Profil Risiko Komplikasi Kardiovaskular dan Ginjal serta Perubahan Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus melalui Edukasi Berbasis Risiko di Puskesmas Cirimekar

Cardiovascular and Renal Complication Risk Profiles and Changes in Diabetes Mellitus Patients’ Knowledge through Risk-Based Education at Cirimekar Primary Health Care Center

Authors

  • Jafar Elyas
  • Gaza Multazam
  • Disty Chania
  • Ni Made Ayu Widiyasih
  • Aryoga Krishna Murthi
  • Elies Fitriani
  • Muhammad Arvid Suhada

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1818

Keywords:

Diabetes Mellitus, Chronic Kidney Disease, Coronary Heart Disease, Education Health

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang berhubungan dengan peningkatan risiko komplikasi kardiovaskular dan gangguan ginjal. Deteksi dini melalui stratifikasi risiko diperlukan untuk menggambarkan kondisi pasien serta mendukung penentuan prioritas pemantauan dan edukasi pada pelayanan kesehatan primer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil risiko komplikasi kardiovaskular dan ginjal pada pasien diabetes melitus serta mengevaluasi perubahan tingkat pengetahuan pasien melalui edukasi berbasis risiko di Puskesmas Cirimekar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan evaluasi one group pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Responden merupakan pasien diabetes melitus peserta Prolanis Puskesmas Cirimekar. Profil risiko kardiovaskular dinilai menggunakan pendekatan Framingham Risk Score, sedangkan risiko gangguan ginjal dinilai berdasarkan parameter estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR) dan albuminuria. Evaluasi pengetahuan dilakukan pada 46 responden dengan data pretest dan posttest lengkap menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire-24 (DKQ-24) dan Heart Disease Fact Questionnaire (HDFQ). Hasil: Sebanyak 126 pasien diabetes melitus dianalisis untuk stratifikasi risiko. Sebagian besar responden berada pada kategori risiko kardiovaskular berat berdasarkan Framingham Risk Score yaitu 81 pasien (64,3%), sedangkan kategori risiko gangguan ginjal terbanyak adalah risiko sedang sebanyak 55 pasien (43,7%). Evaluasi perubahan pengetahuan pada 46 responden menunjukkan peningkatan skor DKQ-24 dari 13,87 ± 2,37 menjadi 21,07 ± 0,93 dan skor HDFQ dari 17,07 ± 5,45 menjadi 22,98 ± 1,37. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan skor pengetahuan yang bermakna secara statistik pada kedua instrumen (p <0,001). Kesimpulan: Stratifikasi risiko memberikan gambaran profil komplikasi kardiovaskular dan gangguan ginjal pada pasien diabetes melitus di pelayanan primer. Edukasi berbasis risiko menunjukkan adanya perubahan pengetahuan pasien mengenai pengelolaan diabetes melitus dan pencegahan komplikasi berdasarkan evaluasi sebelum dan sesudah edukasi.

References

American Diabetes Association Professional Practice Committee (2024) ‘Standards of Care in Diabetes—2024’, Diabetes Care, 47(Supplement 1), pp. S1–S321.

Cosentino, F., Grant, P.J., Aboyans, V., Bailey, C.J., Ceriello, A., Delgado, V. et al. (2020) ‘2020 ESC Guidelines on cardiovascular disease prevention in clinical practice’, European Heart Journal, 41(37), pp. 3505–3517.

D’Agostino, R.B., Vasan, R.S., Pencina, M.J., Wolf, P.A., Cobain, M., Massaro, J.M. and Kannel, W.B. (2008) ‘General cardiovascular risk profile for use in primary care: The Framingham Heart Study’, Circulation, 117(6), pp. 743–753.

International Diabetes Federation (2021) IDF Diabetes Atlas. 10th edn. Brussels: International Diabetes Federation.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kidney Disease: Improving Global Outcomes (2024) KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney International, 105(Suppl 4), pp. S117–S314.

Kovesdy, C.P. (2022) ‘Epidemiology of chronic kidney disease: an update 2022’, Kidney International Supplements, 12(1), pp. 7–11.

Hoogeveen, E.K. (2022) ‘The Epidemiology of Diabetic Kidney Disease’, Kidney Dialysis, 2(3), pp. 433–442.

Mach, F., Baigent, C., Catapano, A.L., Koskinas, K.C., Casula, M., Badimon, L. et al. (2020) ‘2020 ESC/EAS Guidelines for the management of dyslipidaemias’, European Heart Journal, 41(1), pp. 111–188.

Marx, N., Federici, M., Schütt, K., Müller-Wieland, D., Ajjan, R.A., Antunes, M.J. et al. (2023) ‘2023 ESC Guidelines for the management of cardiovascular disease in patients with diabetes’, European Heart Journal, 44(39), pp. 4043–4140.

PERKENI (2021) Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Jakarta: Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

Powers, M.A., Bardsley, J.K., Cypress, M., Duker, P., Funnell, M.M., Fischl, A.H. et al. (2020) ‘Diabetes self-management education and support in adults with type 2 diabetes: A consensus report’, Diabetes Care, 43(7), pp. 1636–1649.

Wilson, S., Mone, P., Jankauskas, S.S. and Santulli, G. (2021) ‘Chronic kidney disease: Definition, updated epidemiology, staging, and mechanisms of increased cardiovascular risk’, Journal of Clinical Hypertension, 23(4), pp. 831–834.

Zuriati, Wijaya, I., Suriya, M., Khasanah, N.I., Septiani, S.P. and Aini, F.R. et al. (2026) ‘Implementasi Diabetes Self-Management Education (DSME) untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perawatan Diri Pasien Diabetes Mellitus’, pp. 104–112.

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Elyas, J., Multazam, G., Chania, D., Widiyasih, N. M. A., Murthi, A. K., Fitriani, E., & Suhada, M. A. (2026). Profil Risiko Komplikasi Kardiovaskular dan Ginjal serta Perubahan Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus melalui Edukasi Berbasis Risiko di Puskesmas Cirimekar: Cardiovascular and Renal Complication Risk Profiles and Changes in Diabetes Mellitus Patients’ Knowledge through Risk-Based Education at Cirimekar Primary Health Care Center. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1840–1849. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1818