Sistematik Literatur Review: Penggunaan Antibiotik Meropenem Di Rumah Sakit Jakarta

Systematic Literature Review: Use of Meropenem Antibiotics in Jakarta Hospitals

Authors

  • Apip Hadi Universitas Pertahanan RI

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1685

Keywords:

Meropenem, Antibiotik, Rumah Sakit, Antimicrobial Stewardship, Resistensi

Abstract

Latar Belakang Meropenem merupakan antibiotik golongan karbapenem yang digunakan sebagai terapi lini akhir untuk infeksi berat akibat bakteri Gram-negatif multiresisten. Namun, penggunaan yang tidak rasional berisiko mempercepat munculnya resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis pola, kesesuaian, dan dampak penggunaan Meropenem di rumah sakit Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari basis data PubMed, Google Scholar, Indonesia OneSearch, dan repositori universitas menggunakan kata kunci “Meropenem”, “Jakarta”, “rumah sakit”, “antibiotic use”, dan “antimicrobial stewardship”. Dari 130 publikasi awal, Setelah proses penyaringan dan penilaian kelayakan, 12 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif. Dari 12 studi tersebut, 6 studi memiliki data kuantitatif yang dapat dibandingkan, sedangkan sisanya bersifat deskriptif atau survei persepsi. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Meropenem di rumah sakit Jakarta berkisar 7–8% dari total antibiotik sistemik. Tingkat kesesuaian penggunaan masih rendah (15–35%), dengan sebagian besar terapi diberikan secara empiris tanpa dasar kultur. Resistensi terhadap Meropenem mulai meningkat, baik pada isolat klinis maupun lingkungan rumah sakit. Kesimpulan. penggunaan Meropenem di rumah sakit Jakarta masih belum sepenuhnya rasional. Penguatan Antimicrobial Stewardship (AMS), audit penggunaan antibiotik, dan kebijakan restriksi untuk antibiotik Reserve sangat diperlukan guna mencegah peningkatan resistensi di masa mendatang.

References

Hapsari, D., et al. (2022). Environmental occurrence of carbapenem-resistant E. coli in Jakarta hospital wastewater. Indonesian Journal of Technology, 17(3), 115–122.

Mulyani, R., et al. (2024). Evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan klasifikasi WHO AWaRe di RSUP Fatmawati Jakarta. Eduvest Journal, 4(5), 87–96.

Nugroho, A. (2014). Evaluasi penggunaan antibiotik Meropenem pada pasien sepsis di RUMKITAL Dr. Mintohardjo Jakarta. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Rahardjo, H., et al. (2021). Point prevalence survey of antibiotic use in Indonesian hospitals. International Journal of Infectious Diseases, 107, 1–8.

Setiawan, A., et al. (2022). Physician perceptions of antimicrobial stewardship in Jakarta hospitals. Journal of Global Antimicrobial Resistance, 29, 45–52.

World Health Organization. (2019). AWaRe Classification Database of Antibiotics. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

Hadi, A. (2026). Sistematik Literatur Review: Penggunaan Antibiotik Meropenem Di Rumah Sakit Jakarta: Systematic Literature Review: Use of Meropenem Antibiotics in Jakarta Hospitals. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1342–1346. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1685