Gen-Z No More Pain: Edukasi Dan Pengenalan Herbal Lokal Tobelo Sebagai Upaya Pengelolaan Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMAN 9 Halmahera Utara
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v5i1.1816Keywords:
Dismenorea, Remaja Putri, Herbal Lokal, Edukasi Kesehatan MenstruasiAbstract
Dismenorea merupakan masalah menstruasi yang umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu kehadiran di sekolah, konsentrasi belajar, serta aktivitas sehari-hari. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pengelolaan nyeri menstruasi, termasuk perawatan mandiri yang aman dan penggunaan sumber herbal lokal secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai dismenorea dan memperkenalkan tanaman herbal lokal Tobelo sebagai sumber komplementer yang berpotensi mendukung pengelolaan kesehatan menstruasi pada siswi SMAN 9 Halmahera Utara. Kegiatan melibatkan 40 siswi dan dilaksanakan pada April 2026. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pengenalan tanaman obat lokal, diskusi interaktif, demonstrasi prinsip pengolahan herbal, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Materi mencakup pengertian dan penyebab dismenorea, pengelolaan nonfarmakologis, pengetahuan herbal lokal, kebersihan menstruasi, dan kondisi yang memerlukan pemeriksaan kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 58,7 menjadi 86,3. Peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan nyeri menstruasi, pentingnya identifikasi tanaman secara tepat, dan perlunya kehati-hatian dalam penggunaan herbal. Kegiatan ini menegaskan pentingnya menggabungkan edukasi kesehatan remaja dengan pengetahuan lokal, dengan tetap menekankan bahwa herbal tidak menggantikan terapi berbasis bukti maupun pemeriksaan medis ketika gejala berat atau menetap. Edukasi berbasis sekolah yang melibatkan guru, tenaga kesehatan, dan pemilik pengetahuan lokal disarankan untuk mendukung promosi kesehatan menstruasi yang aman dan berkelanjutan
Downloads
References
American College of Obstetricians and Gynecologists. Dysmenorrhea and endometriosis in the adolescent: ACOG Committee Opinion No. 760. Obstet Gynecol. 2018;132(6).
Dawood MY. Primary dysmenorrhea: advances in pathogenesis and management. Obstet Gynecol. 2006;108(2):428-441.
French L. Dysmenorrhea. Am Fam Physician. 2005;71(2):285-291.
Studi etnobotani pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat etnis Kao, Tobelo dan Galela Halmahera Utara. J Hutan Pulau-Pulau Kecil.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Pannyiwi, R., Rahmat, R. A., & Mainassy, M. C. (2026). Kampung Sadar Obat: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Pengelolaan Obat Rumah Tangga Yang Aman: Drug-Aware Village: Community Empowerment to Ensure Safe Household Medication Management. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1846–1852. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i4.1652
World Health Organization. Key technical issues of herbal medicines with reference to interaction with other medicines. Geneva: World Health Organization; 2021.
World Health Organization. WHO global report on traditional and complementary medicine 2019. Geneva: World Health Organization; 2019.
World Health Organization. WHO traditional medicine strategy 2014–2023. Geneva: World Health Organization; 2013.
World Health Organization. WHO guidelines on good agricultural and collection practices (GACP) for medicinal plants. Geneva: World Health Organization; 2003.
World Health Organization. WHO guidelines on safety monitoring of herbal medicines in pharmacovigilance systems. Geneva: World Health Organization; 2004.
World Health Organization. WHO monographs on selected medicinal plants. Vol 1. Geneva: World Health Organization; 1999.
World Health Organization. WHO monographs on selected medicinal plants. Vol 2. Geneva: World Health Organization; 2002.
World Health Organization. WHO monographs on selected medicinal plants. Vol 3. Geneva: World Health Organization; 2007.
World Health Organization. WHO monographs on selected medicinal plants. Vol 4. Geneva: World Health Organization; 2009.
World Health Organization. Adolescent health. Geneva: World Health Organization; 2024.
World Health Organization. Menstrual health. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. Quality control methods for herbal materials. Geneva: World Health Organization; 2011.
World Health Organization. Research guidelines for evaluating the safety and efficacy of herbal medicines. Manila: WHO Regional Office for the Western Pacific; 1993.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Hayati Saud, Salsa Putri Aulia, A. Ririn Famela Audini , Andi Amrayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







