Promosi Kesehatan Sebagai Upaya Preventif Dalam Menurunkan Angka Perokok Pemula

Authors

  • Musaidah Musaidah STIKes Gunung Sari
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI

DOI:

https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1423

Keywords:

Promosi Kesehatan, Perokok Pemula, Remaja, Pencegahan, Perilaku Merokok.

Abstract

Latar Belakang: Perilaku merokok pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Usia pertama kali merokok cenderung semakin muda sehingga meningkatkan risiko ketergantungan nikotin, penyakit tidak menular, serta berbagai dampak kesehatan jangka panjang. Promosi kesehatan merupakan salah satu strategi preventif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap negatif terhadap rokok, serta mencegah munculnya perilaku merokok pada remaja. Tujuan: Menganalisis pengaruh promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, dan penurunan niat merokok pada remaja sebagai upaya preventif dalam menurunkan angka perokok pemula. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Penelitian dilakukan pada 80 siswa SMP dan SMA yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi berupa promosi kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, video edukasi, dan media leaflet mengenai bahaya merokok. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan niat merokok yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Paired t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Rerata skor pengetahuan meningkat dari 64,8±10,5 menjadi 84,6±8,2 setelah intervensi (p<0,001). Rerata skor sikap terhadap perilaku merokok meningkat dari 67,3±9,4 menjadi 86,2±7,6 (p<0,001), sedangkan skor niat merokok menurun secara bermakna dari 18,4±4,7 menjadi 11,2±3,9 (p<0,001). Kesimpulan: Promosi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap yang lebih positif terhadap pencegahan merokok, serta menurunkan niat menjadi perokok pada remaja. Program promosi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan di sekolah berpotensi menjadi strategi preventif dalam menekan angka perokok pemula.

References

Bandura A. Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Englewood Cliffs (NJ): Prentice Hall; 1986.

Glanz K, Rimer BK, Viswanath K. Health behavior: Theory, research, and practice. 5th ed. San Francisco: Jossey-Bass; 2015.

Green LW, Kreuter MW. Health program planning: An educational and ecological approach. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2005.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Musaidah, Achmad Hilal, & Rahmat Pannyiwi. (2026). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Strategi Promosi Kesehatan Masyarakat. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 720–725. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i2.1108

Musaidah, M., Rosdiana, R., Indrastuti, A., & Wijayanti, L. A. (2026). Development of Information Technology-Based Community Health Promotion Applications to Improve Public Health. International Journal of Health Sciences, 4(1), 68–74. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i1.1096

Musaidah, M., & Rahmat, R. A. (2026). Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas: Studi Pretest-Posttest. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 1304–1311. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/Barongko/article/view/1301

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.

Nursinah, A., Suabey, S., Kadir, E., Asmi, A. S., Purbanova, R., Henderika Litaay, S. C., & Pannyiwi, R. (2023). Environmental Sociology Approach From A Social Risk Perspective. International Journal of Health Sciences, 1(2), 102–110. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i2.59

Pannyiwi, R., & Ali, A. (2026). Peran Pendidikan Kesehatan Sekolah Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Terhadap Bahaya Narkoba. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(4), 226–231. https://jurnal.agdosi.com/index.php/JIMAD/article/view/1324

Rizki Andita Noviar, S.Kep, Ns ; Ramli Muhammad, S.pd, Akp, M.Kes ; Supriadin, S.Kep, Ns, M.Kep,(2026). Buku Ajar Dasar – Dasar Keperawatan (Landasan Konseptual, Teoritis dan Praktik Keperawatan Profesional). No. ISBN: 978-634-96835-1-7. Penerbit AGDOSI Makassar. https://agdosi.com/2026/01/15/buku-ajar-dasar-dasar-keperawatan-konsep-teori-dan-praktik-keperawatan-profesional/

Rosenstock IM. Historical origins of the Health Belief Model. Health Educ Monogr. 1974;2(4):328–35.

Rosenstock IM, Strecher VJ, Becker MH. Social learning theory and the Health Belief Model. Health Educ Q. 1988;15(2):175–83.

U.S. Department of Health and Human Services. Preventing tobacco use among youth and young adults: A report of the Surgeon General. Atlanta (GA): USDHHS; 2012.

United Nations Children's Fund. The state of the world's children 2021. New York: UNICEF; 2021.

World Health Organization. Global tobacco epidemic 2023: Protect people from tobacco smoke. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. Tobacco. Geneva: World Health Organization; 2024.

World Health Organization. WHO report on the global tobacco epidemic 2023. Geneva: World Health Organization; 2023.

World Health Organization. Youth and tobacco. Geneva: World Health

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Musaidah, M., & Pannyiwi, R. (2026). Promosi Kesehatan Sebagai Upaya Preventif Dalam Menurunkan Angka Perokok Pemula. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 264–273. https://doi.org/10.59585/bajik.v5i1.1423

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>