Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Kemandirian Lansia Dalam Melakukan Aktivitas Kehidupan Sehari-Hari Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangsari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1845Keywords:
Aktivitas Fisik, Lansia, Kemandirian, Aktivitas Kehidupan Sehari-Hari, PuskesmasAbstract
Latar Belakang: Peningkatan usia dapat disertai penurunan kekuatan otot, keseimbangan, mobilitas, dan kemampuan fungsional. Aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan lansia berpotensi membantu mempertahankan kemandirian dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari (Activities of Daily Living atau ADL). Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari di wilayah kerja Puskesmas Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Data menggunakan 88 responden lansia. Aktivitas fisik dikategorikan menjadi aktif dan kurang aktif, sedangkan tingkat kemandirian dinilai berdasarkan kemampuan melakukan aktivitas dasar sehari-hari. Analisis menggunakan distribusi frekuensi dan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil: Dalam data kerja, 39 responden (44,3%) termasuk kategori aktif dan 49 responden (55,7%) kurang aktif. Sebanyak 53 responden (60,2%) tergolong mandiri, sedangkan 35 responden (39,8%) mengalami ketergantungan dalam satu atau lebih aktivitas sehari-hari. Proporsi lansia mandiri pada kelompok aktif adalah 79,5%, dibandingkan dengan 44,9% pada kelompok kurang aktif. Analisis bivariat menunjukkan hubungan statistik dengan nilai p sekitar 0,001. Kesimpulan: Data kerja menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Promosi aktivitas fisik yang aman dan sesuai kemampuan dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan lansia. Kesimpulan final harus didasarkan pada data lapangan yang sebenarnya.
References
Ariyanti, S., Rahmat, R. A., & Treasa, A. D. (2026). Program senam lansia sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan lansia. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1006–1014. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i3.1174
Chodzko-Zajko, W. J., Proctor, D. N., Fiatarone Singh, M. A., Minson, C. T., Nigg, C. R., Salem, G. J., & Skinner, J. S. (2009). Exercise and physical activity for older adults. Medicine & Science in Sports & Exercise, 41(7), 1510–1530. https://doi.org/10.1249/MSS.0b013e3181a0c95c
Fried, L. P., Tangen, C. M., Walston, J., Newman, A. B., Hirsch, C., Gottdiener, J., Seeman, T., Tracy, R., Kop, W. J., Burke, G., & McBurnie, M. A. (2001). Frailty in older adults: Evidence for a phenotype. The Journals of Gerontology: Series A, 56(3), M146–M156. https://doi.org/10.1093/gerona/56.3.M146
Guralnik, J. M., Simonsick, E. M., Ferrucci, L., Glynn, R. J., Berkman, L. F., Blazer, D. G., Scherr, P. A., & Wallace, R. B. (1994). A short physical performance battery assessing lower extremity function: Association with self-reported disability and prediction of mortality and nursing home admission. Journal of Gerontology, 49(2), M85–M94. https://doi.org/10.1093/geronj/49.2.M85
Katz, S., Ford, A. B., Moskowitz, R. W., Jackson, B. A., & Jaffe, M. W. (1963). Studies of illness in the aged: The index of ADL, a standardized measure of biological and psychosocial function. JAMA, 185(12), 914–919. https://doi.org/10.1001/jama.1963.03060120024016
Mahoney, F. I., & Barthel, D. W. (1965). Functional evaluation: The Barthel Index. Maryland State Medical Journal, 14, 61–65.
Pahor, M., Guralnik, J. M., Ambrosius, W. T., Blair, S., Bonds, D. E., Church, T. S., Espeland, M. A., Fielding, R. A., Gill, T. M., Groessl, E. J., King, A. C., Kritchevsky, S. B., Manini, T. M., McDermott, M. M., Miller, M. E., Newman, A. B., Rejeski, W. J., Sink, K. M., Williamson, J. D., & LIFE Study Investigators. (2014). Effect of structured physical activity on prevention of major mobility disability in older adults: The LIFE study randomized clinical trial. JAMA, 311(23), 2387–2396. https://doi.org/10.1001/jama.2014.5616
Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., Cakrawati, C. R., Dasaryandi, K. R., & Nasution, N. (2026). Pemberdayaan pasien diabetes melitus dalam pencegahan ulkus diabetikum dan risiko infeksi berulang: Empowerment of patients with diabetes mellitus in the prevention of diabetic ulcers and the risk of recurrent infection. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 985–991. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1586
Rante, A., Rasyid, D., & M, W. (2023). Edukasi aktifitas fisik pada lansia yang menderita penyakit hipertensi di Desa Mendatte Kabupaten Enrekang. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 21–27. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.208
Satria, R. P., & Rahmat, R. A. (2026). Faktor yang berhubungan dengan healthy aging pada lansia di komunitas. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1486–1493. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i3.1327
Sherrington, C., Fairhall, N. J., Wallbank, G. K., Tiedemann, A., Michaleff, Z. A., Howard, K., Clemson, L., Hopewell, S., & Lamb, S. E. (2019). Exercise for preventing falls in older people living in the community. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2019(1), Article CD012424. https://doi.org/10.1002/14651858.CD012424.pub2
Verbrugge, L. M., & Jette, A. M. (1994). The disablement process. Social Science & Medicine, 38(1), 1–14. https://doi.org/10.1016/0277-9536(94)90294-1
World Health Organization. (2015). World report on ageing and health. https://www.who.int/publications/i/item/9789241565042
World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128
.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Popi Ovtapiana, Ira Faridasari , Lin Herlina , Ibrohim Ibrohim, Nuniek Tri Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




