Pendampingan Program Promosi Kesehatan Reproduksi Dan Perencanaan Keluarga Berencana Pada Pasangan Usia Subur
Assistance for Reproductive Health Promotion and Family Planning Programs for Couples of Reproductive Age
DOI:
https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v5i1.1805Keywords:
Kesehatan Reproduksi, Keluarga Berencana, Pasangan Usia Subur, Kontrasepsi, Promosi KesehatanAbstract
kehamilan yang sehat, pengaturan jarak kelahiran, dan pengambilan keputusan reproduksi secara sadar pada pasangan usia subur. Namun, keterbatasan informasi, kesalahpahaman mengenai kontrasepsi, kekhawatiran terhadap efek samping, serta keterlibatan pasangan yang belum seimbang dapat memengaruhi pemanfaatan layanan keluarga berencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan mendukung pengambilan keputusan keluarga berencana secara terinformasi pada pasangan usia subur. Kegiatan melibatkan 30 peserta dan dilaksanakan pada September 2026 di salah satu wilayah pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, penyampaian informasi metode kontrasepsi, fasilitasi konseling, dan rujukan kepada tenaga kesehatan yang berwenang. Materi mencakup kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, jarak kelahiran, metode kontrasepsi, kemungkinan efek samping, serta pentingnya pilihan yang sukarela dan berdasarkan informasi yang memadai. Pengetahuan dievaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan partisipasi dan pemahaman pilihan keluarga
berencana dinilai melalui diskusi dan observasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 61,2 menjadi 86,5. Peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi dan pilihan metode kontrasepsi yang tersedia. Kegiatan ini menegaskan peran edukasi terstruktur dan pendampingan dalam mendukung pengambilan keputusan reproduksi secara terinformasi. Konseling keluarga berencana harus tetap bersifat sukarela, menjaga kerahasiaan, tidak diskriminatif, serta mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi kesehatan setiap individu.
Downloads
References
Asikin, S. B., Hadijah, H., Rahmawati, E., Kristina, Y., Anggraini, A., Riswanti, R., Mildaratu, M., Sabriana, R., Ernawati, E., & Nurmiati, N. (2025). Upaya Message Pada Ibu Postpartum Multipara Dalam Penurunan Keluhan Skala Nyeri (Afterpain) Di Kota Makassar. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 230–237. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.569
BKKBN. Panduan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional; 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, dan masa sesudah melahirkan, pelayanan kontrasepsi, dan pelayanan kesehatan seksual. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2021.
Cakrawati R, C. R., & Septiana, M. (2026). Penguatan Peran Tenaga Kesehatan Sebagai Care Provider Pada Masa Pra-Konsepsi, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Dan Neonatus. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1501–1513. Retrieved from https://jurnal.agdosi.com/index.php/jpemas/article/view/1348
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pelayanan keluarga berencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.
Muthoharoh, B. L., Nurjanah, F., Mildaratu, M., R, C., & M, W. (2026). Edukasi Manajemen Laktasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kepercayaan Diri Ibu Nifas dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 965–972. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i3.1170
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Strategi Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Pendekatan Komunitas Di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 191–200. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.856
Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis Kendala Perawat Dalam Melaksanakan Komunikasi Terapeutik Di Lingkungan Pelayanan Kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921
Riswanti, R., Cakrawati, C., Hariati, A., Adiaksa, B. W., & Juniarti, R. A. (2025). Pemberdayaan Remaja Sebagai Agen Perubahan Dalam Kampanye Kesehatan Reproduksi Di Desa Binaan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 101–112. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v4i1.879
Srifitayani, N. R., & Cakrawati R, C. R. (2026). Routine Testing for Every Pregnant Patient Between 32 Weeks of Gestation for Early Diagnosis of Gestational Hypertension (Roll Over Test) in Third Trimester Pregnant Women. International Journal of Health Sciences, 4(2), 514–520. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1304
United Nations Population Fund. State of world population 2022: seeing the unseen—the case for action in the neglected crisis of unintended pregnancy. New York: UNFPA; 2022.
Ula, Z., Mildaratu, M., Hartati, H., Rahmat, R. A., & Cakrawati R, C. R. (2026). Analysis Of The Role Of Self-Efficacy And Attitude In Preventing Early Pregnancy In Adolescents Through Reproductive Health Education. International Journal of Health Sciences, 4(2), 344–352. https://doi.org/10.59585/ijhs.v4i2.1203
World Health Organization. Ensuring human rights in the provision of contraceptive information and services: guidance and recommendations. Geneva: World Health Organization; 2014.
World Health Organization. Family planning: a global handbook for providers. 4th ed. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. Family planning/contraception methods. Geneva: World Health Organization; 2025.
World Health Organization. Medical eligibility criteria for contraceptive use. 5th ed. Geneva: World Health Organization; 2015.
World Health Organization. Selected practice recommendations for contraceptive use. 3rd ed. Geneva: World Health Organization; 2016.
World Health Organization. Sexual health, human rights and the law. Geneva: World Health Organization; 2015.
World Health Organization. Strategies toward ending preventable maternal mortality. Geneva: World Health Organization; 2015.
World Health Organization. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: World Health Organization; 2016.
World Health Organization. WHO recommendations on self-care interventions: self-management of sexual and reproductive health and rights. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization. WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: World Health Organization; 2022.
World Health Organization, Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Family planning: a global handbook for providers. 4th ed. Baltimore and Geneva: Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health and World Health Organization; 2022.
World Health Organization, United Nations Population Fund. National-level monitoring of the achievement of universal access to reproductive health: conceptual and practical considerations and related indicators. Geneva: World Health Organization; 2008.
World Health Organization, United Nations Population Fund. Sexual and reproductive health: core competencies in primary care. Geneva: World Health Organization; 2011.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mildaratu Mildaratu, Cakrawati R Cakrawati R

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







