Pendampingan Perencanaan Pelayanan Farmasi Berbasis Kebutuhan Untuk Mendukung Mutu Pelayanan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1518Keywords:
Pendampingan, Perencanaan, Pelayanan Farmasi, Berbasis Kebutuhan, Mutu Pelayanan KesehatanAbstract
Latar Belakang: Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan karena berhubungan langsung dengan ketersediaan, keamanan, mutu, dan penggunaan obat yang rasional. Perencanaan pelayanan farmasi yang tidak didasarkan pada kebutuhan aktual dapat menyebabkan kekurangan maupun kelebihan persediaan obat, pemborosan anggaran, peningkatan risiko obat kedaluwarsa, serta terganggunya kesinambungan pelayanan. Tujuan: Meningkatkan kemampuan tenaga kefarmasian dalam menyusun perencanaan pelayanan farmasi berbasis kebutuhan sehingga dapat mendukung ketersediaan obat, efisiensi pengelolaan sumber daya, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada 30 tenaga kefarmasian di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi, pendampingan identifikasi kebutuhan, analisis data pemakaian, penyusunan rencana kebutuhan obat dan bahan farmasi, serta evaluasi pretest dan posttest. Materi mencakup identifikasi kebutuhan pelayanan, analisis data penggunaan, perhitungan kebutuhan, pengelolaan stok, penentuan prioritas, penyusunan rencana pengadaan, pengendalian persediaan, dan monitoring evaluasi. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan perencanaan pelayanan farmasi berbasis kebutuhan. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 62,1 pada pretest menjadi 87,4 pada posttest. Kemampuan peserta dalam mengidentifikasi kebutuhan, menganalisis data pemakaian, menghitung kebutuhan, menentukan prioritas, serta menyusun rencana pelayanan farmasi juga mengalami peningkatan. Peserta menjadi lebih memahami pentingnya penggunaan data aktual sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan pelayanan kefarmasian. Kesimpulan: Pendampingan perencanaan pelayanan farmasi berbasis kebutuhan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kefarmasian. Pendekatan ini dapat mendukung ketersediaan obat dan bahan farmasi, efisiensi penggunaan anggaran, pengendalian persediaan, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Pendampingan secara berkala diperlukan agar kemampuan perencanaan dapat diterapkan secara berkelanjutan
Downloads
References
Adam, A., Alim, A., Edison Nufninu, R., Zamli, & Bahri, S. (2026). Strengthening Oral Health and Oral Hygiene Behaviour among School-Aged Children through the Healthier Smiles Phase 7 Programme: Results of an End-line Assessment in North Luwu and East Luwu Regencies, South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Health Sciences, 4(3), 696–709. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1407
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Pedoman Pengelolaan Obat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: BPOM RI; 2022.
Ibrahim, S. A., Rahmat , R. A., & Pannyiwi, R. (2026). The Relationship Between Rehabilitation Exercise Compliance And Mobility Recovery In Post-Orthopedic Surgery Patients. International Journal of Health Sciences, 4(3), 772–782. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i3.1471
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Klinik. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pengelolaan Obat dan Bahan Medis Habis Pakai. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Standar Pelayanan Kefarmasian di Klinik. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
Management Sciences for Health. Managing Drug Supply: The Selection, Procurement, Distribution, and Use of Pharmaceuticals. 3rd ed. Arlington: MSH; 2021.
Milstein A, Schreyoegg J. Pharmaceutical supply management and healthcare quality improvement. Health Policy. 2021;125(8):1012-8.
Ministry of Health Republic of Indonesia. Pharmaceutical Services Standards and Guidelines. Jakarta: Ministry of Health; 2022.
Pannyiwi, R., Azis, MNSA, & Rahmat, RA (2025). Analysis of Nurses ' Obstacles in Implementing Therapeutic Communication in Healthcare Environments . Barongko : Journal of Health Sciences , 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). The Roles of School Health Education in Increasing Adolescent Awareness of the Dangers of Drugs . JIMAD: Multidisciplinary Scientific Journal , 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324
Riswan, R., Pannyiwi, R., Aulia, SP, & Sapnita , S. (2026). Developing Creative Products Based on Local Potential to Increase Community Income . Social Friends: Journal of Community Service, 4(3), 1241–1251. https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1261
Sulistyani Prabu Aji; Riska Sabriana ; Eka Sarofah Ningsih; Nursing Care of the Reproductive System. ISBN No.: 978-623-09-6611-8. Publisher: AGDOSI Makassar . https://agdosi.com/2023/11/07/asuhan-kekeras-sistem-reproduk /
World Health Organization. Access to Medicines and Health Products. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. The Selection and Use of Essential Medicines. Geneva: WHO; 2023.
World Health Organization. WHO Guideline on Country Pharmaceutical Pricing Policies. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. Medication Safety in Polypharmacy. Geneva: WHO; 2022.
World Health Organization. Global Patient Safety Action Plan 2021–2030. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. Good Storage Practices for Pharmaceuticals. Geneva: WHO; 2022.
World Health Organization. Operational Framework for Primary Health Care: Transforming Vision into Action. Geneva: WHO; 2021.
World Health Organization. Quality Assurance of Medicines and Pharmaceutical Services. Geneva
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmat Pannyiwi, Azmi Wijayati, Enka Nur Ishmatika , Afina Nurfauziah , Najmah Salsabila, Dwi Ardyna Octa Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






