12(1). https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jfkes/article/view/4391

Wawan, A., & Dewi, M. (2017). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Nuha Medika.

World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Nurhasanah, N., Warisantika, I., & Latifah, L. (2026). Pengaruh Edukasi Berbasis WhatsApp terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1730–1734. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1853