Analisis Dampak Ketidaksesuaian Statistik Manual Dan Elektronik Terhadap Pelaporan Harian Rawat Jalan Di RS Hermina Arcamanik

Analysis of the Impact of Manual and Electronic Statistical Discrepancies on Daily Outpatient Reportingat Hermina Arcamanik Hospital

Authors

  • Yuyun Yunengsih Politeknik Piksi Ganesha
  • Dhiya Febriyanisa Adha Politeknik Piksi Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1695

Keywords:

Statistik Manual, Statistik Elektronik, RME, Ketidaksesuaian, Pelaporan

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) adalah rekam medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektronik yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan rekam medis. Ketidaksesuaian data statistik kerap terjadi pada masa transisi dari sistem pencatatan konvensional menuju rekam medis elekronik akibat belum seragamnya prosedur operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksesuaian antara statistik manual dan elektronik serta dampaknya terhadap akurasi pelaporan harian pasien rawat jalan di RS Hermina Arcamanik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap petugas pelaporan serta Kepala Unit Rekam Medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian data harian disebabkan oleh belum optimalnya fitur sistem rekam medis elektronik (RME) AFYA Better dalam mencatat pembatalan, penyesuaian data dokter, dan penjamin, serta lemahnya koordinasi antar-unit terkait. Statistik manual terbukti masih memiliki peran penting sebagai bentuk kontrol aktif terhadap keakuratan data. Simpulan dari penelitian ini adalah ketidaksesuaian data berdampak pada penurunan efisiensi waktu pelaporan dan risiko bias indikator pelayanan jika tidak diverifikasi manual. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan penyusunan Standar Prosedur Operasional (SPO) mengenai konfirmasi pembatalan dan penyelenggaraan pelatihan komunikasi antar-unit

References

Abdussamad, Z. (2022). Metode penelitian kualitatif. Syakir Media Press.

Amardani, G., & Sulistiadi, W. (2024). Evaluasi kualitas data pelaporan rumah sakit dalam menunjang perencanaan strategis. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(1), 45–55. https://doi.org/10.14710/jmki.v12i1

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (2023). Petunjuk teknis pemantauan dan evaluasi pelaporan pelayanan kesehatan rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id/

Firjatullah, T. Q. A., & Suryani, A. I. (2023). Analisis ketepatan pendistribusian rekam medis rawat jalan terhadap efektivitas pelayanan di RSUD Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 8(2), 195–204. https://doi.org/10.52943/jipiki.v8i2.1341

Hatta, G. R. (2021). Pedoman manajemen informasi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Universitas Indonesia Publishing.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). PeratFuran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/

Kusuma, S. A. (2025). Pengaruh data statistik terhadap aplikasi EMR Rumah Sakit Hermina Arcamanik Kota Bandung [Karya Tulis Ilmiah/Skripsi tidak diterbitkan]. Politeknik Piksi Ganesha.

Mathar, I. (2021). Manajemen informasi kesehatan: Pengelolaan data pelayanan kesehatan. Deepublish.

Nurfika, R., Hidayat, T., & Rahmawati, E. (2026). Analisis perbandingan kualitas data rekam medis manual dan elektronik di Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta. Medika Trada: Jurnal Kesehatan Politeknik Bina Trada Semarang, 4(1), 12–22.

Pemerintah Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan. Lembaran Negara Republik Indonesia. https://peraturan.go.id/

Rosita, A., & Swari, S. J. (2022). Peran buku register rawat jalan dalam pemantauan volume pelayanan pasien. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(1), 34–42. https://doi.org/10.22146/jkesvo.71234

Setiawan, E., Handayani, P. W., & Hidayanto, A. N. (2023). Analisis ketidaksesuaian data statistik pada masa transisi rekam medis konvensional ke elektronik. Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika, 9(3), 201–209. https://doi.org/10.26418/jepi.v9i3.67890

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Ed. ke-2). Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 105. https://peraturan.go.id/

World Health Organization. (2023). Health information systems and data quality assessment framework. World Health Organization. https://www.who.int/publications

Yuningsih, Y., & Oktaviani, V. (2024). Tingkat kesiapan implementasi rekam medis elektronik: Studi kasus pada Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 1120–1130. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9876

Downloads

Published

2026-09-17

How to Cite

Yunengsih, Y., & Adha, D. F. (2026). Analisis Dampak Ketidaksesuaian Statistik Manual Dan Elektronik Terhadap Pelaporan Harian Rawat Jalan Di RS Hermina Arcamanik: Analysis of the Impact of Manual and Electronic Statistical Discrepancies on Daily Outpatient Reportingat Hermina Arcamanik Hospital. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1393–1402. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1695